17.12.15

Pentas Drum Band Perdana Ais

drum band TK
Gladi Resik Pentas Drum Band

Melihat anak tumbuh dengan bahagia dan berprestasi adalah harapan setiap orang tua. Seperti halnya perasaanku menunggu pentas drum band Ais sore nanti.

Dalam rangka mengisi acara di Sekaten, TK Pasiraman Jetisharjo, tempat Ais sekolah, memutuskan anak-anaknya untuk menampilkan drum band. Seperti yang pernah disinggung di postingan sebelumnya, sekolah Ais setiap Selasa latihan drum band. Dan, untuk kegiatan drum band ini memang sekolah mendatangkan pelatih khusus drum band anak-anak, Mas Okta namanya. Pelatih drum bandnya Ais ini dulu juga pelatih drum band TKnya Om Ikbal loh.

Pagi ini, anak-anak melakukan gladi resik sebelum pementasan. Alhamdulillah sudah oke utuk lagu 'Suwe Ora Jamu'. Tinggal lagu kedua yang masih kurang siap. Tapi di latihan ini udah kece banget lah menurutku. Anak-anaknya pada manut sama Mas Okta. Citra sebagai yang pegang melodi juga bermain tenang dan bagus. Cuma, Ais kok kayaknya ngantuk ya itu? Haha




Acara pentas sore ini benar-benar all out. Sekolah menyediakan kostum segala(tapi kalau ini orang tua membayar sendiri biaya sewanya). Ternyata sekolah lain juga gak kalah all outnya. Aku sejujurnya takjub dengan kemampuan anak-anak yang masih TK ini. Keberanian mereka tampil di depan umum patut diacungi jempol dong ya.

drum band TK
Sebelum pentas main-main dulu
Nah, sebagai orang tua yang eksis (plus request dari utinya), jadi pentas perdana Ais ini harus direkam. Tapi malang, tepat menjelang pentasnya Ais, tiba-tiba hujan deras mengguyur. Aku nggak bawa payung, gimana bisa merekam pentasnya? Tapi nggak kehabisan akal dong ya. Beruntung ada ibu yang baik, dia berkenan aku tebengi payungnya, sekedar biar kameraku nggak basah aja.

Ini nih video yang aku rekam secara all out. Perlu diketahui, pentas ini lumayan horor karena petir besar menyambar sampai dua kali. Mental anak-anak (termasuk Ais) cukup bagus. Walau dia bilang takut sama petirnya, tapi dia tetap enjoy memainkan instrumen musiknya. 


Di video terlihat ada seorang anak yang menangis. Memang keberanian tampil itu nggak dimiliki setiap anak. Demam panggung itu hal wajar buat anak-anak, justru aku yang kagum sama anak-anak lain(termasuk Ais) yang sangat menikmati penampilannya. Aku juga malu sama Citra, yang pegang melodi, lah aku aja nggak bisa pakai alat musik itu. Hehe.

Selasai pentas kita langsung pulang ke rumah. Habisnya aku sama Om Ikbal udah basah kuyup kehujanan tadi. Ini nih gaya Ais dengan baju pentasnya. Pas diminta mengembalikan baju, Ais ngotot nggak mau lepas, udah keenakan pakai bagus kayaknya. Untung begitu dibujuk Mas Okta kalau besok Ais main drumband lagi, baru deh Ais mau melepaskan baju plus sepatu kecenya itu.

Teruslah berkarya Nak. Terima kasih sekolah sudah memfasilitasi minat dan bakat anakku. Alhamdulillah.

Simak keseruan dan pengalaman seputar parenting EDibaFREE Family di label Parenting

Ais dan 'kembarannya'. Perasaan mirip ni anak berdua, hehe
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...