31.8.16

Jamin Biaya Pendidikan Anak dengan Asuransi Pendidikan


Dari awal kelahiran Ais, aku menyadari pentingnya mempersiapkan dana pendidikan untuk sekolah Ais nanti. Awalnya aku rutin menabung di rekening terpisah untuk dana sekolah Ais nanti. Di tengah perjalanan, wawasanku mengenai produk perbankan semakin berkembang. Aku mulai melek dengan berbagai jenis asuransi dan investasi. Jadi, ada 3 jenis asuransi yang beredar di pasaran saat ini.

1. Asuransi murni
Asuransi murni disebut juga asuransi tradisional. Seluruh dana yang disetor digunakan untuk membayar premi. Bila tidak ada klaim maka dananya hangus. Kita membayar sejumlah uang untuk proteksi di asuransi murni.

2. Asuransi plus tabungan
Dalam asuransi plus tabungan, sejumlah dana yang dibayarkan akan dialokasikan untuk membayar premi asuransi dan tabungan. Kelebihan asuransi jenis ini adalah adanya dana yang tersisa di akhir kontrak polis, yaitu sejumlah tabungan itu sendiri. Tabungan yang diaimpan di asuransi jenis ini juga dijamin LPS. Namun, imbal balik hasil tabungannya memang tidak terlalu besar.

3. Asuransi plus investasi
Asuransi plus investasi menjadi produk asuransi primadona saat ini. Karena produk ini menggabungkan proteksi dan investasi sekaligus dalam satu wadah. Imbal balik hasil investasinya juga lebih baik dibanding tabungan. Produk asuransi berupa unit link juga termasuk dalam produk jenis ini.

Dari ketiga jenis asuransi tersebut, yang paling tepat untuk asuransi pendidikan adalah asuransi plus investasi. Karena dengan asuransi plus investasi, dana yang disetorkan dapat berkembang maksimal tanpa melupakan proteksi untuk kesiapan dana pendidikan saat anak besar nanti.

Kenapa Memilih Asuransi Pendidikan?

Mempersiapkan asuransi pendidikan mutlak diperlukan anak. Beberapa alasan perlunya asuransi pendidikan ini, antara lain:

1. Biaya pendidikan inflasinya cukup tinggi. Survei membuktikan bahwa inflasi pendidikan di Jakarta berkisar antara 7-15% per tahun. Sehingga sebagai orang tua kita harus mempersiapkan dana pendidikannya sedini mungkin.

2. Proteksi diperlukan untuk menjamin kepastian dana pendidikan anak saat kuliah nanti. Rezeki dan maut tidak ada yang tahu, disinilah perlunya variabel asuransi, untuk menjamin kepastian danan pendidikan anak nanti.


Asuransi Pendidikan: Asuransi + Investasi

Asuransi pendidikan adalah solusi untuk menjamin ketersediaan dana pendidikan untuk anak dengan imbal balik yang cukup. Kenapa bisa begitu? Karena asuransi pendidikan memadukan antara produk asuransi dan investasi. Pada produk asuransi pendidikan, akan dibayarkan sejumlah dana untuk premi asuransi dan sisanya dimaksimalkan untuk investasi. Dengan memilih asuransi pendidikan, maka kita akan mendapatkan dua manfaat sekaligus, yaitu proteksi dan investasi.

Iklim investasi di Indonesia saat ini cukup kondusif. Tercermin dari IHSG yang sudah menyentuh level lebih dari lima ribu. Apalagi saat ini kementrian keuangan dibawah komando Sri Mulyani. Boleh dibilang ini sentimen yang sangat positif untuk perekonomian Indonesia. Jadi, merupakan pilihan yang tepat untuk berinvestasi di pasar modal untuk mempersiapkan dana pendidikan anak.

Tips Lancar Berasuransi Pendidikan
Bang bing bung, tekadkan nabung buat pendidikan anak
Aku pribadi sudah mencari tahu berbagai produk tabungan pendidikan ini bahkan dari Ais masih di dalam kandungan. Awalnya aku hanya memisahkan rekening Ais untuk tabungan pendidikannya kelak. Namun seiring dengan pemahamanku akan produk perbankan, akhirnya aku memantapkan hati untuk membuka asuransi pendidikan untuk persiapan dan kepastian biaya pendidikan Ais nanti.
Produk asuransi pendidikan bermacam-macam. Walau pun bila menilik pada jenis-jenis asuransi, maka semua asuransi pendidikan adalah satu jenis, yaitu asuransi plus investasi. Sehingga sebagai orang tua kita harus jeli dalam memilih asuransi ini. Berikut beberapa tips memilih asuransi pendidikan untuk anak berdasarkan pengalaman pribadi.

1. Perhitungkan dana pendidikan anak kelak sehingga dapat ditentukan besarnya premi yang harus dibayarkan. Perhitungkan juga potongan premi untuk asuransi. Karena di satu sisi asuransi akan mengurangi dana investasi, walaupun di lain sisi asuransi memberikan proteksi.

2. Bayarlah premi tepat waktu. Untuk mencegah terlambat membayar premi, ada baiknya menggunakan auto debet dari rekening tabungan untuk membayar premi. Dengan demikian target dana pendidikan bisa terealisasi dengan tepat.

3. Asuransi pendidikan adalah program jangka panjang. Pertimbangkan dengan matang sebelum membuka asuransi pendidikan. Jangan sampai di tengah jalan membatalkan keikutsertaan. Karena dana kita sudah terpotong untuk asuransi, namun bila keikutsertaan dibatalkan maka proteksinya pun hilang. Rugi kan?

4. Asuransi pendidikan dengan intrumen investasi tidak dijamin LPS. Namun demikian, imbal baliknya lebih baik dibandingkan tabungan biasa. Dengan melihat kondisi perekonomian Indonesia yang semakin kondusif, maka ketiadaan jamiman LPS tidak perlu dikhawatirkan. Pastikan saja bahwa lembaga asuransi dan produk asuransi pendidikan yang diminati sudah terdaftar di OJK (otorisasi jasa keuangan).

Mempersiapkan Dana Sekolah untuk Ais
Memastikan dana pendidikan untuk cita-cita anak bukan perkara mudah
Menilik poin pertama. Maka kesiapan finansial orang tua sangat diperlukan. Sayang tidak semua orang tua memiliki kecukupan finansial untuk memenuhi target biaya pendidikan tersebut.
Contoh saja untuk simulasi biaya pendidikan Ais. Cita-citanya adalah menjadi pilot. Saat ini aku sudah mulai mensurvey biaya pendidikan untuk sekolah penerbangan untuk calon pilot. Ternyata untuk tahun 2016 biayanya sekitar 500 juta. Padahal Ais saat ini masih 5 tahun. Setidaknya 14 tahun lagi dia bisa masuk sekolah penerbangan. Dengan asumsi inflasi biaya pendidikan sebesar 10%, maka dana yang harus dipersiapkan adalah sejumlah 1,9 milyar! Sebuah angka yang fantastis dan cukup bikin deg-degan. Dari mana mempersiapkan dana sebanyak itu? Ya persiapkan dari sekarang dong. Untungnya aku sudah memulai investasi dari sekarang. Walaupun jumlahnya belum mencukupi target. Setidaknya sudah ada usaha. Mencari rezekinya harus lebih giat lagi.

Program Bekal Masa Depan Chil-Go!

Suatu hari saya dicolek Gisel si mama Gempi buat ikutan program Bekal Masa Depan Chil-Go! Total hadiahnya adalah asuransi pendidikan sampai 3 milyar rupiah! Wah saya langsung terpacu semangatnya untuk ikutan program ini. Soalnya lumayan banget buat nambah-nambah persiapan biaya untuk Ais masuk sekolah penerbangan nanti. Menurut saya, ikut lomba berhadiah seperti ini sekaligus menjadi salah satu ikhtiar menjemput rezeki. Menang kalah perkara lain.
Pamflet Bekal Masa Depan Chil-Go!
Program Bekal Masa Depan Chil-Go! ini bukan sembarang lomba berhadiah lho. Nggak sekedar banyak-banyakan mengirimkan botol bekas susu Chil-Go!, tetapi juga dinilai kreativitas dan usaha orang tua dalam meningkatkan salah satu dari 8 kecerdasan majemuk anak. Morinaga harus memastikan bahwa pemenang asuransi pendidikan ini nantinya adalah orang tua yang memang layak mendapatkan hadiah tersebut.

Berikut video detail mengenai program ini:

Periode program ini masih sampai Januari 2017 lho. Yuk ikutan! hanya dengan mengirimkan struk pembelian minimal 6 botol Morinaga Chil-Go! dan upload ide kreatif ke microsite www.BekalMasaDepan.com. Cara lebih jelas ada di postingan ini:

Bekal Masa Depan untuk Ais

Ayo bagi ide kreatif bunda dalam meningkatkan kecerdasan majemuk anak, dan dapat kesempatan memenangkan asuransi pendidikan senilai total 3 miliyar rupiah!

Referensi:
http://www.bekalmasadepan.com/articles/mempersiapkan-masa-depan-pendidikan-anak

Gambar:
https://pixabay.com
http://www.bekalmasadepan.com
Reaksi:

17 komentar:

  1. Sebagai orang tua memang harus pandai mengatur keuangan termasuk mempersiapkan biaya pendidikan anak, karena dari tahun ke tahun biaya pendidikan anak makin tinggi....

    BalasHapus
  2. Dan jangan lupa untuk tetep yakin berdoa sama Allah biar diatur rejeki nya buat anak2 kita amoen

    BalasHapus
  3. pendidikan sekarang ini memang mahal ya mba, utk itu kita harus mempersiapkan bekal masa depannya, salah satunya dgn dana pendidikan lewat asuransi

    BalasHapus
  4. Wah, ada alternatif selain menggunakan asuransi tidak ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alternatifnya bisa dengan emas, kayak Mas Ijonk, atau reksadana dan investasi di pasar modal lainnya. Intinya sih nabung.

      Hapus
  5. Saya masih siapin emas aja, karena taunya emas senilai sekarang masih sama lah sampe pas pendidikan anak, jd masih nabung mas aja deh...

    BalasHapus
  6. Setuju. Pentingnya mempersiapkan sejak dini. Terutama pedidikan dan kesehatan.

    BalasHapus
  7. Toss mbak.. Mikir dana pendidikan anak... Makin hari makin mahal euy

    BalasHapus
  8. Setuju
    Mempersiapkan masa depan anak sejak dini memang harus dilakukan
    Baru tau klo chil go ada program begini. Semoga menang ya mama Ais

    BalasHapus
  9. pendidikan sekarang memang lumayan ya biayanya. ortu musti pintar2 mengelolah keuangan demi masa depan pendidikan anak

    BalasHapus
  10. @Mb Veti, Mb Arni, Manda, Mb Witri, Mb Santi, dan Mbak Sri. Ini udah kegalauan umum emak2 ya? Huhuhu.. Tapi seperti yabg Om Cumi bilang. Banyakin doa, dan yakin kalau Allah mampukan. Aamiin.

    BalasHapus
  11. Pendidikan jaman skrng biayanya luar biasa, moso SPP anak SD dah sama kyk kuliah pasca sarjana di univ negeri. Kudu dipikirin bangte ya mbak huhuhu TFS

    BalasHapus
  12. Dengan inflasi sebesar 7%-15% per tahun, saya belum nemu perusahaan asuransi yang bisa kasih ilustrasi return investasinya sebesar itu Mbak Diba. Huehehe. Pernah banding-bandingkan hitungan antara beli asuransi pendidikan atau melakukan manual terpisah, lebih untuk kalau ambil terpisah asuransi jiwa dengan investasi langsung di reksadana atau di pasar saham. :D Apalagi pernah hitung dari biaya sekolah swasta terkenal dari beberapa tahun, inflasi ril di dana pendidikan bisa mencapa 20%! Hihihihi.

    Kudu bijak memang ya kalau mau menyiapkan biaya pendidikan. :D

    BalasHapus
  13. siapin juga mental emaknya liat anaknya terbang kesana sini tiap hari hahaa..

    BalasHapus
  14. pendidikan sekarang emang agak mahal ya kka

    BalasHapus
  15. Mempersiapkan dana pendidikan anak sejak dini emang kerasa banget ringannya, pas anak mau sekolah biaya pun sudah siap

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...