5.4.15

Sharing Session Sekolah di Luar Negeri dan Tips Publikasi Internasional bersama Rachma Wikandari, STP, M. Biotech, PhD

Hari ini Ayun, sahabatku S2 mengadakan gathering bersama teman-temannya sesama penerima beasiswa LPDP. Nah, buat acara gathering kali ini mengambil tema diskusi tentang bagaimana kuliah di luar negeri dan menembus publikasi internasional. Biar mantap dan meyakinkan, Ayun lalu menggandeng Wikan, sahabatku semasa S1 buat jadi pembicaranya. Wikan ini keren banget lo. Di usia 28 tahun kemarin sudah bergelar PhD  alias doktor lo. Keren kan?(siapa dulu sahabatnya*narsis ga penting, lupakan!). Nah, karena peserta diskusi rata-rata mahasiswa S2 yang berencana melanjutkan S3, jadi materi yang dibawakan Wikan so pasti ngena banget buat mereka.

Gimana sih sekolah di Luar Negeri?
Di awal acara, Wikan menceritakan tentang pengalamannya menuntut ilmu di Swedia. Dia fokus membahas kehidupan di Swedia ya, karena dari pengalamannya S2 dan S3 di sana. Menurutnya kultur di Swedia itu kondusif buat belajar. Penduduk Swedia cukup ramah dan welcome (mirip Jogja tercinta kali ya). Bahasa Inggris lumayan banyak dikuasai walaupun bukan bahasa ibu, dan diskriminasi (atau intimidasi) yang kadang diterima pelajar yang berkerudung sangat jarang dialami pelajar di Swedia. Orang Swedia itu rendah hati, nyaris nggak ada yang tahu mungkin kalau Volvo atau Sony Ericcson berasal dari sini. Swedia padahal juga sebagai Rumah Nobel lo. Yang seru, Universitas di Swedia itu sudah seperti rumah sakit. Jadi, kalau ada masalah limbah pabrik misalnya, masyarakat dan pabrik akan datang ke universitas buat cari solusinya (jadi keinget kasus Nata di Indonesia, hehe).

Perkuliahan di Swedia seperti apa?
Oke sekarang bahas tentang perkuliahan ya. Untuk perkuliahan S3 di Swedia, publikasi tulisan minimal 4 publikasi. Jumlah makul per semester 2-3 makul, dengan satu makul bisa 7.5 sks. Ujian bisa makan waktu 4-5 jam. Pengawas ujiannya helpful sekali. Wikan pernah kehabisan baterai kalkulator dan dibantu oleh pengawas ujian. Nah, untuk ujian disertasi pengujinya bisa dari eksternal. Harus cari penguji yang paling expert di bidangnya. Penguji bisa dari mana saja di seluruh dunia.
Untuk topik penelitian, negara-negara Eropa umumnya hanya menentukan tema besar penelitian. Mahasiswa bebas bereksplorasi dengab variabel penelitiannya.

Tips Wikan untuk Sekolah di Luar Negeri
1. Pastikan topik yang disukai dan search ahlinya. Tentukan, mau cari Universitas yang bonafit atau supervisor yang paling keren. Saran Wikan sih, universitas bonafit itu penting banget, karena prasarananya lebih komplit. Kalau bisa lihat team worknya.  Kalau team worknya keren dan banyak publikasi, peluang kita bisa ikutan keren dan banyak publikasi lebih besar.
2. Fokus penelitian secepat mungkin. Jangan kelamaan penyesuaian diri! Secepat mungkin harus fokus ke penelitian. Nggak mau sekolah lama-lama kan?
3. Jalin kedekatan dengan supervisor. Pakai bahasa hati. Niatkan membantu dan sinergi dengan supervisor. Hubungan yang baik tentu akan memuluskan studi kita.
Part2: Gimana sih tembus publikasi Internasional?
Publikasi itu 90% ditolak! Jadi kalau ditolak itu wajarrr..
Dalam mengirimkan publikasi, perhatikan impact factor dari tulisan kita. Impact factor menentukan kualitas. Kebaruan kompleks, nggak hanya satu faktor, itu kemungkinan masuk jurnal dengan impact factor tinggi lebih besar. Kayak science direct or elsivier itu bisa macam-macam, nggak semua impact factornya sama. Tergantung jurnalnya. Tergantung tulisan kita.
Gimana sih cari inspirasi penelitian?
Cari inspirasi itu dari review, dari situ kita akan ketemu celah topik yang bisa kita lakukan. Kalau hanya membaca jurnal dikhawatirkan apa yang mau kita teliti sebenarnya sudah dilakukan orang lain.
Wikan cerita, sebagian jurnalnya penelitiannya dilakukan di Indonesia. Jadi, buat yang bersekolah di dalam negeri jangan berkecil hati, karena kemungkinan untuk publikasi internasional masih terbuka lebar.

Semangat!!!!


Reaksi:

2 komentar:

  1. bismillah, smoga dengan baca ini niat buat kuliah lg makin mantebhhh...

    makasih mak dibaay reviewnya :*

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...