25.8.14

Pantai Mutun yang Mepererat Silaturahmi Kami

Perkebunan tebu di pelosok Lampung telah menjadi tempat peraduan kami lima tahun ini. Bekerja di 'remote area' membuat kebersamaan dengan penduduk menjadi dekat dan erat. Seluruh penghuni perumahan di perkebunan adalah karyawan dan keluarganya. Dan saat yang paling dinanti-nantikan oleh kami semua adalah saat tutup giling, alias berhenti berproduksinya pabrik gula selama 6 bulan. Yang kami nantikan tentu saja bonus tahunan yang dikalkulasikan dan dibagikan setelah tutup giling. Selain bonusan, ada lagi satu hal yang selalu dinanti-nantikan:
Rekreasi Keluarga!
Hmm... Tak ada yang lebih menyenangkan dibanding rekreasi bersama keluarga besar teman-teman kerja suami. Selain untuk hiburan, rekreasi ini bisa menjadi sarana silaturahmi antar karyawan dan keluarganya.
Acara tutup giling 2014 lalu, divisi suami mengadakan acara rekreasi bersama ke Pantai Mutun. Buat yang tinggal di Lampung, pasti familiar dengan Pantai Mutun. Lampung terkenal dengan wisata baharinya, dan Pantai Mutun adalah salah satu tujuan wisata bahari yang cukup ramai. Akses jalannya yang mudah membuat pantai ini sering dimanfaatkan untuk rekreasi keluarga besar seperti ini. Pantai di Lampung sebenarnya ada banyak. Tetapi yang jalanannya 'friendly' buat bus besar, ya cuma Pantai Mutun dan Pasir Putih. Dari segi fasilitas dan keindahan pantai, Pantai Mutun lebih baik daripada Pantai Pasir Putih.
Perjalanan kami menuju pantai memakan waktu sekitar 4 jam. Tiga jam menuju Bandar Lampung dan satu jam menuju lokasi pantai. Untuk wisata kali ini, kami bersepakat untuk menginap. Hal ini dikarenakan akan banyak acara, dan total waktu perjalanan sekitar 8 jam, tentu sehari tidak cukup untuk melakukan semua rangkaian acara.
Kami berangkat sore hari sepulang kerja. Sampai di pantai sudah larut malam. Kedatangan molor 2 jam disebabkan bus sempat perlu ganti ban di tengah jalan, padahal ban serep sudah digunakan, sehingga sopir dan kenek bus saat itu pontang-panting mencari ban pengganti. Ban pengganti baru dibawakan oleh team Workshop 2 jam kemudian. Yeah, akhirnya malam itu acara bebas. Panitia memutuskan rangkaian acara akan dilaksanakan besok seharian.

Morning! Pagi menjelang. Matahari mulai bersinar, pertanda hari akan cerah. Seluruh peserta perlu di warming up dengan olahraga pagi: Jogging dan senam pagi!
Joging dan senam pagi semakin seru dengan iringan lagu dangdut koplo. Dangdut koplo merupakan hiburan andalan keluarga besar kami. Irama musik yang menghentak riang serta gerakan tari yang sederhana membuat musik ini digemari semua kalangan.
Hari mulai memanas. Acara dilanjutkan dengan bakar ikan. Kita khusus membawa sendiri ikan yang akan dibakar. Aroma ikannya, hmm... Luar biasa menggoda.

Acara piknik seperti ini, tentu selain menu makanan yang lezat, seperti ikan bakar ini, kita perlu minuman yang menyegarkan. Suasana siang yang cukup panas, ditambah dengan menu makanan kaya bumbu, tentu kita beresiko untuk terkena panas dalam. Untung ada Liang Teh Cap Panda.
Liang Teh Cap Panda adalah minuman kaleng dengan ekstrak cincau hitam dan herbal lain yang berkhasiat mengatasi dan mengobati panas dalam. Cocok sekali diminum saat acara liburan seperti ini, apalagi dengan acara di bawah sinar matahari begini. Lebih rentan terkena panas dalam.
Varian Liang Teh cap Panda. Gambar dari fp Liang Teh Panda

Acara kemudian dilanjutkan dengan menyebrangi lautan menuju pulau di seberang Pantai Mutun.
Menyebrang Pulau!!!!
Keramba Apung di Tengah Laut
Laut Mutun nan Biru...

Di pulau ini keluarga besar kami melakukan banyak games. Tapi games yang paling menarik, lagi-lagi adalah games yang berbau dangdut koplo, yaitu games menyanyi dan berjoget.

Hari semakin sore. Rombongan pun mulai berkemas. Kita harus kembali ke peraduan. Alhamdulillah perjalanan pulang berjalan lancar dan tidak pecah ban seperti saat berangkat.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Contest
 "Travelogue Wisata Pantai di Indonesia" 
yang diselenggarakan oleh Liang Teh Cap Panda


Reaksi:

10 komentar:

  1. Pantainya bagus mak..joget dangdut koplonya juga asoy baget tuh..hehe..goodluck ya mak:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya...kalo dah joget seru banget bapak2 ini..kadang ibu2nya juga ikutan..hehehe

      Hapus
  2. Pantai Mutun sebelah mananya pantai Pasir Putih mbak? Pemandangannya indah ya... Kalau ke pantai Pasir Putih aku pernah berkunjung ke sana..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih ke arah bakauheni Mb... Sebenarnya masih satu garis pantai itu mb..

      Hapus
  3. Aku belum pernah ke Lampung Mak.... pengen liat lumba-lumba berenang deket Krakatau katanya. Keren Mak, sukses ya kontesnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo mau lihat lumba2 tuh di Teluk Kiluan...Tapi akses jalan kesana msih susyah...aku juga belum kesana

      Hapus
  4. bagus...

    mampir juga kemari gan..
    http://gubugkecilsangentung.blogspot.com/2014/08/17-agustusan-di-pantai-klayar-banyu.html

    BalasHapus
  5. Wah, semangat sekali si bapak berjoget :P

    BalasHapus
  6. sukak sunsetnya...sexy bangettt

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...