Tampilkan postingan dengan label literatur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label literatur. Tampilkan semua postingan

14.12.15

Food Photography Dasar dengan Kamera HP


Memotret dengan kamera HP

Kata siapa cuma bermodal HP nggak bisa bikin foto kece? Ternyata kalau dieksplor lebih lanjut, kamera HP nggak kalah kece kok sama kamera DSLR. Beberapa fitur seperti ISO atau pun BW ternyata ada di kamera HP. Di arisan ilmu Jogja Sabtu, 12 Desember kemarin, Mak Ika dan Mak Lies membeberkan semuanya.

9.12.15

Nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia, solusi tekan virus DBD

nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia

Musim hujan telah datang. Apa sih yang paling mengganggu di musim hujan ini? Kalau aku sih ya, yang paling mengganggu itu gigitan nyamuk! Katanya sih darahku manis, karena golongan darahnya B, wkwk, entah mitos apa fakta ya. Tapi memang dibanding bapakku yang golongan darahnya O, aku lebih gampang digigit nyamuk lho.



Hm, ngomongin gigit-menggigit nyamuk. Jujur kadang suka parno kalau-kalau digigit nyamuk Aedes aegypti. Bisa kena demam berdarah nanti. Ternyata, selama ini aku salah lho karena mengira si nyamuk yang menularkan penyakitnya. Padahal sebenarnya tidak semudah itu lho penularan demam berdarah!

7.12.14

Passion Blogging

Passion Blogging

Asyik ya kalau bisa melakukan sesuatu sesuai dengan passionnya? Menulis di blog juga begitu. Alangkah bijaknya kalau kegiatan ngeblog nggak semata karena mau mencari uang atau popularitas, tetapi ngeblog sesuai dengan hati nurani. Cie..cie..
Nah, karena itu Qwords dan Kumpulan Emak Blogger mengadakan sebuah acara bertajuk Passion Blogging. Acara ini menghadirkan tiga orang pembicara yang sama-sama ngeblog sesuai dengan passionnya. Pertama ada Mak Injul yang merupakan co-founder Kumpulan Emak Blogger. Mak Injul merepresentasikan golongan ibu yang produktif dan konsisten ngeblog lebih dasri satu dekade. Lalu ada Agus Mulyadi, seorang blogger dan penulis buku yang merepresentasikan anak muda yang ehem, jomblo namun popularitasnya luar biasa. Terakhir ada Tomi Purba yang memang passionnya di SEO, jadi seru banget nih kalau ngobrolin masalah page rank, alexa, algoritma google, dll sama Mas(masih muda sih!) satu ini.

Ketiganya memang benar-benar merasakan manfaatnya passion blogging. Yang penting ngeblog dulu sesuai passion. Eh, kok ya rezekinya datang aja bertubi-tubi gitu. Asyik kan?

23.11.14

(Semacam) Kuliah Internasional: Mikotoksin dan Keamanan Pangan

Jumat dan Sabtu tanggal 14 dan 15 November lalu adalah hari yang kutunggu-tunggu. Kenapa? Karena hari itu untuk pertama kalinya aku mengikuti seminar internasional! Nggak lagi sebagai panitia seperti 7 tahun silam saat jadi mahasiswa, tapi kali ini bisa duduk manis jadi peserta, dan asyiknya, seminar ini gratis untuk mahasiswa pasca sarjana Teknologi Pertanian. Uhuy banget deh.

Oh ya, seminar ini hasil kerjasama Fakultas Teknologi Pertanian, International Union of Microbiological Societies, Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia, dan Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia. Acara ini mengambil judul:

IUMS Outreach Program on Food Safety and International Confrence on Mycotoxin

2.11.14

Kuliah Umum Bersama Pak Anton Apriyantono

Program Pasca Sarjana Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada kedatangan tamu istimewa, dialah Pak Anton Apriyantono, Menteri Pertanian periode 2004-2009 lalu. Kedatangan Pak Anton ke kampus Teknologi Pertanian UGM dari tanggal 30 Oktober sampai 1 November 2014 adalah dalam rangka memberikan kuliah umum mengenai flavor dan peralatan penelitian berbasis kromatografi. Kuliah umum seperti ini rutin diadakan setiap tahun untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai peralatan penelitian berbasis kromatografi.

Saat ini Pak Anton mengajar di Bakrie University. Mahasiswa sana pasti senang ya punya dosen seperti Pak Anton. Betapa tidak, pembawaan Pak Anton sangat humble dan cara penyampaian materinya enak. Walaupun materinya tergolong berat, karena membahas mengenai peralatan canggih yang sebagai mahasiswa belum tentu 'beruntung' bisa berurusan dengan alat ini. Maklum harganya mihil pake bingits, hehe..

Kuliah umum ini dibagi dalam 3 hari. Hari pertama, yaitu Kamis, 30 Oktober 2014 berlangsung setengah hari, dari jam 13.30 WIB sampai 15.00 wib.

Hari Pertama

Kuliah hari pertama membahas mengenai sensomics, oleh-oleh Pak Anton dari seminar di Oxford, Inggris beberapa minggu yang lalu.

Sensomics adalah ilmu yang mempelajari tentang senyawa volatil yang bertanggung jawab pada flavor pada makanan. Jadi, banyak sekali senyawa volatil dalam makanan, kalau dihitung secara total, ada 10.000 senyawa volatil yang telah ditemukan, namun hanya 230 senyawa volatil yang bertanggung jawab terhadap flavor makanan. Dalam satu buah, itu hanya sekitar 3-40 senyawa volatil yang benar-benar bertanggung jawab pada bau dan rasa makanan tersebut.

Dalam mendapatkan senyawa yang benar-benar berperan ini, sensomics ini mengkombinasikan metode analisa produk secara umum, psycophysical(psikologis dan fisiologis) pada manusia, dan peralatan bioinformatika sehingga didapatkan senyawa flavor yang paling dominan dalam suatu bahan makanan.

Terus, apa dong gunanya penemuan ini? Penelitiannya lama, dan outputnya seperti apa?
Wow, gunanya banyak sekali, salah satunya ya supaya lebih akurat dalam mensintesa senyawa buatannya. Seperti dalam pembuatan parfum, biasanya peracik parfum sengaja menambahkan senyawa lain sebagai decoy. Dengan penambahan senyawa lain ini peniru parfum tidak akan mampu membuat racikan parfum yang mirip aslinya. Nah, sensomics ini berguna untuk mendeteksi senyawa yang paling berperan ini.* tapi siapa juga yang mau pakai metode canggih seperti ini hanya untuk membajak racikan parfum, hehe.

Hari Kedua
Hari kedua kuliah berlangsung dari pukul 08.00 - 16.00 WIB. Materi hari kedua ini adalah pembahasan tentang dasar kromatografi dan kromatografi gas (GC/ Gas Chromatography). Materi kuliahnya sangat padat, terdiri dari 5 file presentasi yang masing-masing filenya terdiri dari hampir 100 slide. Di hari kedua ini kita semua belajar tentang prinsip kromatografi, bagaimana prinsipnya, dan apa saja macam-macamnya.

Kromatografi, dari terminologinya adalah pemisahan. Yang dipisahkan disini adalah komponen sampelnya. Pemisahan dapat berdasarkan polaritasnya, kelarutannya, ataupun derajat ionisasinya. Kromatografi terdiri dari stationary phase/ fase diam, dan mobile phase/ fase bergerak. Senyawa sampel yang cenderung berikatan kuat dengan fase diam akan lama untuk keluar, sedangkan senyawa yang cenderung larut dalam fase bergerak akan keluar lebih dulu. Dari sinilah pemisahan terjadi. Bentuk pemisahan ini berupa gambar yang disebut kromatogram.

Prinsip Kromatografi (dokpri Pak Anton)
Contoh Kromatogram, semakin ke kanan berarti semakin lama senyawa kontak dengan fase diam
(dokpri Pak Anton)
Berdasarkan fase bergeraknya, kromatografi terdiri dari kromatografi cair/ liquid chromatography dan kromatografi gas/gas chromatography. Penggunaan ini berdasarkan sifat senyawa yang akan diuji, bila berbentuk gas, maka menggunakan kromatografi gas, bila cair, maka menggunakan kromatografi cair. Berikut gambar untuk lebih memperjelas. 

Jenis Kromatografi (dokpri Pak Anton)
Penelitian tentang senyawa flavor lebih banyak menggunakan GC, karena sampel yang diteliti berupa gas, maka alat yang digunakan pun menggunakan fase bergerak berupa gas.

Hari Ketiga
Hari ketiga masih dengan jadwal yang sama seperti hari kedua. Kuliah hari ketiga membahas tentang kromatografi cair (LC/Liquid Chromatography). Kromatografi cair ini banyak digunakan untuk mengidentifikasi senyawa-senyawa yang larut dalam pelarut polar(ex: air), ataupun non polar(ex: etanol). Identifikasi asam lemak, asam amino, ataupun minyak atsiri umumnya menggunakan alat ini.

Selain membahas tentang kromatografi, Pak Anton juga menjelaskan mengenai Mass Spectrometry. Prinsipnya adalah mengionisasi molekul sehingga kita bisa menghitung massa pecahan dari molekul. Mengerjakan Mass Spectrometry ibaratnya mengerjakan teka-teki silang, karena kita harus menebak-nebak, senyawa apa yang sebenarnya ada di dalam bahan dengan menghitung jumlah molekulnya.

Tebak-tebak buah leci, senyawa apakah dengan berat molekul 36 ini?
(dokpri Pak Anton)

Mass Spectrometry adalah identifikasi lebih lanjut dari kromatografi. Alat yang saat ini umum digunakan memadukan kedua alat ini, seperti GC-MS.

Tuh. Keren dan 'berat' juga kan materinya. Ini masih secuil kecil dari materi yang disampaikan. Kuliah selama tiga hari ini terasa masih kurang. Masih banyak kebingungan, terutama bagi mereka yang belum pernah menggunakan alat-alat yang diterangkan beliau. Untungnya beliau berbaik hati memberikan kontaknya. Kalau ada yang perlu ditanyakan, beliau mempersilahkan kami untuk menghubunginya. Bisa juga ke Bakrie University karena beliau masih aktif mengajar disana.
Memandang Pak Anton dari balik meja

Subhanallah. sungguh mengagumkan mantan menteri yang satu ini. Semoga semakin banyak putra bangsa seperti beliau. Tak segan berbagi ilmu, produktif, dan humble. Psst..beliau bahkan kabarnya tidak menerima honorarium untuk kuliah 3 hari yang berharga ini, sebagai gantinya kami ditraktir makan siang. Sudah dapat ilmu, dapat makan siang gratis pula! Alhamdulillah!
Foto bersama di akhir acara
Baca keseruan lain seputar Food Technology. Plis klik: I'm proud to be food technologist!

7 Cara Menjadi Blogger Journalism

Ngeblog Journalism. Ada yang pernah dengar? Katanya sih istilah itu bikinan aseli Pak J. Heru Margianto, jurnalis Kompas yang ngebanyol abis. Sebagai jurnalis Kompas sejak tahun 2000, pasti dong sudah banyak makan asam garam tentang jurnalisme.

Apa sih ngeblog journalisme itu? Ngeblog journalisme adalah kegiatan menulis blog dengan konten tulisan yang mengandung berita. Apa saja sih yang disebut 'berita' itu?

Ada 7 hal yang membuat sesuatu layak disebut berita.

1. It's New

Sesuatu layak disebut berita bila ada unsur 'kebaruan' disana. Sesuatu dianggap berita saat kita belum mengetahuinya. Contoh saja, soal putus cinta Raffi dan Yuni Shara sudah tidak disebut berita lagi, karena semua orang sudah tahu. Ingat bahwa berita bersifat perishable alias gampang basi.

2. It's Factual

Sesuatu yang bombastis dan keren tidak disebut berita bila tidak memaparkan fakta. Berita-berita hoax di internet tidak dapat disebut berita karena tidak mengutarakan fakta.

3. It's About People

Care about human interest. Biar lagi ngomongin tumbuhan atau teknologi informasi, kita sebenarnya berbicara tentang manusia loh. Coba deh ditelusuri, tumbuhan itu diberitakan dalam rangka apa? Pasti karena ada manfaatnya bagi orang kan? Begitu juga teknologi informasi, ujung-ujungnya ngomongin teknologi komunikasi bagi manusia kan?

4. Relevan dengan Pembaca

Masih melanjutkan poin ketiga, selain ada unsur 'kegunaan' bagi manusia, berita hendaknya relevan dengan pembaca. Kalau setelah baca tulisan kita, orang malah bingung, mengernyitkan dahi dan tidak mengerti? wah-wah jangan-jangan nggak relevan tuh isi tulisannya. Atau tidak sesuai dengan segmen pembacanya. Kalau begitu bukan berita namanya.

5. Ada Unsur Konflik dan Dramatis

Bagaikan membaca novel, kalau tidak ada konfliknya bisa-bisa pembaca bosan dan meninggalkan tulisan kita. Jadi, usahakan untuk menyelipkan 'drama' dan 'konflik' dalam berita yang kita tulis. Buat pembaca bersemangat dan betah membaca isi tulisan sampai terakhir.

6. Out of Ordinary.

Buatlah berita yang luar biasa, tidak biasa, unik, dan dramatis. Biasanya berita seperti ini tinggi tuh ratingnya. Kalau buat sesuatu yang 'out of the box' begini sih sudah mengandalkan feeling dan kreativitas.

7. Ada dampak bagi pembaca.

Biasanya, pembaca tertarik membaca sebuah berita karena merasa berita itu bermanfaat baginya. So, keep informing the usefull thing ya..

Selain ketujuh point itu, perhatikan netiket alias etika berinternet. Jangan sampai terjebak membuat berita yang merugikan orang lain hanya demi page rank semata. Nggak mau dijerat UU ITE kan?

Ada cara halus untuk mengkritik seseorang atau instansi, yaitu dengan melakukan wawancara ke teman ataupun keluarga. Kemudian menyajikannya dalam bentuk reportase. Selain terhindar dari sikap subjektif, sajian seperti ini dapat disebut berita karena tidak ada unsur opini pribadi di dalamnya.

So, ready to be blogger journalism?
Pak Heru dengan ekspresi wajahnya yang lucu

http://sosbud.kompasiana.com/2014/11/02/mau-menjadi-blogger-journalism-baca-tips-ini-689145.html

24.10.14

Tarbiyah Jinsyah di SDIT LHI

Sabtu ini, aku dapat kesempatan emas mengikuti seminar parenting yang diadakan SDIT Lukman Al Hakim Internasional, berkat tiket gratis yang diberikan Mak Ida Nur Laila selaku pembicaranya. Tenyata sekolahnya ini deket rumah pakdeku. Lumayanlah, seminar gratisan sambil survey, sekolah ini sekeren apa sih? Soalnya teman-teman banyak yang menyekolahkan anaknya disini.
Sekolah ini memang keren, sempat kepikir buat hijrah ke wirokerten demi Faris sekolah disini. Tapi mikir itu ntar deh, SD nya Faris masih belum tentu di Jogja juga.

15.10.14

Fakta Penyiapan Susu Formula

Pernah mengalami galau dalam penyiapan susu formula? Atau anak diare karena masalah susu formula? Ternyata di balik kepraktisan membuat susu formula, ada banyak hal yang harus diperhatikan, mulai dari masalah suhu penyiapan yang harus tepat, air yang digunakan, sampai kebersihan alat minum(dot, pipet, ataupun gelas).

Oh ya, susu formula adalah susu untuk anak di bawah setahun. Jadi pencernaan bayi memang masih rentan. Wajar jadi hectic banget masalah penyiapan susu formula ini. Memang sih, kalau bisa diusahain, yang terbaik ya ASI. Tapi tahu lebih banyak masalah keamanan penyiapan susu formula nggak ada ruginya kan?

Ternyata, banyak fakta-fakta tentang penyiapan susu formula yang mungkin belum kita ketahui. Berikut beberapa fakta penyiapan susu formula yang disarikan dari percakapan WA ku dengan teman-teman TPHP UGM 2004. Ada yang bagian produksi susu formula, pemasarannya, dan auditornya(BPOM). Komplet kan?

Yuk disimak...

1. Susu formula bisa diseduh air suhu kamar (30 C) karena proses pembuatannya menggunakan aglomerasi di akhir tahapnya.

2. Tetapi, penyeduhan suhu rendah kurang aman. Dulu sempat heboh sakazakii, nah amannya seduh susu formula di suhu 70 C saja. Suhu ini adalah suhu pasteurisasi. Cenderung aman mematikan mikrobia tanpa merusak komponen susu.

3. Jangan seduh susu lebih dari suhu 100 C. Penyeduhan dengan air yang terlalu panas justru membuat susu tidak larut. Kenapa? Karena terjadi denaturasi beberapa komponen protein yang rentan suhu panas. Apalagi kalau beli susu yang mengandung probiotik. Suhu segitu bakteri baiknya sudah mati, rugi dong cuma makan jasad bakterinya saja.(walaupun penelitian terbaru menyebutkan bahwa endapan bakteri mati dapat menyerap mikotoksin, tetapi tetap rugi, wong kita belinya bakteri hidup)

4. Jangan menyeduh susu terlalu encer ataupun terlalu kental. Terlalu encer membuat bayi tidak mendapat nutrisi yang baik, kalau terlalu kental justru menyebabkan ginjal bayi bekerja keras. Karena komponen susu formula tidak seluruhnya dapat terserap tubuh layaknya ASI.

5. Perhatikan kebersihan botol. Kasus diare biasanya malah bukan masalah susunya, tapi karena kontaminasi di nipple dot atau sela-sela pipet, jadi selalu sterilisasi botol susu bayi ya.

6. Perhatikan pelarut susu formula(air minum yang digunakan). Pastikan keamanan airnya. Ada SNI nya, terutama bila menggunakan air minum dalam kemasan. Dalam SNI ada standar cemaran mikrobia minimal, jadi sebenarnya tanpa air didihkan pun air minum dalam kemasan sudah aman untuk menyeduh susu.

7. Tapi, kalau pakai air isi ulang, perlu diperhatikan keamanan airnya, karena pengecekan hanya periodik di alat dan produknya per 3 bulan, bukan di setiap batch produksinya

Nah, kuncinya, selalu perhatikan petunjuk penyajian pada kemasan, karena riset untuk membuat penyajian yang terbaik ini nggak main-main.

Setelah satu tahun, namanya bukan susu formula, tapi susu pertumbuhan. Kalau sudah lebih dari setahun sih bisa aja pakai susu segar. Tapi masalah klasik ibu-ibu, kalau dibelikan susu segar, anak bawaan mau minum susu melulu. Apalagi kalau susunya rasa coklat atau strawberi. Kalau diumpetin susah, akhirnya pakai susu bubuk deh. Dan, cara penyajian susu bubuk ini nggak beda jauh sama penyiapan susu formula.

Tetap perhatikan petunjuk penyajian, kebersihan alat minum, dan keamanan air yang digunakan. Sehat itu investasi yang mahal.

*big thanks to Dianing Pratiwi, Retnaning Diastuti, Dwi Larasatie, Aditya Putra, Nugroho Saputro, Adityarini P, Rachma Wikandari, dan Nuri buat share usefullnya kemarin.

Baca keseruan lain seputar Food Technology. Plis klik: I'm proud to be food technologist!

12.10.14

Mengenal Pasar Modal dan Peluang Karirnya

Kali ini saya akan share tentang materi seminar pagi ini, kamis 9 Oktober 2014. Seminar ini adalah kerjasama UGM dan CIMB Principal. Tajuk acara ini adalah:

Mengenal Pasar Modal dan Peluang Karirnya.

Pertama kali mendaftar seminar ini mata langsung ijo aja. Membayangkan kerennya ngomongin masalah moneter begini. Sejujurnya punya teman yang berkecimpung di dunia perbankan dan melek investasi yang membuatku bersemangat mengikuti seminar ini. Oke, duitku nggak sebanyak dulu, bahkan sebagian sudah habis dan dialokasikan untuk investasi pendidikan pasca sarjanaku. *oke, doakan beasiswa tembus. Aamiin. Tapi aku optimis masa gemilang pasti datang lagi, jadi aku kudu persiapan dong kalau punya duit nganggur. Haha, sudahlah, curcolnya jangan kepanjangan.

Seminar kali ini menghadirkan pembicara direktur dan juga research analyst dari CIMB Principal Asset Management.


Apa sih CIMB Principal? Apa hubungannya sama CIMB Niaga?

CIMB Principal adalah perusahaan investasi joinan dari CIMB Group dan Principal Asset Management. Jadi memang masih satu naungan di Bank CIMB Niaga, tapi beda banget ini. Produk CIMB Principal Asset bukan produk tabungan seperti CIMB Niaga, tetapi produk investasi dalam bentuk reksadana.

Penjelasan mengenai pasar modal dan apa kaitannya dengan reksadana akan dibahas oleh Pak Triwira selaku research analyst CIMB Principal Asset Management.


Investasi adalah hal yang mutlak diperlukan untuk memproduktifkan dana yang kita miliki. Kita dapat berinvestasi di sektor real (membuka warung bakso, jualan dll), sektor non profit (seperti LSM), atau di sektor finansial(obligasi, saham, pasar uang, dll)

Dalam membuka sebuah perusahaan(sektor real), tentu perusahaan memerlukan dana. Dana ini bisa berasal dari internal dan eksternal. Dana internal berasal dari keuntungan perusahaan, sedangkan dana eksternal bisa berasal dari kredit berupa obligasi dan pasar uang atau penjualan surat berharga/saham.


Nah, sumber dana perusahaan berupa hutang ini dari siapa? Ya dari mana lagi kalau bukan dari kita yang menginvestasikan dananya. Dana ini akan digunakan untuk pengembangan usaha perusahaan tersebut. Dengan berkembangnya usaha dan omzet meningkat, tentu kita yang berinvestasi akan terkena imbasnya, dana kita akan berkembang lebih cepat dibanding disimpan di tabungan.

Adanya kebutuhan dana pada perusahaan dan kelebihan dana di masyarakat menciptakan pasar baru, yaitu pasar modal. Seperti definisi pasar, yaitu bertemunya penjual dan pembeli, maka pasar modal adalah tempat bertemunya perusahaan sebagai penjual dan pemilik dana sebagai pembeli.

Apa saja sih yang dijual? Yang dijual bisa berupa saham, obligasi, dan pasar uang seperti yang dijelaskan tadi.


Lalu, apa bedanya produk-produk itu?

Macam-macam produk pasar modal

1. Saham.

Saham adalah surat berharga yang diterbitkan perusahaan. Kepemilikan saham secara sederhana dapat dianalogikan sebagai pembelian tanah untuk usaha. Setiap tahun akan ada keuntungan perusahaan yang dibagi kepada pemilik saham. Surat kepemilikan saham ini pun ada harganya bila dijual kembali. Resiko kepemilikan saham cukup besar bila tidak jeli memilih perusahaan yang menjual saham. Bila perusahaan merugi, jangankan mendapat pembagian keuntungan, surat berharganya pun harganya pasti jatuh.

Kepemilikan saham bisa dengan right, waran, dan opsi. Perbedaan ketiganya dengan saham adalah masalah waktu kepemilikan, harga, dan kesepakatan penjualan kembali surat berharga(saham)

2. Obligasi

Obligasi berarti surat utang. Artinya perusahaan akan berhutang kepada pemilik dana. Umumnya ada tenggat waktu untuk obligasi. Pada tenggat waktu tertentu itu dana akan dikembalikan seluruhnya dengan ditambahkan sejumlah pembagian keuntungan sesuai perjanjian. Obligasi ini mirip dengan saham, karena pada intinya perusahaan 'berhutang' pada pemilik dana. Bedanya, obligasi biasanya akan diuangkan kembali dalam jangka waktu yang pendek, sedangkan saham dapat diuangkan kembali dalam jangka waktu yang panjang, bahkan dana dapat diinvestasikan selamanya di perusahaan.

Tingkat resiko obligasi lebih rendah daripada saham. Oleh karena itu hasil yang diperoleh dari obligasi juga lebih rendah dibanding saham.

3. Reksadana
Saham dan obligasi adalah produk pasar modal dengan nominal yang besar. Tidak semua orang bisa memilikinya. Oleh karena itu, timbullah produk pasar modal bernama reksa dana. Reksa dana biasanya dikelola oleh perusahaan asset management seperti Principal Asset Management ini.

Dalam reksadana, kita bisa memilih produk saham atau obligasi yang kita inginkan. Proporsinya diatur sesuai budget dan tujuan investasi. Bila jangka pendek, maka disarankan produk pasar uang dan obligasi, bila jangka panjang lebih baik memilih saham, sedangkan bila jangka menengah, maka bisa campur antara obligasi, saham, dan pasar uang.

Reksadana sangat cocok untuk mereka yang ingin berpartisipasi di pasar modal namun dana dan pengetahuan tentang pasar modalnya minim. Sebab, bila tanpa pengetahuan yang cukup, dana yang dikeluarkan bisa saja hilang. Mengikuti pergerakan saham harus intensif dan fokus. Ada sertifikasi khusus untuk melakukan ini, yaitu CFA(Certificate Financial Analyst) dan CFP (Certificate Financial Planner). Biaya pendidikan untuk mendapatkan sertifikat itu juga nggak murah. Jadi, daripada zonk, mending manfaatin produk reksadana ini untuk investasi.


Oh ya, mekanisme reksadana adalah sebagai berikut. Jadi, manajer investasi akan mengumpulkan dana investasi dari nasabah reksadana. pencatatan investasi ini dilakukan oleh Biro Administrasi Efek. Sebelum dana diinvestasikan, dana akan dititipkan di Bank Kustodian. Setelah diinvestasikan, pemegang efek/dana atau yang berhutang akan diwakili oleh Wali Amanat. Nah, bila kita ingin membeli reksadana di bursa efek secara independen akan ada penasihat investasi yang memberi saran mengenai efek yang layak dibeli atau perlu dijual. Lalu ada lembaga swasta berupa pemeringkat efek yang memperingkat efek berupa hutang. Pihak yang membeli efek disebut emiten.

Pengembangan produk reksadana ada yang disebut ETF. Dimana produk reksadana(yang dapat berupa campuran saham, obligasi, dll) ini dijual kembali di bursa efek. Bursa efek ini kan ibarat 'pasar' nya.

Namun, seberapa aman sih pasar modal ini?



 Ditegaskan Pak Wira bahwa iklim investasi di Indonesia sangat kondusif. Apalagi ada pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di bawah Menteri Keuangan. OJK ini mengawasi seluruh kegiatan pasar modal. Jadi seharusnya resiko surat berharga fiktif dapat diminimalkan.
Semua kegiatan pasar modal diawasi OJK
Peluang besar dalam pasar modal. Investasi dalam bentuk reksadana.


Pertumbuhan penduduk terutama fenomena 'bonus demografi' masih akan berlanjut, bahkan sampai 2036. Pelanggan mobile data mencapai 250 juta. Namun, hanya 0.07% dari penduduk Indonesia yang tercatat memiliki reksadana.


Tips memilih saham

Menurut Cholid Baidowi, memilih saham ibarat memilih buah di pasar. Ada dua analisa yang harus dilakukan.

1. Analisa fundamental. Caranya, carilah perusahaan yang mempunyai earning bagus, konsisten, dan undervalued. Hal ini tergambar dari Price Earning(PE) ratio nya.

2. Analisa Technical. Caranya dengan melihat pergerakan harga saham di masa lalu. Memang kinerja saat ini tidak mencerminkan kinerja masa lalu, tapi dapat dijadikan salah satu pertimbangan.

Masih menurut Pak Cholid, sektor bisnis di Indonesia yang paling menarik adalah sektor yang masih tertinggal, antara lain sektor konstruksi/infrastruktur, electricity, dan energi terbarukan.

Oke. Sekian rangkuman dari seminar kali ini. Setelah tahu sedikit tentang seluk beluknya ini, aku jadi lumayan yakin berinvestasi di reksadana. Memang sih, reksadana tetap jadi pilihan kesekian bila sektor riil sudah dicoba terlebih dahulu. Termasuk investasi dana untuk kuliahku sekarang. Haha..
Narsis seusai acara

11.10.14

Halal School, sudah halalkah makananmu?

Weekend ini ada acara keren di kampusku. Acaranya bertajuk:



Nah, kebetulan aku punya waktunya pas hari Jumat ini. Dibela-belain cancel ngelesin dan minta yang momong Faris 'lembur' demi bisa ikut acara ini. Sempet bete bin kagol waktu panitia bilang acara diundur Sabtu. Tapi Alhamdulillah akhirnya acara bisa mulai juga.

Halal school ini menghadirkan pembicara dari LPPOM MUI. Pak Nanung Danar Dono, Narasumber terpercaya dalam menyampaikan Halal-Haram. Sempet hits banget doi di Gesamun (gerakan sadar imunisasi), makanya aku excited banget ikutan.

Pak Nanung menyiapkan banyak materi tentang Halal. Ada beberapa belas slide dan beberapa video yang bisa disimak. Sayangnya Halal School hanya berlangsung 1.5 jam. Akhirnya hanya beberapa materi yang dijabarkan. Apa saja? Simak yuk...



Snacknya udah halal belum ya? Halal dong pasti

Waspada Berita Hoax!

Pernah dengar berita tentang magnum dan kopi luwak haram? Itu lo, yang katanya magnum dan kopi luwak mengandung E471? Katanya E471 itu kode produk babi. Ternyata itu hoax sodara-sodara! E adalah kode ingredients alias kode komposisi. Klorofil dan curcumin saja pakai kode 'E'. Lha masak iya klorofil dan curcumin mengandung babi. Nggak mungkin kan?
Nah, sebagai muslim hendaknya kita bertabayyun alias kroscek saat menerima informasi.

Nah, materi berikutnya, Pak Nanung akan memberikan informasi mengenai cemaran makanan haram di Yogyakarta.

Apa saja kemungkinan bahan haram di Yogyakarta?

Belakangan ini, masalah makanan haram semakin meresahkan kita. Banyak makanan belum berlabel halal. Sebagian bahkan memalsu label halal! Parahnya, pelaku pemalsuan ini biasanya tidak mendapat balasan setimpal. Padahal kalau dibandingkan di Malaysia, pelaku pemalsuan seperti ini sudah kena denda hampir setara 300 juta rupiah.

Fenomena mengejutkan! Penggilingan daging yang tidak menolak menggiling daging babi, dapat dipastikan SEMUA daging yang digiling di alat tersebut haram!



So, be a smart consumer. Apalagi sebagai mahasiswa teknologi pertanian. Malu dong kalau nggak bisa bedain makanan halal dan haram. Nah, di acara ini Pak Nanung membagi tips memilih beberapa produk rentan haram.
1. Krecek
Kok bisa lo krecek haram? Nah, perlu diketahui, krecek itu ada dua macam. Ada krecek tebal dan krecek tipis. Krecek tebal berasal dari kulit kerbau, sedangkan krecek tipis berasal dari kulit sapi. Nah, di Jogja itu nggak ada penyembelihan kerbau. Kulit kerbau biasanya impor dari Toraja. Kata Pak Nanung sih menyembelihnya belum tentu Bismillah, jadi status kehalalan kulitnya masih dipertanyakan. So, kalau beli krecek pilih yang tipis aja ya. Biar aman.

2. Daging
Daging sapi rentan dipalsukan dengan daging babi. sebenaranya membedakan daging sapi dan babi tidak terlalu sulit. Tapi kalau sudah dicampur sih memang kudu ekstra hati-hati. Nah, di bawah ini ada beberapa tips membedakan daging babi dan sapi.

Daging keduanya dapat dibedakan dari:

A. Warna
Sapi: Berwarna merah tua
Babi: berwarna merah muda/pink
Kenapa demikian? Karena babi sedikit bergerak sehingga warna dagingnya pucat. Pernah baca, katanya kurang oksigen tuh dagingnya.

B. Lemaknya
Sapi: lemak sapi berwarna putih dan padat di suhu kamar.
Babi: lemak babi berwarna kuning krem dan agak cair di suhu kamar.

C. Serat daging
Sapi: lebih padat, jadi lebih alot
Babi: lebih berongga, dagingnya lebih lembut dari sapi

D. Aroma
Sapi: aroma daging sapi khas. Sedap lah pokoknya.
Babi: aroma daging babi cenderung apek dan pesing. Apek disebabkan karena oksidasi lemak babi. Lemak babi lebih mudah teroksidasi daripada lemak sapi. Sedangkan pesing disebabkan rembesan urin dari fesikel urin babi yang kerap bocor.

E. Harga
Sapi: sekitar Rp. 120.000/kg
Babi: sekitar Rp. 40.000/kg. Harga ini bervariasi tergantung lemaknya. Babi yang lemaknya banyak harganya murah sekali. Hal ini karena lemak babi mudah sekali teroksidasi.

F. Kuah kaldu
Sapi: kuah kaldu sapi segar dan tidak terlalu berlemak.
Babi: kuah kaldu babi eneg, lebih berlemak, dan lebih kental dibanding kuah sapi.

G. Asap masakan
Sapi: asap masakan wajar. Tidak terlalu banyak.
Babi: asap masakan banyak, kemungkinan senyawa volatil yang dikandung babi lebih banyak.

Sesi selanjutnya adalah tanya jawab. Banyak pertanyaan menarik di acara ini.

1. Seberapa jauh kita bisa mempercayai logo halal MUI?
Logo halal MUI wajib dipercayai. Sebab untuk menyatakan produk halal itu banyak sekali tahap auditnya. Auditor tak hanya sekedar datang, cek lokasi, terus diapprove. Lebih dari itu, auditor akan mengecek sumber bahan-bahan yang dipakai, stock card, detail lokasi produksi, bahkan sampai ke kamar karyawan. Pokoknya benar-benar tidak ada celah untuk memanipulasi.

2. Bagaimana wacana LPPOM MUI masuk Departemen Agama?

LPPOM(lembaga pengawas obat dan makanan) adalah sekumpulan expert di bidang obat dan makanan. Sedangkan MUI(majelis ulama Indonesia), dari namanya sudah menyiratkan bahwa ini adalah kumpulan ulama Indonesia. Dalam mengaudit kehalalan diperlukan mereka yang expert tentang ilmu agama dan juga expert di bidang obat dan makanan. Maka jadilah LPPOM MUI. Apa jadinya bila LPPOM MUI di bawah Dep. Agama? Bisa jadi penentuan halal dan haram hanya terbatas pada dalil agama. Padahal penentuan halal perlu pertimbangan ahli obat dan makanan.

3. Bila lemak babi telah diurai menjadi komponennya, sehingga telah hilang sifat babinya, masihkah haram?

Analogi ini mirip dengan kasus vaksin yang menggunakan tripsin babi sebagai katalisatornya. Para ulama menggunakan Istihalah dalam menyikapi hal ini. Tripsin babi pada proses ini dipakai sebagai katalisator. Konon karena DNA babi paling mirip manusia. Namun tripsin ini tidak menyebabkan produk menjadi haram, karena sifat babi sudah sama sekali hilang. Bahkan, untuk pemurnian bahan menggunakan pencucian mekanis sebanyak 65 milyar kali. Pencuciannya juga nggak main-main. 8-10 tahun lho. Jadi, jangan takut vaksin meningitis yah!

Emak narsis minta foto bareng
Hari semakin sore, acara harus segera ditutup sebelum azan magrib dikumandangkan. Materi Halal School sebenarnya masih banyak. Tapi keterbatasan waktu membuat Pak Nanung menjelaskan kelanjutan materi minggu besok. Duh, kayaknya nggak bisa datang nih, hiks...

Baca keseruan lain seputar Food Technology. Plis klik: I'm proud to be food technologist!

8.10.14

Dari Relawan menjadi Jutawan

Sore ini, Jumat 26 September 2014 aku berkesempatan mengikuti kelas sociopreneurship yang diadakan HMP (himpunan mahasiswa pascasarjana) UGM bidang aksi sosial. Kami mengunjungi narasumber Ahmad Nur Umam yang rumahnya berlokasi di daerah Pogung, Yogyakarta.

Pak Umam, berikut sapaannya, adalah sosok wirausahawan yang menyenangi dunia pendidikan dan pelatihan. Menamatkan S1 di jurusan Psikologi Pendidikan. Jiwa sosialnya mengantarkannya mengelola BMT. BMT adalah singkatan dari nama sebutan lembaga keuangan mikro.Baitul Maal wat Tamwil atau Balai-usaha Mandiri Terpadu.


29.8.14

Kuliah umum FTP UGM 27 Agustus 2014

Food Industry in Indonesia

by Joko Mogoginto

To be professional first, entrepreneur is bonus

Apakah bangsa Indonesia tidak bisa memproduksi produk-produk yang bagus kualitasnya, khususnya rasanya, menarik desain kemasan, dan menawarkan harga terjangkau?

Produk ada DNA nya. Seperti kemasan Taro harus berwarna hijau dan tulisan model itu, warna kuning? Itu berdasarkan persepsi masyarakat, DNA:image yang melekat pd produk.

GDP tahun 2012 9ribu trilyun. Bidang pangan 2ribu trilyun. Peluang kerja sekitar 24% dong yaa...
Sekitar 80% barang minimarket adalah wlayah kita
Jika pertumbuhan ekonomi 6%, GDP 13: 9.083.972 billion, maka new oppurtunity adalah 1.5 trilion/day

Food industry players in comfort zone:
1. Doesn't have quality standart
2. Only rely on pricing strategy to attract consumer
3. Not comply with regulation
4. Weak in pengawasan makanan
*Bonus demography. Usia produktif(15-64 thn) lebih banyak daripada usia non produktif.
* asean community on December 2015--) Indonesia is 60% of asean market.

Go to global market n feed the world. How to reach it?
Change mindset:
Optimize the skills in knowladge, well prepared/planned, well managed

Menjadi profesional, berarti:
1. Konsolidator: melanjutkan
2. Pembangun: membesarkan
3. Manajer: mengorganisasi
4. Eksekutif: bergantung pd org lain/teamwork

Supaya sukses,haruslah punya goal yg spesifik,well planned, dan tertulis.

Stay hunger. Stay foolish.

Joko.ms@tigapilar.com
Joko Mogoginta(Ceo TPS, alumni tphp 86)

Baca keseruan lain seputar Food Technology. Plis klik: I'm proud to be food technologist!

22.2.14

Summary Kuliah Child Nutrition and Cooking Stanford University (Week 5)

Food Allergies

Food allergies semakin meningkat. Sehingga, dari 2004, perusahaan makanan wajib mencantumkan peringatan bila mengandung delapan makanan pemicu alergi (kacang-kacangan, susu, ikan, udang, gluten, dll)
Mempunyai alergi makanan terkadang merepotkan, karena harus membawa makanan sendiri, dan tidak bisa sembarangan berbagi makanan.
Bila anak kita memiliki alergi makanan, tetaplah memberi makanan yang bebas allergen kepada anak, buat makanan semenarik mungkin sehingga anak tetap makan dengan fun. Perhatikan label saat membeli makanan, dan usahakan meminimalkan penyimpanan makanan yang mengandung allergen.

Melihat Label Makanan

1. Yang utama perhatikan kalori. masuk akal tidak kalori untuk sekali sajian(per serving). Perhatikan juga  'amount per serving'nya.
2. Perhatikan total lemak. Kurangi lemak dari makanan olahan. Perhatikan juga total garam(natrium/sodium)
3. Setelah lemak dan garam, perhatikan jumlah gula pada makanan olahan.
4. Perhatikan kadungan mikronutrien(vitamin dan mineral). Mikronutrien ini bagus, tetapi tetap masih lebih baik mikronutrien dari buah dan sayuran segar, walaupun mereka tidak diberi label nutrition fact!

Stew

Merupakan teknik memasak di zaman purba yang masih digunakan sampai saat ini. Slow cooking sih prinsipnya. Kalau di Indonesia, stew ini kayak semur deh. Cara bikinnya gampang banget. Semua bahan dicemplungin terus dimasak di api kecil sampai sekitar dua jam. (Wah, kalo pake arang mantap banget nih pasti, jadi kangen Ponorogo).
kalau di kuliah Maya Adam kali ini, bahan yang diperlukan adalah daging sapi, wortel, dan kentang. Daging dibumbui garam, rempah-rempah seperti lada dan bubuk cabai.
Siapkan panci, campur kaldu ayam, jus buah(apel), [potongan bawang bombay, wortel, kentang, dan daging sapi, terus masak deh di panci tertutup dengan api kecil selama lebih kurang dua jam.
(Aslinya video kuliahnya mati pas lagi nyampur kaldu sama jus buah, tapi kira-kira lanjutannya kayak begitulah, dari hasil searching buat stew).

Salad Dressing

Salad adalah makanan yang menyehatkan. Dianjurkan mengenalkan salad pada anak sedari kecil. Mengajak anak berbelanja dan bertanam buah dan sayur untuk salad akan menambah antusias anak makan salad.

Di kuliah kali ini, Maya Adam memberikan resep membuat bumbu salad. Daripada beli bumbu salad kemasan.
Jujur,  aku taruhan jauh lebih enak 'salad dressing' Indonesia alias bumbu rujak ataupun bumbu pecel. Habisnya salad dressing resepnya Maya Adam ini adalah resep salad dressing ala Amrik, yaitu campuran lemon+olive oil+bawang putih+ garam+lada+madu+ vinegar. nah vinegarnya ini yang bikin ragu, takutnya haram, ya kan?

Food's Enviromental Impact

Apa yang baik buat dirimu adalah baik untuk lingkunganmu.
Pilihlah protein nabati lebih sering daripada protein hewani, karena tumbuh-tumbuhan menghasilkan lebih sedikit sampah(waste) dibanding hewan. Emisi gas yang dihasilkan tetumbuhan juga lebih sedikit dibanding hewan
-->Alasan bagus buat jadi vegetarian, tapi bukan berarti daging-dagingan dilarang loh ya. Apalagi anak-anak yang butuh banyak protein dan energi.

Taste & Flavor

Lidah untuk mencecap, memiliki otot yang terkuat dari tubuh. Dapat membantu memindahkan makanan di sekitar mulut dan menelan makanan dengan menekan epiglottis.Lalu meringsek masuk ke eshopagus. Bila tidak ada epiglottis, makanan bisa masuk ke trakea/batang tenggorok, untung ada sekatnya ya...
Nah, saat makan, kita dapat mencium aroma karena hidung masih 'satu wilayah' dengan mulut. Aroma dari hidung dan rasa dari lidah dikirimkan ke otak lalu kita menyadari apa yang dimakan.
Dalam lidah, ada bermacam reseptor rasa. Manis, asam, asin, umami, pungecy(pedas), berlemak, dan lewat lidah kita juga bisa menyadari suhu makanan yang kita makan.
Nah, sensitivitas bau yang bisa dirasakan hidung dapat mencapai 80% dari keseluruhan rasa di dalam makanan.
Orang yang penciumannya berkurang pastilah berkurang selera makannya.
indra pencecap dan pembau kita sensitif terhadap rasa makanan. Dengan cepat otak akan menyadari makanan yang kita makan. Bila rasanya tidak enak, maka otak akan menolak dan lidah akan reflek untuk melepeh.(fungsi preferences and warning).
Makanan sehat seperti sayur-sayuran terkadang tidak begitu disukai, tak terkecuali untuk anak-anak. Namun kita bisa mengakali dengan memberi rasa, seperti manis, asin, asam, umami,  pedas/spicy, dan berlemak. Untuk mendapatkan rasa itu kita bisa bereksperimen dengan madu untuk rasa manis, garam untuk rasa asin, lemon untuk rasa asam, bawang untuk rasa umami, lada untuk rasa pedas, dan olive oil untuk rasa berlemak.


Melindungi Kesehatan Anak

Kesehatan anak dipengaruhi oleh keluarga, komunitas, dan negara tempatnya bernaung.

Faktor-faktor yang mempengaruhi:

Dalam lingkup keluarga:
1. Tingkat pendidikan orang tua
2. Status Sosial Ekonomi
3. Kondisi rumah tempat tinggal
4. Waktu luang bersama keluarga

Dalam lingkup Komunitas:
1. Keamanan lingkungan
2. Akses transportasi
3. Fasilitas kesehatan
4. Fasilitas peribadatan
5. Fasilitas pendidikan, dll

Dalam lingkup negara:
1. Pendapatan per kapita
2. Akses kesehatan
3. Kestabilan politik
4. Peraturan perundang-undangan
5. Subsidi pemerintah
6. Kebudayaan dan gaya hidup

Contohnya di US. Subsidi pemerintah untuk bahan baku makanan olahan seperti jagung, membuat industri makanan olahan semakin menjamur. Belum lagi iklan makanan cepat saji yang tentu saja sangat menggoda anak untuk mengkonsumsinya.
Sebagai ibu, Maya Adam merasa perlu untuk mengedukasi kita semua tentang pentingnya makanan sehat. Siapa tahu dari hal kecil ini dapat merubah dunia.

Apa sih yang ngga dengan internet?ya ga? haha...

Baca keseruan lain seputar Food Technology. Plis klik: I'm proud to be food technologist!
Simak juga resume kuliah online yang pernah kuikuti: Kuliah Online

13.2.14

10.2.14

Summary Kuliah Child Nutrition and Cooking Stanford University (Week 4)

With Maya Adam MD

Growing Kitchen Garden

Di kuliah kali ini, Maya Adam menggandeng master gardener Rita Bottini. Menurut Rita, bertanam itu tidaklah sulit. Apalagi sekarang banyak dijual benih tanaman siap pakai, lengkap dengan petunjuk penanamannya.
Mengajak anak bertanam terbukti membuat anak semakin menyukai buah dan sayur. Di sekolah, Rita bersama para murid menanam sendiri salad mereka. Para murid tampak antusias makan salad dari kebun sendiri.
Dasar teknik bertanam dalam pot dijelaskan Rita dalam kuliah kali ini. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Isi tanah ke dalam pot, padatkan, tapi jangan terlalu padat. Biar ada udara di sela-sela tanah.
  2. Pelajari karakteristik tanaman. Apakah harus pada kedalaman tertentu dari tanah, atau malah hanya disemai di permukaan tanah. Karakteristik ini umumnya dijelaskan di kemasan.
  3. Siram benih dengan semprotan.
  4. Tutup dengan plastic wrap untuk memberi efek rumah kaca (green house). Setelah benihnya berkecambah(germinasi), segera buka plastic wrap. Pemberian wrap juga berguna untuk mencegah benih tetap lembab.


Sebaiknya menyiapkan sedikit space di rumah untuk tanaman buah, sayur, dan bumbu dapur.
Keuntungan dari bertanam:
1. Memperoleh bahan makanan yang segar setiap saat
2. Berkebun akan meningkatkan konsumsi anak pada buah dan sayur.
3. Meningkatkan kecerdasan naturalis anak (ini sih ga ada di video kuliah, hehe)

Apa sih pangan organik itu?

Seorang ahli ilmu bumi (earth sciences) di Universitas Stanford, Hannah Coreman menjelaskan bahwa terjadi pergeseran makna kata 'organik' dari arti sesungguhnya. Label organik dianggap sama artinya dengan 'sehat'. Termasuk pada makanan olahan berlabel organik.  Padahal, makanan segar tanpa label organik tetap lebih sehat daripada makanan olahan yang diberi label organik.
Menurut Hannah, definisi kata organik menurut US Departement of Agriculture meliputi buah dan sayur serta ternak.  Buah dan sayur organik berarti buah dan sayur yang bebas dari pestisida buatan, pupuk, GMO, dan  endapan limbah(zero waste kali ye?rada kurang paham sih maksud 'sewage sludge used' itu).
Pestisida dan pupuk memang meningkatkan produksi pertanian, tapi sebenarnya menimbulkan dampak negatif pada lingkungan dan kesehatan. Pupuk dan pestisida terbuat dari minyak bumi yang dapat meningkatkan global warming.Penggunaan berlebihan dapat mencemari sumber air, dan menimbulkan super bugs (hama menjadi resisten terhadap pestisida).

Ternak organik, berarti ternak itu minimal dari paparan antibiotik dan hormon pertumbuhan. Di negara seperti di Canada, bahkan penggunaan antibiotik dan hormon pertumbuhan dilarang untuk semua ternak yang bersertifikasi organik.

Pangan Lokal dan Pangan Berkelanjutan (Sustainable Eating)

Pangan lokal adalah makanan segar yang terbaik yang bisa kita makan. Bila dibandingkan dengan pangan non lokal, maka pangan lokal memiliki keunggulan:

1. Lebih segar.
2. Nutrisi lebih banyak.
3. Rasa lebih enak
4. Sisa karbon selama penyimpanan lebih sedikit, sehingga meminimalkan emisi gas.

Hal ini dikarenakan waktu dan jarak tempuh yang relatif singkat sehingga kerusakan pangan lebih minimal.

Selain manfaat dari segi nutrisi dan kesegaran, memilih pangan lokal dapat membantu perekonomian lokal, seperti pedagang pasar.

Di US, lebih dari 25% berbelanja di Walmart(kalo disini carrefour kali yak?). Padahal harga barang yang dijual umumnya lebih mahal daripada di pasar. Hal ini karena ada komponen biaya pengemasan dan pengiriman yang meliputi harga barangnya. Belum lagi hasil keuntungan itu hanya dinikmati si pemilik Walmart. Yang buat petani mah pasti sedikit sekali, ya gak?
Coba kalo kita berbelanja di pasar, sebagian besar keuntungan pasti dinikmati petani dan pedagangnya.

jadi, semakin sering kamu membeli pangan lokal(di pasar lokal), itu akan baik untukmu, masyarakat sekitarmu, dan lingkunganmu.

Kasus: Bila tersedia pangan lokal tetapi tidak berlabel organik, dan ada pangan non lokal tetapi berlabel organik, manakah yang lebih diutamakan dipilih? Menurut Maya Adam, tetap pangan lokal yang dipilih, kerena pertimbangan kesegaran dan nutrisi. (Kalo di Indonesia mah ga berlabel karena 'wong ndeso' juga ga paham istilah organik segala, hehe)

Healthy People= Healthy Planet

Tentang Daging merah-Sapi.

Makanan sapi zaman dulu= Rumput. Rumput mendapatkan energi dari matahari dan nutrisi dari kotoran sapi. Ini yang disebut 'closed loop'. Rantai makanan tertutup sepertinya ya?

Makanan sapi sekarang= CAFO(Concentrated Animal Feeding Operation). Lebih murah dari rumput. Lebih padat, jadi dengan volume sama, bisa memberi makan lebih banyak sapi. CAFO membuat sapi lebih cepat gemuk, sehingga lebih cepat dijual dan disembelih. Tetapi pengadaan CAFO tidaklah semudah pengadaan rumput.
Untuk membuat CAFO diperlukan tanaman jagung yang banyak. Dalam pertumbuhannya, tanaman jagung mendapatkan nutrisi tidak hanya dari matahari. Jagung diberi pestisida dan pupuk untuk pertumbuhannya. Dalam pengolahannya, CAFO juga ditambahkan antibiotik sehingga sapi lebih sehat. Padahal, antibiotik ini malah memicu 'superbugs'. Dikhawatirkan bakteri parasit yang seharusnya bisa dibasmi dengan antibiotik justru resisten dengan antibiotik tersebut.
Nah, kotoran sapi yang zaman dahulu biasa digunakan sebagai pupuk alami justru menjadi poluttan, tidak berguna.
Dengan penjabaran di atas, tampak bahwa ada ketidakseimbangan alam dikarenakan 'keserakahan' manusia dalam memproduksi sapi.

Sumbangan Emisi Gas Daging Merah terhadap Efek Rumah Kaca (Green House)

Daging merah sisa menyumbang emisi gas tertinggi dibanding pangan sisa lain. Sekitar 27 emisi gas dilepaskan untuk setiap kilogram daging yang terbuang.
Ayam sisa masih lebih rendah, yaitu sekitar 10 emisi gas per kilogram daging. Emisi gas terendah dihasilkan pada sayuran sisa seperti brokoli dan tofu.

Pesan dari sub bab ini:
1. Kurangi konsumsi daging merah
2. Perbanyak konsumsi sayuran

Baca keseruan lain seputar Food Technology. Plis klik: I'm proud to be food technologist!
Simak juga resume kuliah online yang pernah kuikuti: Kuliah Online

30.1.14

Summary Kuliah Child Nutrition and Cooking Stanford University (Week 3)

With Maya Adam MD

3.1. Konsep Dasar packing Bekal

Simpan makanan dalam kondisi hangat, tetapi simpan di tempat dingin. Pakai es gel untuk menjaga wadah tetap dingin.

3.2 Apakah Makanan yang yang paling bernutrisi?

Perbandingan makanan sehat (bergizi tinggi) sampai yang paling tidak sehat

  1. Buah-buahan dan sayuran mentah
  2. Biji-bijian dan umbi-umbian mentah
  3. Makanan kalengan
  4. Junk Food, soda


Perbandingan makanan yang cepat membusuk dan yang paling awet:
  1. Buah-buahan dan sayuran mentah
  2. Biji-bijian dan umbi-umbian mentah
  3. Makanan kalengan
  4. Junk Food, soda

Junk food paling lama membusuk karena banyak mengandung pengawet dan nutrisinya sudah banyak yang hilang.

3.3 Belanja sayuran agar menarik minat anak

  • Orang tua harus memnunjukkan exciting sama sayur
  • Belanja bareng anak
  • Cari sayur yang gampang didapat


3.4. Tips Shopping di Supermarket

Biasanya, supermarket didesain agar kita berkeliling-keliling dahulu sebelum sampai ke bahan makanan pokok(sembako) yang umumnya pasti menjadi tujuan utama orang berbelanja. Barang yang di display sepanjang jalan  adalah makanan olahan yang kemasannya menarik. Bila kita berbelanja tanpa persiapan dan tujuan, niscaya kita akan membeli barang yang belum tentu dibutuhkan, dan bahkan tidak menyehatkan. Inilah beberapa saran dari Maya Adam:

  • Buatlah list belanjaan, ini membuat kita fokus untuk langsung ke stand barang yang diperlukan.
  • Hindari melewati stand makanan olahan. Sebaiknya memutar melewati stand buah dan sayur. Ini meminimalkan keinginan kita dan anak dalam membeli makanan olahan.
  • Jangan berbelanja di saat lapar, karena kita akan cenderung 'lapar mata'.



3.5. Family Meal- Makan Bersama

  • Jangan sambil nonton TV atau main gadget
  • Manfaatkan momen makan untuk bercengrama dan bercerita


Tips makan bersama:

  • Saat makan bersama, makanan sudah siap semua
  • Mulailah pembicaraan yang menarik minat anak
  • Bila makanan berlebih, ajaklah teman anak atau teman anda untuk makan bersama. Ini akan menambah pengalaman makan bersama kita


Manfaat makan bersama:

  • 1. Makan lebih sehat
  • 2. Mengurangi resiko berat berlebih
  • 3. Meningkatkan nilai akademik
  • 4. Menurunkan perilaku negatif pada anak remaja
  • karena dengan makan bersama, apapun makanannya akan terasa nikmat dan makan bersama akan mampererat komunikasi


3.6 Cupcakes Sehat

Pisahkan 4 kuning dan putih telur
Putih telur dikocok sampai kaku
Masukkan 1/3 cup gula dan 2 sdt vanilladan sedikit susu. Campurkan. Setelah itu tambahkan tepung terigu sampai didapatkan tekstur yang kental.
Lalu masukkan putih telur kaku, dan campur sampai rata.
Panggang

3.7 Picky Eaters

Para orang tua pasti khawatir kalau anaknya susah makan. Terkadang sampai stress, baik si anak maupun si orang tua. Padahal makan adalah kenikmatan hidup. Sayang kalau harus makan dalam kondisi stress. Untuk bisa memberi makan anak yang pemilih (picky eaters), berikut beberapa tips dari Maya Adam:

1. Ajak anak berbelanja dan membantu memasak
2. Mulai mencontohkan makan makanan sehat
3. Jangan memnunjukkan kekhawatiran kalau anak susah makan. Enjoy saja. Kalau kita khawatir, mood anak jadi jelek, tambah susah makan deh.

Alhamdulillah aku sudah menerapkan ini. Faris ga picky eaters sih, cuma namanya anak-anak, pasti ada aja masa tutup mulut alias GTM.

3.8 Chicken nuggets

Anak-anak suka chicken nuggets pabrikan. Padahal chicken nugget pabrikan memiliki banyak bahan tambahan. Salah satunya adalah antioksidan TBH, yaitu produk turunan dari petroleum (bahan bakar).
Ayam dengan kandungan lemak tinggi bernilai komersial tinggi untuk olahan nuggets. Padahal, ayam ini banyak lemaknya disebabkan jarang bergerak karena tempatnya sempit. Ayam ini juga mudah terserang penyakit, maka peternak akan menambahkan banyak antibiotik untuk menjaganya tetap sehat.

Cara membuat 'real' chicken nugget:
Perhatian: cuci tangan dan semua alat masak sebelum dan setelah memotong ayam mentah, karena ayam mentah dapat mengandung salmonella yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

Bahan-bahan:
Potongan daging ayam
Tepung terigu
Telur
Tepung roti
Minyak

Cara membuat:
Potongan daging ayam dibalurkan dalam tepung terigu. kemudian celupkan ke dalam telur, lalu balurkan ke tepung roti. Goreng dengan minyak sedikit sambil diberi garam dan lada.

Ini chicken nugget tersehat! Tapi tetep anak ga boleh terlalu banyak daging. Tetap harus diimbangi dengan karbohidrat dan sayuran.

Baca keseruan lain seputar Food Technology. Plis klik: I'm proud to be food technologist!
Simak juga resume kuliah online yang pernah kuikuti: Kuliah Online

23.1.14

Summary Kuliah Child Nutrition and Cooking Stanford University (Week 1)

By Maya Adam


1. Kenapa home cooking?
Banyak dari kita memberikan makanan olahan(processed food) kepada anak dan keluarga kita. Padahal, banyak bahaya mengancam, seperti gula, garam, dan lemak berlebih pada makanan olahan demi memperpanjang umur simpan dan menarik konsumen. Perusahaan makanan tentu akan lebih mementingkat profit dibanding dampak buruk pada kesehatan dalam jangka panjang. Coba perhatikan label komposisi makanan olahan anda? Semakin banyak komposisinya, berarti semakin panjang proses pengolahannya, semakin tinggi juga resiko buat kesehatan.
Yang paling aman adalah membuat sendiri olahan makanan, menggunakan bahan alami.

2. Kenapa banyak sekali makanan olahan?
Perusahaan makanan tentu ingin keuntungan. Mengolah makanan akan menambah umur simpan, memperbaiki tekstur, dan meningkatkan rasa. Satu bahan, misalkan jagung, bisa diolah menjadi sirup, snack, roti, dll. Jadi konsumen merasa banyak pilihan, padahal aslinya ya itu-itu saja.

Dewasa ini iklan makanan olahan merajalela, ga salah kalau anak jadi tergoda. Solusinya, kita sebagai orang tua, minimalkan terekspose iklan-iklan tersebut (minimalkan nonton TV kali ya?), dan ajak anak untuk menyukai buah sejak dini. Ajak anak berbelanja buah, menanam buah, lakukan banyak aktivitas menarik sehingga anak senang makan buah dan tidak lagi tergoda makanan olahan.

3. Makanan lebih dari sekedar nutrisi
Fungsi nutrisi:

  1. Air. Lebih 50% tubuh
  2. Energy. Makronutrien: karbohidrat, protein, lemak
  3. Mikronutrien: vitamin dan mineral
  4. Fiber. Membantu pencernaan.
Fungsi komunikasi saat makan bersama dan menyusui:

  1. Komunikasi
  2. Hubungan sosial
  3. Kesehatan emosi
  4. Sejarah/tradisi

4. Petunjuk USDA nutrisi


  • Piramida Makanan tahun 1992

  • Piramida Makanan tahun 2005



  • My Plate tahun 2012

2012
 Menurut Maya Adam, My Plate ini perlu disempurnakan dengan menjelaskan bahwa buah dan sayur yang dimakan sebaiknya beraneka ragam dan ada tambahan asupan air putih disamping susu 

5. Smoothies
Kenapa smoothies? Anak-anak perlu 3-5 penyajian buah per hari. Smoothies kaya nutrisi buah dan susu yang sangat bagus untuk sarapan. Cara membuatnya sangat mudah:

  • Cuci buah untuk membersihkan dari pestisida
  • Singkirkan bagian daun buah
  • Masukkan dalam blender
  • Tambahkan yogurt. Sebaiknya yogurt plain dengan gula yang rendah
  • Tambahkan susu cair plain
  • Blend
  • Sajikan
Gosok gigi anak setelah sarapan, karena kandungan gula pada smoothies(meski alami) dapat merusak gigi anak.

6. 6 bahan wajib di dapur


  • Olive oil: polifenol utk kesehatan jantung
  • Gula: memberi rasa manis dan menyeimbangkan rasa
  • Garam: memberi rasa asin
  • Lemon: memberi rasa asam
  • Bawang putih dan bawang bombay/bawang merah: memberi rasa umami dan meningkatkan selera makan
7. Stocking

  • Beri wadah khusus untuk whole grain
  • Beri area khusus untuk tepung-tepungan dan bahan roti lainnya
  • Beri area khusus untuk bumbu botolan
  • Simpan umbi-umbian dalam wadah tertutup. Kentang dan bawang dapat disimpan bersama
  • Untuk di kulkas, gabung olahan susu dalam satu tempat. Begitupun sayuran, gabung dalam satu tempat yang berbeda dari olahan susu
Makan sederhana dengan pasta dan saus tomat masih jauh lebih baik daripada makan fast food. Jangan menunggu sempurna untuk mulai memasak. Belajarlah dari kesalahan dan pengalaman memasak itu.

8. Vegetable stir fry-Tumis sayuran
Sayur diperlukan sama banyaknya dengan buah, tapi rasa sayur yang hambar seringkali membuat kita malas makan sayur. Anak juga begitu,sebenarnya sayur tidak harus dibiarkan plain, dikasih butter or garam dikit gak papa, biar anak punya pengalaman positif makan sayur. Salah satu olahan sayur yang mudah dan lezat adalah vegetable stir fry alias tumis sayuran. Untuk menumis sebaiknya menggunakan lemak baik seperti olive oil ataupun butter. Untuk menambah selera makan sayur, tumisan ini boleh ditambahkan saus favorit, seperti kecap, saus tiram, ataupun saus tomat.
Hanya 36% anak 2-11 tahun makan sayur sesuai rekomendasi USDA.
Allium vegetable(bawang putih, bawang merah) , selain memberi rasa lezat pada tumisan, dapat pula membantu detoksifikasi, menstimulasi fungsi imun, dan mengurangi inflamasi.

Baca keseruan lain seputar Food Technology. Plis klik: I'm proud to be food technologist!
Simak juga resume kuliah online yang pernah kuikuti: Kuliah Online