4.11.13

My Dream

Mimpi?apakah mimpiku?mimpiku ialah target hidupku.. aku ga mau bermimpi muluk muluk. Target hidupku cuma satu, bermanfaat buat orang lain. As simple as that, tapi menjalankannya tentu ga sesimpel itu.

Aku terbiasa hidup gampang. Jadi, untuk sedikit berjuang saja aku ga terbiasa. Seperti menulis dan membaca, aslinya aku males. Namun suatu ketika aku tertampar saat membaca buku parenting Ayah Edy yang berjudul 100 ..., intinya dari semua kasus yang dipaparkan adalah, kamu mau anakmu jadi seperti apa, ya kamu harus seperti itu dulu. Anak itu nurut dengan contoh, bukan omongan. Jleb. Aku mau dong Faris nanti pinter, senang membaca, berguna bagi nusa dan bangsa, taelah... Nah, tentu saja aku harus mulai dari diriku dulu, masih belum terlambat memperbaiki diri, mumpung Faris masih bayi waktu itu. Nah Alhamdulillah, seiring waktu, dengan satu niat untuk menjadi ibu yang baik, terbuka kesempatan untuk belajar dari blog seorang Jamil Azzaini dan kemudian meneladani banyak filosofinya, salah satunya hidup itu harus mendahulukan yang wajib. Artinya porsi waktu untuk belajar, bekerja, dan beribadah ditambah. Walhasil waktuku untuk nonton film drama ataupun browsing ga jelas aku kurangi. Aku fokus buat kerja, kalo kerjaan dah beres aku browsing blog blog orang hebat. Filosofi 4 on juga aku pegang teguh, yaitu: vision, action, passion, dan collaboration. Aku tiba tiba menemukan diriku seperti haus ilmu parenting dan pendidikan anak usia dini, yang jelas passion terbesarku saat ini adalah belajar menjadi pendidik yang terbaik untuk anakku. Dan ternyata hasil belajarku tentang ilmu parenting yang masih sedikit ini ga ada salahnya buat kubagikan, mengutip kata kata om Bob Sadino, ilmu itu seperti sedekah, semakin banyak kamu memberi, semakin banyak kamu mendapatkan. Dan itu yang sekarang terjadi padaku. Berawal dari niat untuk berbagi sedikit ilmu (dan banyak pengalaman alias curhat,hehe), Alhamdulillah blog lamaku aku isi lagi, dan ternyata dari menulis dan blog walking(baca baca blog), banyak yang bisa aku dapatkan, terasa banget kalo menulis bikin awet muda. Dengan menulis kita bisa menumpahkan uneg uneg dan buah pikir kita, sehingga ga perlu terlalu lama mengendap di otak. Dengan menulis kita jadi punya banyak teman, bahkan bisa berteman dengan teman dari berbagai negara(ini juga baru teman yang bekerja atau sekolah di luar negeri, tapi banyak pengalaman "wah" dari mereka). Subhanallah, aku seperti mendapat rezeki bisa punya banyak teman yang hampir seluruhnya berpikiran positif, sehingga keinginan belajar dan berbagi ilmuku semakin membara. Ga pernah padam, karena selalu ada mereka yang menyuntikkan semangat kepadaku. Subhanallah, jalan meraih mimpi untuk menjadi pribadi yang bermanfaat masih panjang, aku masih meyimpan keinginan menjadi bagian aktif dari ibu profesional yang dikomandani Ibu Septi Peni, penemu jarimatika. Aku ingin berpartisipasi aktif disana dan menukseskan gerakan bangga menjadi ibu rumah tangga. Insya Allah bila saatnya tiba, aku pasti akan mencapai mimpi itu. Aamiin.

Tulisan ini dibuat dalam rangka memenuhi Challange dari temen teman alumni TP UGM 2004
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...