19.10.17

Pengalaman Market Day Perdana!


Menjadi pengusaha kiranya makin didengungkan akhir-akhir ini. Karena lapangan kerja semakin sempit, sedangkan peluang menjadi pengusaha saat ini lebih besar. Sayangnya sih, aku sendiri termasuk generasi pekerja. Background kedua orang tuaku adalah PNS dan pegawai BUMN. Senikmat-nikmatnya lapangan kerja kan? Setidaknya itu yang aku pikirkan sampai 2 tahun lalu. Baru akhir-akhir ini mindsetku perlahan berubah semenjak suami memutuskan berwirausaha. Ternyata lewat berdagang kita lebih tawakal kepada Allah SWT. Nggak ada kepastian rezeki esok hari, tapi hebatnya, rezeki ya cukup saja.

Karena itu, aku dan suami sepakat kalau Ais nanti harus punya mindset pengusaha. Ais harus punya lifeskill yang mumpuni untuk bertahan hidup. Salah satunya mempunyai mental berdagang.

Kata siapa berdagang itu susah? Setting mindsetnya aja kok yang susah.

Kenapa setting mindset? Karena ini yang aku alami sendiri. Selalu ada rasa malu ketika mulai berdagang. Ada rasa takut akan kritikan dan juga celaan. Jadi, begitu Ais ada market day di sekolahnya, yang mikir macem-macem malah ibunya. Anaknya mah enjoy aja.

Awalnya dia pengen jualan es sama mainan kertas. Tapi karena aku belum sempat cari tempat kulakan mainan kertas, akhirnya Ais jualan es aja. Esnya pun sederhana aja, yaitu susu bantal merek Real Good yang dibekukan jadi es. At least aku mendidik Ais buat jualan makanan sehat kan?(walau dalam kemasan, hihi)

Sehari sebelum jualan Ais udah semangat banget. Pas pagi hari menjelang sekolah, lebih semangat lagi dia. Belum sarapan udah buru-buru minta berangkat sekolah. Padahal waktu masih menunjukkan pukul 06.30. Kepagian Le! Satpamnya aja belum datang kali! Akhirnya setelah sarapan Ais langsung cuss kuantar ke sekolah. Doi langsung duduk manis di tempat jualan yang disediakan. Bener-bener kayak bakul minggu pagi lagi nunggu dagangannya, hihi. Doi pede abis, padahal dagangannya standar banget. Mamaknya yang malah baper, duh kalo nggak laku gimana ya? Mindset pesimisku keluar, tapi aku nggak boleh menunjukkan pesimisku ini. Akhirnya langsung kutinggal saja Ais.
Yak dibeli, dibeli...

Saat perjalanan akan menjemput Ais pulang sekolah, aku merasa deg-degan. Yaelah banget ya. Yang jualan anaknya, yang deg-degan ibunya. Pasrah aja lah menerima kenyataan kalau barangnya nggak habis, atau hasil penjualannya kurang. Dan sampai di sekolah, yang terjadi di luar ekspektasiku. Dagangannya Alhamdulillah habis, dan termos esnya berubah jadi aquarium ikan. Rupanya sebagian hasil penjualan es susu dia pakai untuk membeli ikan cupang dagangan temannya. Waduh, berapa nih hasil penjualan es susu kalau profitnya buat beli ikan gini? Sesampainya di rumah aku hitung hasil penjualannya. Alhamdulillah masih balik modal. Padahal katanya ada beberapa anak yang minta gratisan. Beberapa es juga diminumnya sendiri. Tapi Alhamdulillah masih ada untung sedikit. Artinya Ais udah ada pemahaman tentang berdagang yang benar. Walo aku yakin sih, duitnya bisa terkumpul begitu pasti karena pengawasan Bunda Yanda-nya. Kalau nggak, ya nggak tau deh, wong Ais kalau udah main sama teman-temannya bakalan nggak urusan sama barang miliknya.
Termos es berubah jadi aquarium ikan cupang

Oh ya, sepulang sekolah itu, Ais udah nggak urusan sama uang hasil jualannya. Dia udah sibuk sama ikan cupang di termos es yang langsung dia tunjukkan ke teman main di rumah. Bangganya dia menunjukkan ikan cupangnya. Aku pun bangga karena ikan cupang itu dia beli dari jerih payahnya sendiri.Pesan ayahnya, karena sudah berani beli hewan peliharaan, Ais harus siap tanggung jawab sama peliharaannya itu. Sekarang tiap pagi Ais harus memberi makan ikan cupangnya. Bisa seekor semut mati ato sebutir nasi.

17.10.17

My Generation, Fenomena Anak Remaja Masa Kini

Jadi orang tua nggak ada sekolahnya. Tapi jadi orang tua itu belajar seumur hidup. Yang dididik adalah manusia, insan bernyawa yang dilengkapi hati dan rasa. Sayangnya, banyak orang tua yang tidak memahami hal ini. Mereka beranggapan bahwa mendidik anak pakemnya ya seperti orang tua mereka mendidik mereka. Padahal zaman selalu berubah. Cara mendidik di masa lalu tentu kurang relevan bila diterapkan di masa sekarang. Namun, ada orang tua yang masih kekeuh dengan prinsip, "Jaman Papa/Mama dulu..."
Jaman sudah berubah Pak, Bu...

Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Sebagai orang tua mereka pasti pernah muda. Karena itu, terkadang orang tua menjadi 'sok tahu' dalam menentukan masa depan anak. Kegagalan mereka di masa lalu membuat mereka protektif terhadap anak mereka. Mereka tidak ingin anak mereka mengalami kegagalan seperti mereka dulu. Padahal tanpa mereka sadari, justru kegagalan lah yang membuat para orang tua protektif ini berhasil di masa depan. Justru tanpa kegagalan, anak-anak dapat saja tumbuh menjadi pribadi yang gampang menyerah, atau justru malah menjadi pembangkang akibat terlalu dikekang.
Sayangnya ortu terlalu sayang membiarkan anaknya berbuat salah...

"Anak zaman sekarang kok bandel-bandel ya?" Eits, stop labelling. Mereka bukannya bandel, mereka hanya kreatif dan kritis. Apalagi dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, sangat mudah bagi mereka menyuarakan pendapat mereka. Hal gampang buat mereka dalam mengumpulkan masa. Dengan potensi mereka yang begitu besar, sebagai orang tua tentu harus mengikuti perkembangan zaman. Support mereka, bimbing mereka dengan cara yang baik. Anak muda dengan energi yang luar biasa tentu percuma untuk dikekang.
Terlanjur dicap bandel, ya udah bandel beneran sekalian ^_^

Fenomena anak remaja zaman sekarang memang menarik untuk dibahas. Menampilkannya dalam bentuk film tentu lebih menarik lagi. Film dengan judul "My Generation" yang rencana tayang mulai 9 November ini bertujuan untuk menunjukkan pada orang tua zaman sekarang bagaimana perilaku anak remaja zaman sekarang. Bila orang tua sudah paham tantangan mereka di zaman sekarang, tentu akan lebih mudah buat mereka dalam mendidik anak mereka nantinya. Film yang disutradarai oleh Mbak Upi ini telah melalui riset selama dua tahun. Sehingga bisa dipastikan apa yang disuguhkan di film ini adalah fenomena anak remaja, khususnya di kota besar saat ini.

My Generation bukanlah film wah yang bertabur bintang papan atas. Empat pemain utamanya adalah pendatang baru yang memang benar-benar mewakili anak remaja masa kini. Mereka adalah Alexander Kosasie sebagai Orly, Arya Vasco sebagai Konji, Lutesha sebagai Suki, dan Bryan Lagelo sebagai Zeke. Untuk pemain pendukung yang berperan sebagai orang tua mereka, memang Mbak Upi memilih artis senior seperti Surya Saputra, Aida Nurmala, Ira Wibowo, Indah Kalalo, Tio Pakusadewo, Karina Suwandhi, dan Joko Anwar.
don't judge by its cover, kenyataannya beginilah potret remaja saat ini.
Poster film memang agak kontoversial. Seperti melegalkan pergaulan bebas. Padahal sebenarnya tidak sama sekali. Mereka berempat murni bersahabat dan tidak ada konflik asmara diantara mereka. Konflik cerita ini diawali ketika video kritikan terhadap sekolah yang dibuat 4 sahabat, Zeke, Orly, Suki, dan Konji menjadi viral di lingkungan sekolah mereka. Hal ini membuat mereka dihukum tidak boleh mengikuti study tour sekolah. Tapi, mereka terlalu keren untuk dihukum! Masa liburan sekolah mereka manfaatkan untuk melakukan banyak hal yang memberikan banyak arti dalam kehidupan mereka. Pengalaman apa sajakah itu? Penasaran deh pengen nonton di tanggal 9 November nanti. Makin seru kalau nontonnya bersama keluarga, terutama saudara yang berusia remaja. Yuuuk...

16.10.17

Event Harbolnas di Indonesia, Moment Tepat untuk Berbelanja Hemat


Harbolnas atau hari belanja online nasional merupakan event yang diperingati oleh masyarakat Indonesia setiap tanggal 12 Desember setiap tahunnya. Pada event inilah banyak berbagai toko online yang memang memberikan promo belanja gila-gilaan kepada para customernya. Selain untuk lebih memperkenalkan toko online yang dikelola, promo pada event belanja Harbolnas ini juga memungkinkan para pengelola toko online untuk meningkatkan nilai jual dari barang komoditi utama mereka. Pada umumnya event Harbolnas di Indonesia ini, banyak dimanfaatkan oleh berbagai lapisan masyarakat untuk berburu berbagai barang kebutuhan mereka dengan harga yang murah dan terjangkau.

Bagi Anda masyarakat Indonesia yang memang ingin mendapatkan kepraktisan, kemudahan dan penghematan dalam berbelanja, tak ada salahnya jika Anda memanfaatkan moment ini, untuk mendapatkan berbagai barang kebutuhan pribadi Anda dengan harga yang cukup murah. Bahkan event ini dapat Anda manfaatkan untuk menyetok berbagai barang dengan harga murah, yang mungkin dapat Anda jual kembali dengan harga yang cukup tinggi, sehingga Anda dapat memperoleh keuntungan dengan mudah.

Bagi Anda yang memang belum mengetahui pelaksanaan event harbolnas di Indonesia ini, berikut ini sedikit bahasan mengenai hal tersebut, yang mungkin dapat Anda jadikan sebagai bahan referensi untuk melakukan pembelanjaan pada hari tersebut dengan harga barang yang jauh lebih murah. Adapun hal tersebut, antara lain adalah:

  • Harbolnas biasanya akan dilaksanakan pada tanggal 12 Desember setiap tahunnya oleh berbagai toko online ataupun situs belanja online, yang memang memiliki wilayah kerja di Indonesia.
  • Pemberian diskon hingga mencapai 80% pun akan dapat Anda temui diberikan oleh berbagai situs belanja online ataupun toko online pada saat Harbolnas tiba.
  • Adanya pemberian cashback dari setiap pembelanjaan yang dilakukan oleh customer pada toko-toko online tertentu.
  • Adanya giftaway ataupun pemberian berbagai hadiah yang dilakukan oleh situs belanja online tertentu pada saat datangnya hari belanja online nasional tersebut.


Bagi Anda yang memang ingin melakukan pembelanjaan online pada saat harbolnas ini, akan lebih disarankan bagi Anda untuk membuat perencanaan secara lebih matang terkait dengan sistem pembelanjaan yang akan Anda lakukan. Pastikan bahwa Anda telah mengetahui toko online ataupun situs belanja online mana saja yang memang akan Anda jadikan sebagai tempat tujuan utama Anda dalam melakukan pembelanjaan online nantinya ketika Harbolnas tiba. Memilih toko online yang memang memiliki kredibilitas yang tinggi, akan lebih disarankan untuk Anda lakukan, agar nantinya Anda dapat memperoleh berbagai barang dengan kualitas yang tinggi.

Membuat daftar belanjaan pun perlu Anda lakukan, agar nantinya Anda dapat mengetahui skala prioritas, terkait dengan barang yang Anda butuhkan. Pastikan bahwa Anda memilih barang kebutuhan pokok untuk Anda jadikan tujuan utama pembelanjaan Anda, sebelum membeli berbagai barang lainnya. Tetapkan budget pembelanjaan, agar nantinya Anda tidak melakukan pembelanjaan melebihi dana yang Anda miliki, sehingga dapat menjebak Anda pada pemborosan.

Event Harbolnas di Indonesia, memang dapat memberikan kemudahan bagi Anda dalam melakukan pembelanjaan berbagai barang kebutuhan. Namun demikian pastikan bahwa Anda telah melakukan perencanaan dengan tepat, agar nantinya pembelanjaan yang Anda lakukan dapat memberikan manfaat secara lebih optimal. Gunakan moment ini hanya untuk membeli berbagai barang kebutuhan pokok yang memang benar-benar Anda butuhkan. Dan manfaatkanlah sistem pengiriman barang gratis, untuk pembelanjaan Anda, sehingga penghematan pun dapat Anda lakukan dengan sempurna.

11.10.17

Tips Sukses Menyusui: Memilih Baju Menyusui yang Tepat

Menyusui ternyata bukan perkara gampang, karena perlu manajemen menyusui yang baik agar sukses menyusui. Salah satunya adalah memilih baju menyusui yang tepat selama masa menyusui.


Sebegitu penting kah baju menyusui terhadap keberhasilan menyusui? Kalau buat aku sih iya. Soalnya, kalau baju yang dipilih nggak tepat, maka proses menyusui nggak nyaman. Ketika menyusui tidak nyaman lagi, biasanya terus berpengaruh sama kualitas ASInya. Sayang banget kan? Eh tapi, memilih baju busui friendly itu sebenarnya tidak susah kok. Berikut beberapa tips memilih baju untuk menyusui.

1. Pilih baju dengan bahan yang nyaman

Pilihlah bahan baju yang nyaman seperti katun atau kaos spandek. Kalau dari pengalaman menyusui anak pertama, bahan kaos spandex adalah yang paling juara untuk kenyamanan baju menyusui.

2. Pilih model baju yang dilengkapi bukaan depan

Baju menyusui haruslah memiliki akses menyusui yang baik. Kalau bajunya nggak dilengkapi bukaan depan, tentu saja akan sulit untuk menyusui. Model baju bukaan depan yang bisa dipilih ada bermaca-macam, antara lain:

A. Model berkancing depan
Baju berkancing umum digunakan ibu menyusui. Pilihlah baju dengan bahan kancing yang kuat namun mudah dibuka. Sebab, saat bayi merengek ingin segera menyusui, tak jarang ibu menjadi panik. Kalau kancingnya susah dibuka, kasihan bayinya kelamaan menunggu, ya kan?
Model baju berkancing depan

B. Model resliting bagian depan
Selain model berkancing depan, busui bisa memilih model baju bukaan depan resliting. Umumnya yang digunakan adalah resliting jepang, sehingga tidak kentara reslitingnya. Selain itu, resliting jenis ini letaknya tersembunyi sehingga bagiab resliting tidak bersentuhan langsung dengan bayi.
Model resliting depan 

C. Model bukaan khusus menyusui
Baju menyusui dengan bukaan khusus menyusui telah banyak diproduksi. Menyusui dengan baju model ini sangat nyaman, karena dilengkapi akses menyusui di bagian kiri dan kanan sekaligus. Meminimalkan bagian kulit ibu yang terlihat selama menyusui.
Model bukaan khusus menyusui

D. Model kerah kimono
Ini salah satu model favoritku. Tentu saja dengan menggunakan cover menyusui terlebih dahulu sebelum menyusui. Model kerah kimono dengan baju berbahan dasar kaos memudahkan mengeluarkan payudara tanpa repot membuka kancingnya.
Model kerah kimono

3. Hindari baju dengan detail yang tajam

Selain bahan dan juga model menyusui yang harus busui friendly, selama menyusui sebaiknya hindari berpakaian dengan detail tajam seperti bebatuan di bagian dada karena dikhawatirkan akan melukai bayi. Pilihlah baju tanpa detail, atau mungkin detail bordir tanpa payet.

Hari kelahiran semakin dekat, saatnya mulai berburu baju menyusui yang tepat. Manfaatkan promo Harbolnas di Zalora untuk mendapatkan baju menyusui yang nyaman selama menyusui.

*all photo from Zalora

9.10.17

Jelajah Kota Palembang Bersama Blogger Hits Palembang

Sabtu kemarin ada event seru di Bangi Kopitiam Palembang. Blue Bird melangsungkan peluncuran aplikasi My Blue Bird. Yang seru dari peluncuran aplikasi ini adalah adanya kompetisi Jelajah Kota Palembang sebagai bagian dari acara. Kompetisi ini sekaligus sebagai user experience bagi media dan blogger yang ikut acara ini.

Awalnya sih bakalan ikut acara ini sendiri. Tapi begitu keinget kalau sekolah Ais libur khusus Sabtu kemarin, yakin deh, ni anak mana mau ditinggal ibunya pergi acara. Alhamdulillah Mbak Wulan selaku pihak Blue Bird mengizinkanku bawa anak. Jadi deh seru-seruan ikutan acara ini sama Ais.

Sampai di lokasi acara telat sejam! Oh no. Pertama karena berangkatnya memang mepet jam seharusnya, kedua karena jalannya macet, dan ketiga aku nggak tau persis lokasi acaranya. Yang epic karena nggak tau lokasi acara, jadi deh kebablasan dan harus putar balik yang makan waktu seperapat jam.

Untung sih, pas aku datang acara belum benar-benar dimulai. Acara dimulai dengan perkenalan tentang Blue Bird dan penjelasan singkat cara menggunakan aplikasi My Blue Bird. Hingga sampailah ke acara yang ditunggu-tunggu, jelajah Kota Palembang, yeay! Awalnya sih pasrah aja bakal setim sama siapa, ternyata Maman ngajak aku n Ais, soalnya peserta timnya baru 3 orang, doi, Mbak Suzan, dan Mas Aldrin. Yess, seru nih, secara Maman kan orangnya heboh banget. Tim kami diberi nama Tim Silver Bird.

Check point pertama adalah di Benteng Kuto Besak. Maman sudah heboh cari lokasi, antara patung ikan belido atau di depan tulisan Benteng Kuto Besak. Dan akhirnya yang bagus malah foto yang ini.
Ais ikut nampang, yeay!

Foto yang di depan tulisan Benteng Kuto Besak bagus juga sih, hihi...
Gaya ala pahlawan bertopeng, wkwkwk

Check point kedua adalah Jembatan Ampera. Awalnya sih maunya ambil spot yang dekat Jembatan Amperanya banget, tapi mengingat lokasi parkir daerah situ bakalan crowded banget, jadi deh kita cukup berfoto di daerah sini aja. Bagus juga ternyata berfoto dari sini.
Bapak Iwan mau diajak foto. Sik asik.

Yang seru dari aplikasi My Blue Bird adalah, misalkan kita pesan taksi dengan tujuan ke Bangi Kopitiam dari Jembatan Ampera. Nah, kita bisa request minta berhenti di Masjid Agung dulu. Kebetulan Masjid Agung adalah check point ketiga, dan check point keempat adalah Monpera. Kedua lokasi ini berhadapan, jadi driver bisa nunggu di lokasi parkiran sekitar Monpera. Kita bisa seru berfoto sambil argo taksi berjalan (argo standar Blue Bird lah).
Semua gaya adalah arahan Maman, xixixi

Seru banget deh fefotoan bareng Maman yang full inisiatif, Mbak Suzan yang fotogenik, dan Mas Aldrin yang manut aja diauruh gaya kayak apa juga. Ditambah Ais juga sudah asyik sendiri, jadi aku bisa puas fefotoan sama blogger2 hits Palembang ini. Xixixi.
Kalem dulu foto di depan masjid, hihi

Sempet pede banget bakalan menang, karena gaya kita udah heboh pake banget! Tapi ternyata para media lebih kece foto-fotonya. Setiap foto mereka ada filosofinya, kalau tim kami sih fotonya asal hedon aja, wakakak. Nggak apa-apa, yang jelas aku sangat bahagia! Ais juga senang bisa seru-seruan sama om-om dan tante yang gokil. Xixixixixi.

Psst, semua foto boleh nyomot dari Twitternya Maman, @mamanisss

28.9.17

Cara Allah Menunjukkan JalanNya


Aku sebenarnya seorang ambisius dan perfeksionis. Sayangnya aku punya penyakit yang menghalangi ambisiku, penyakit itu bernama penyakit malas. Yess, semua orang pasti punya penyakit itu kan? Dulu sih penyakit itu lumayan parah. Aku jadi suka menunda-nunda pekerjaan. Bawaan mau hedon melulu. Kalo menilik masa mudaku, wah parah deh. Sebagian besar waktuku kuhabiskan buat nongkrong. Aku masih prioritas sama kuliah sih, tapi ya sekedar kuliah aja, macam nggak punya visi kedepannya mau ngapain.

Tapi Allah memang Maha Baik. Setelah KKN aku dipertemukan dengan seseorang yang kemudian menjadi suamiku. Pas juga kan, setelah KKN adalah masa penyusunan skripsi. Barulah aku terpikir, nanti mau kerja apa setelah lulus? Berhubung setelah lulus aku sempat bantu beberapa dosen, jadi deh aku kepikiran kayaknya jadi dosen dan peneliti asik ya?

Setelah itu, mulai deh aku cari info lowongan dosen dan peneliti. Ternyata kalau mau jadi dosen itu harus S2. Jadi deh saat itu aku kepikiran daftar lembaga penelitian saja. Tapi karena background ilmuku bukan ilmu dasar, jadi hanya beberapa instansi pemerintah yang menerima lulusan sepertiku. Yaitu BPPT dan LIPI. Aku juga mengincar BPOM, karena kata temenku yang kerja disana, bakalan banyak penelitian juga di BPOM.

Aku sempat merasakan kerja di BPPT selama hampir dua tahun. Hanya saja saat itu statusku cuma outsourching. Secara lingkungan kerja aku sangat nyaman. Suasananya sangat kekeluargaan. Bahkan sampai hari ini pun aku masih dianggap sebagai salah satu bagian dari keluarga besar BPPT, padahal udah resign hampir 10 tahun lalu yak, hihi. Sayangnya, BPPT berlokasi di Serpong. Suamiku sempat memetakan kemungkinan pekerjaan disana, dan sepertinya sulit. Aku ya nggak mau dong LDR selamanya, jadi deh aku urungkan niatku, bahkan untuk sekedar mendaftar CPNS di BPPT.

Lalu, aku mendapatkan kesempatan ikut CPNS BPOM. Lokasi penempatannya udah oke nih, di Palembang. Pas banget sama suami yang lagi ngerintis usaha di Palembang. Waktu itu score tesku lumayan bagus lo (sombong). Tapi karena formasi yang dibutuhkan cuma 1 orang, akhirnya aku kalah saingan sama lulusan yang masih unyu. Wkwkwk.

Baca: Terlatih patah Hati oleh Mantan Harapan

Lalu, ada beberapa kesempatan menjadi dosen setelah aku menyelesaikan S2. Tapi lagi-lagi belum beruntung. Beberapa perguruan tinggi belum juga selesai mengurus izin perkuliahan. Sekali mendaftar di almamater, dan failed karena saingannya memang lebih kompeten dariku.

Baca: Unik dengan Takdir Masing-masing

Satu institut yang jelas sudah beroperasi, malah nggak jadi aku masuki. Keputusan yang berat juga sih saat memutuskan tidak melanjutkan proses seleksi, apalagi teman baik semua disana. Tapi aku sadar hidupku bukan semata mengejar karir akademik. Karir rumah tangga adalah karirku yang utama. Saat ini Ais baru saja masuk SD. Perlu banyak bimbingan dalam belajar. Suami juga baru merintis usaha, masih butuh support dan dukungan. Rasanya tak sampai hati aku meninggalkan mereka ke kota lain demi cita-citaku. Walau suami mensupport 100% keputusanku. Tapi aku cukup tahu diri lah. Aku percaya keputusanku melepas kesempatan ini nggak salah. Aamiin.

Baca: Ketika Kenyataan Tidak Sesuai Impian

Dan terakhir nih, yang paling gress. Akhirnya CPNS bukaan lagi! Dan ada satu formasi incaranku, yaitu peneliti di LIPI Gunung Kidul!
Dulu, sekitar tahun 2014, Kakak tingkat yang sudah lebih dulu disana menyemangatiku untuk apply disana bila nanti ada bukaan. Aku bahkan sudah kebayang betapa asyiknya bisa kerja disana. Aku sesumbar sama teman kuliah S2ku tentang keinginanku bisa kerja di LIPI Gunung Kidul. Pengen bisa sering-sering ke pantai. Hihihi.. Eh ternyata, setelah benar-benar ada bukaan CPNS LIPI, aku tersandung masalah administratif yang konyol banget, salah memasukkan bukti akreditasi! Parah banget konyolnya kesalahanku itu. Sebenarnya sih bisa saja direvisi, tapi sayangnya aku terlambat merevisinya. Masa revisi kadung lewat. Temanku menyarankan untuk minta keringanan panitia. Tapi, ah sudahlah, aku tidak ingin memohon perlakuan istimewa. Aku anggap ini petunjuk dari Allah agar aku tidak perlu melanjutkan proses seleksi. Sebab, walau Gunung Kidul adalah lokasi tinggal impianku (sebenarnya pengen tinggal di Jogja sih, tapi GK kan masih masuk Jogja walo agak jauh dikit sih)  tapi biar bagaimana usaha suami sekarang di Palembang. Walau banyak saudara dan suatu saat suami pasti bakal hijrah ke Jogja juga, tapi selama bisnis suami di Palembang belum settle, pastilah kami bakal terus LDR, misalkan saja aku kerja di Jogja. Dan timing tesnya juga kurang tepat mengingat kondisi perutku yang semakin membesar dan rencana mulai kerjanya yang dekat dengan HPL adeknya Ais (kayak keterima aja Bu). Yah, inti dari postingan panjang nggak jelas ini adalah tentang cara Allah menunjukkan jalanNya. Ikhtiar kita kudu jalan terus. Pokoknya jangan ragu untuk mencoba semua kesempatan. Lebih baik gagal daripada tidak mencoba sama sekali. Berusahalah, dan biarkan Allah yang memberikan jawabannya. Kalo kata pepatah di buku tulis mah, You'll never know untill you have tried.

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri …" ( QS. Ar-Ra’d 11 )

Alhamdulillah Allah memudahkanku membuat keputusan ini. Que Sera Sera aja wis..

27.9.17

Pulsa IM3 Ooredoo Memberikan Pelayanan yang Mengejutkan

Masyarakat mungkin tidak asing lagi dengan perusahaan besar yang memberikan layanan dalam bidang telekomunikasi yaitu Indosat. Perusahaan tersebut telah mengeluarkan berbagai kartu yang memberikan layanan komunikasi dikalangan masyarakat. Pengguna yang semakin banyak dapat dilihat dari penjualan pulsa IM3 yang terus meningkat baik pada toko online atau offline. Untuk menunjang mobilitas dikalangan masyarakat khususnya anak muda IM3 menjadi pilihan sebagai provider baik yang memberikan beberapa keuntungan oleh penggunanya. Salah satu tagline yang terkenal yaitu IM3 anti galau, secara otomatis itu sangat mencerminkan anak muda.


Tidak heran sampai saat ini pengguna IM3 makin banyak, karena setiap programnya selalu memberikan fitur menarik yang sangat memahami masyarakat khususnya kaum muda. Lihat saja di perkembangan teknologi komunikasi saat ini banyak pengguna smartphone canggih yang memilih berlangganan dengan provider terkenal ini. Apalagi bagi kaum muda yang sangat senang melakukan sosialisasi melalui media sosial mulai dari facebook, twitter, instagram, WhatsApp, BBM, line atau lainnya. Tidak hanya itu berbagai macam paket kuota internet M3 super murah baik untuk pengiriman pesan SMS atau telephone mereka tawarkan.

Dilihat dari banyaknya pengguna IM3 dapat disimpulkan kenapa mereka tetap bertahan sampai saat ini dengan alasan sebagai berikut:

  1. Jaringan stabil dan kencang.
Ini dilihat dari para pelanggan yang menggunakan smartphone jadi mereka lebih banyak mengkonsumsi internet dalam kegiatan mobilitasnya dari pada pulsa IM3. Pengguna mengungkapkan bahwa IM3 mempunyai jaringan internet yang sangat stabil dan juga cepat, jadi hampir tidak pernah ada kendala yang dialami saat menggunakannya. Dalam Indosat Ooredoo sendiri mampu menyajikan jaringan internet 4G secara lancar dalam sejumlah pilihan paketnya. Bisa Anda bandingkan penggunaan internet IM3 dengan operator lainnya baik dalam kecepatan, jaringan atau lainnya yang sering mengganggu dalam komunikasi. Hal itu dibuktikan dengan hasil uji coba yang mengatakan bahwa IM3 merupakan salah satu operator terbaik di Indonesia. Dari pihak Indosatpun menganggap hal itu sebagai acuan untuk terus meningkatkan jaringan hingga berbagai daerah Indonesia.

  1. Banyak promo atau bonusan.
Sebagai manusia pada umumnya tentu akan senang jika diberikan voucher menarik atau bonus sebagai penghargaan sebagai pelanggan setia. Indosat sendiri selalu memberikan promo menarik untuk pelanggannya antara lain:

·        Bonus telepon dan juga SMS sepuasnya tetapi hanya digunakan kepada sesama pengguna.
·         Bonus berupa streaming video atau musik tanpa ada batasan.
·         Bonus kuota banyak yang mempunyai harga murah dengan pilihan paketnya.

Dari beberapa promo menarik tersebut Anda sebagai pengguna dapat lebih hemat dalam menggunakannya. Apalagi tersedia dengan berbagai pilihan promo paketan dan juga harga yang menarik. Misalnya saja bulan-bulan tertentu, atau dalam rangka kegiatan tertentu membagikan beberapa bonusan.

  1. Banyak fitur menguntungkan.
Ada lagi alasan kenapa tetap bertahan dengan IM3 yaitu karena ada fitur baru yang menguntungkan untuk para pengguna namanya data rollover. Ini merupakan terobosan baru yang diberikan oleh pihak Indosat kepada para konsumennya untuk tetap memberikan haknya saat melakukan pembelian paketan. Jadi sistemnya begini Anda yang mempunyai sisa kuota dan akan mendaftarkan kembali untuk paketan yang sama, sisa kuota tersebut akan di akumulasikan dalam waktu satu tahun.


Itulah beberapa alasan yang menjadi dasar masyarakat tetap memilih IM3 sebagai provider yang dapat dipercaya dalam pemenuhan kebutuhan. Dalam kata lain dapat memberikan layanan baik pada pengguna pulsa IM3 ataupun paket internet IM3. Untuk lebih jelasnya mengenai hal-hal yang berkaitan dengan program atau promo IM3 bisa langsung mengunjungi situs Indosat secara resmi.
Posted in