10.12.13

Pede Aja

Faris lagi seneng meong alias kucing. Tiba-tiba keidean bikin cerita dongeng ini:

Faris mempunyai tiga ekor kucing, namanya Miko, Mika, dan Miku. Miko adalah kucing jantan berwarna hitam nan mengkilat. Sangat tampan dan berwibawa. Sedangkan Mika berwarna putih, berbulu lebat dan sangat cantik. Lalu Miku adalah peliharaan Faris yang terakhir. Miku adalah kucing kampung biasa. Bulunya belang tiga. Sebenarnya Miku cukup cantik, apalagi Nabi Muhammad SAW sangat menyukai kucing belang tiga, tapi Miku selalu minder dengan Miko dan Mika. Miku merasa kalah cantik dengan Mika dan kalah rupawan dibanding Miko.

Faris selalu sayang ketiga kucingnya. Tapi setiap kali Miko dan Mika berlomba-lomba merebut perhatian Faris, justru Miku malah menjauh. Hal ini membuat Faris khawatir, jangan-jangan Miku sakit. Akhirnya Faris lebih memperhatikan Miku dibanding Miko dan Mika.

Miko dan Mika menjadi sebal dengan Miku. Mereka sepakat untuk mendiamkan Miku. Semakin merasa sedihlah Miku. Miku lalu pergi keluar rumah. Miku ingin menyendiri.

Saat sedang menyendiri, Miku mendapat gangguan dari Miko dan Mika yang tengah asyik bermain. Suara tawa mereka semakin menambah sebal Miku. Lalu tiba-tiba terdengan teriakan Mika.

Mika terjatuh! Rupanya Mika terpeleset rumput yang licin dan terjatuh  ke dalam selokan. Mika kebingungan untuk naik, karena selokannya cukup dalam. Miko yang ada di bibir selokan terlihat tidak kalah bingung. Dua kucing rumahan ini sama sekali tidak terlatih untuk melompat tinggi.

Melihat dua temannya sedang kebingungan, Miku menjadi tidak tega. Akhirnya Miku melompat ke dalam selokan, dan merelakan tubuhnya menjadi pijakan Mika. Dengan berpijak pada Miku, Mika berhasil melompat ke bibir selokan. Setelah itu Miku yang sebenarnya kucing liar tentu bisa dengan mudah melompat ke bibir selokan. Mika dan Miko berterima kasih pada Miku. Mereka minta maaf telah mendiamkan Miku.

"Kamu itu baik dan tidak pendendam. Pantas saja Faris sayang sama kamu." Ujar Miko.
"Iya. Kamulah yang paling cantik diantara kita!" Seru Mika.

Lihatlah... Betapa kecantikan dari dalam akan terpancar keluar. Miku tidak segan membantu Mika walaupun Mika sudah menyakiti hatinya. Buahnya pun ia menjadi lebih disayang Faris, tuannya.
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...