6.12.13

Jangan Meremehkan Orang Lain

Bing adalah mobil minibus yang lincah dan sangat rupawan. Bing disenangi banyak keluarga karena bisa memuat banyak orang dan barang. Saat lebaran dan liburan, Bing laku keras bak kacang goreng.
Suatu hari Bing melakukan perjalanan di daerah perkebunan yang masih tanah merah. Saat itu jalan tanah kering. Bing melewati sebuah traktor yang besar dan lambat. Bing sebal dengan traktor ini.
"Aduh. Lambat sekali sih traktor ini." Ujar Bing.
Saat itu Bing bisa menyalip traktor dengan mudah. Bing agak sombong menyalip traktor, mentang-mentang dia lebih kecil dan tangkas.
Namun keesokan harinya, saat Bing akan keluar daerah perkebunan, hujan turun dengan sangat deras. Jalanan menjadi sangat licin dan tiba-tiba roda Bing kepater dan tidak bisa digerakkan. Bing kebingungan. Saat itu sudah malam, tidak ada siapa-siapa. Bing terus menggerak-gerakkan ban, namun hasilnya nihil.
Bing menunggu terpaku di tengah deras hujan.
Setengah jam
Satu jam
Dua jam
Tiba-tiba terdengar raungan mesin traktor dari arah belakang. Kemudian traktor bertanya,
"Hei ngapain kamu malam-malam disini?"
"Aku kepater nih, bisakah kamu menolongku?"
"Oh, baiklah, pasanglah tali ke drawbarku." Jawab traktor.
Berkat bantuan traktor yang beroda besar, Bing bisa terlepas dari jalanan berlumpur.
"Terima kasih traktor!" Seru Bing.
"Iya, sama-sama, hati-hati ya." Jawab traktor.
Traktor berlalu dengan sangat lambat. Jalannya sekonyong-konyong karena rodanya yang besar dan berat. Bing lalu teringat kalau kemarin sudah mencemooh traktor. Ternyata, traktor sangat berguna di jalanan berlumpur seperti ini.

Maka, janganlah kita meremehkan orang lain, karena setiap ciptaan Allah itu ada kelebihannya dan sangat mungkin kita memerlukan bantuannya.
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...