8.4.17

Review Buku dan Giveaway: Rahasia Pola Pendidikan Anak Hebat


Waktu membaca judul buku ini, langsung penasaran pengen baca isinya. Andaikan setiap orang tua bisa menerapkan pola pendidikan ini, pasti Indonesia jadi negara yang maju deh. Bahkan, pada kata pengantar yang disampaikan Sungkono Sanusi SE . M.Si, buku ini pegangan wajib setiap orang tua dan guru.

Secara umum, buku ini menjabarkan pola yang sesuai tuntunan Al Quran dan sunah rasul. Walaupun di beberapa bagian dicantumkan ayat-ayat Al Quran, bukan berarti buku ini eksklusif untuk orang muslim saja, karena prinsip dari pola pendidikan ini bisa diterapkan oleh kalangan mana pun.

Terdiri dari 6 bab yang menjabarkan tentang anak hebat dan bagaimana pola pendidikan anak hebat. Dalam buku ini dijabarkan bahwa anak hebat adalah anak yang bertanggung jawab pada dirinya sendiri. Artinya dia mampu hidup mandiri sesuai milestone usianya. Misalnya, saat anak usia SD dia sudah tidak lagi disuapi atau dimandikan. Kemudian seiring bertambahnya usia, kemandiriannya bertambah, dan bahkan mulai membantu meringankan beban orang tua. Sebaliknya, anak bermasalah adalah anak manja yang selalu merepotkan orang disekitarnya. Parahnya, anak model begini sering mencari kambing hitam atas kesalahannya.

Dalam buku ini diilustrasikan beberapa contoh anak bermasalah yang tumbuh menjadi orang bermasalah-karena usianya sekitar 30 tahunan. Orang bermasalah ini memiliki tingkat kedewasaan di bawah usianya. Saat usia 30 tahun seharusnya orang mulai memikirkan tentang pasangan hidup dan membina keluarga, maka orang bermasalah biasanya belum serius memikirkan hal ini. Bahkan orang lain pun malas mendekati orang bermasalah ini. Aku sendiri ikut emosi baca kisah nyata tentang orang bermasalah ini. Kok ada ya orang kayak gitu?

Yang bikin buku ini menarik adalah banyak gambar animasinya, plus di bab 5 ada contoh kasus nyata anak yang bermasalah menjadi anak hebat. Ada kisah anak autis yang sukses bersekolah di sekolah normal plus menjadi pengajar Bahasa Inggris bagi anak normal. Ada kisah anak dengan kedewasaan melebihi anak seusianya dan dianggap dewasa sebelum waktunya, hingga akhirnya melewati masa kanak-kanaknya dengan normal. Atau kisah anak bungsu yang kolokan, lalu bertransformasi menjadi anak yang selalu bekerja keras dan memiliki karier bagus di usia yang masih sangat belia. Semua anak-anak ini sukses ditangani dengan Pola Pendidikan Anak Hebat.
Ilustrasi menarik pada buku

Ternyata, semakin muda umur anak, penanganan masalahnya lebih besar potensi berhasilnya. Jadi, beruntunglah aku menemukan buku ini saat Ais masih TK begini. Alhamdulillah pola pendidikan untuk Ais selama ini sudah sesuai dengan pola pendidikan anak hebat di buku ini. Nggak persis seperti yang di buku sih, tapi sejatinya memang sesuai dengan Al Quran dan Hadist sih. Berikan reward dan punishment pada setiap prestasi dan pelanggaran, ajarkan konsekuensi dari setiap perbuatan, beri contoh nyata kepada anak supaya peka terhadap lingkungan, dan ajarkan menabung untuk mendapatkan keinginannya. Yang terpenting dari itu semua adalah, ajarkan tentang ketauhidan sang pencipta. Sebab, orang tua tidak mungkin akan selalu membantu anaknya, tetapi Allah pasti akan selalu membantu umatnya. *psst ini ga persis sama isi buku loh ya, aku hanya menyarikan saja, kira-kiranya sih begitu *lol

Penasaran sama buku ini? Kebetulan aku punya dua buku "Rahasia Pola Pendidikan Anak Hebat" yang siap dibagikan buat komentator yang beruntung.
Syaratnya gampang banget kok. Ini nih syarat gampangnya:
  1. Wajib like FanPage X Kanopi Media, Sekolah Kepribadian Tata Krama, dan Ardiba Sefrienda. Follow Twitter @ardibarsdan IG @ardibars 
  2. Share link postingan Giveaway Buku Parenting Rahasia Pola Pendidikan Anak Hebat ini dengan mention @ardibars (untuk IG atau Twitter), atau tag Ardiba Sefrienda (untuk Facebook). Beri hastag #AnakHebat, dan mention/ tag minimal tiga orang temanmu.
  3. Jawab pertanyaan ini di kolom komentar: “Menurutmu, siapa sih contoh anak/orang hebat di sekitarmu? Kira-kira, kenapa dia bisa hebat seperti itu?”
    Tulis jawaban pertanyaan di kolom komentar dengan format sebagai berikut:

    Nama:
    Akun sosmed(FB, Twitter, Instagram, atau ketiganya, mana yang paling aktif aja):
    Jawaban:

Giveaway ini berlangsung dari tanggal 8 hingga 18 April 2017. Pengumuman pemenang giveaway tanggal 19 April 2017. Waktunya nggak lama, ayo buruan ikutan...
Reaksi:

13 komentar:

  1. Bukunya menarik ya mbak. Aku belum baca nih. Kemarin lihat suami khusyuk baca jd bikin penasaran

    Nama : Ani Ivon
    Sosmed : @galeriivonie @ivoniezahra
    Jawaban : contoh orang hebat di sekitar adalah orang tua. Kenapa ? Karena madrasah pertama bagi anak2nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siip..makasih udah partisipasi Mb Ivone..

      Hapus
  2. Mau donk bukunya ��

    Nama : Diane Suryaman
    Instagram : @dianesayank Twitter @luvnareskinar
    Jawaban : Alhamdulillah saya dikelilingi banyak sekali orang hebat dengan berbagai latar belakang. Ada tetangga saya yang sukses menyekolahkan anaknya hingga tingkat pendidikan tinggi meskipun pekerjaannya berjualan bakso dan tukang becak. Banyak teman-teman saya juga yang hebat dan telah menginspirasi saya untuk bisa mencontohnya. Saya juga berteman dengan teman2 adik saya..salah satunya yang hebat menurut saya sih seorang perempuan jualan buku. Buka lapak lesehan di pasar minggu setiap hari Minggu pagi. Selain itu dia juga bekerja di perpustakaan sebuah perguruan tinggi swasta di Sumenep.Hebat menurut saya karena sangat konsisten dengan buku �� sampai menjual buku pun menjadi bisnisnya padahal minat baca warga Sumenep masih relatif rendah..Tapi dengan konsistensinya..lapak bukunya semakin hari semakin ramai. Semoga diikuti dengan semakin tingginya minat baca warga Sumenep.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Subhanallah. Keren Mbak. In sya Allah ketuleran meren kalo bergaul sama orang pinter. Makasih udah partisipasi di GA ini.

      Hapus
  3. Reward n punishment
    Saya juga menerapkan mb, tp buat punishment kurang konsisten. Jadi masalah yang sama muncul lagi.

    Pengen deh punya bukunya biar bisa konsist nerapin punishment ga cuma reward aja.


    Nama:
    FB : diah indri
    Twitter & Instagram : @diah-syauqiya

    Jawaban:
    Contoh orang hebat di sekitar saya untuk anak saya adalah kedua orang tuanya dan yang terhebat adalah ayahnya.

    Karena ayahnya (suami saya) adalah orang yang sabar dan gigih berjuang dalam hidup.
    Beliau besar dengan kisah hidup yang serba terbatas namun memiliki capaian prestasi yang membanggakan.
    Sabar menemani saya yang cerewet dan anak yang selalu mau ini itu sementara beliau sendiri sangat bersahaja dalam kehidupan meski bisa dibilang jauh dari kekinian. Memenuhi segala keinginan anak istrinya tanpa keluhan yang berarti.

    Keberaniannya merantau, kecerdasan kemandirian dan menyayangi keluarga semoga dapat dicontoh anak saya. Aamiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Alhamdulillah Mb Diah pasti hebat juga dikelilingi orang hebat. Oh ya, punishment untuk anak kdg gak dari kita. Membiarkan anak mendapat konsekuensi dari nggak bikin PR, misal, itu jg wujud punishment juga. Makasih udah ikutan GA ini.

      Hapus
    2. Benar jg ya mb klo g bikin pe er yg hukum bu gurunya

      Mbak terima kasih bukunya
      Jazakillah khair mbak😊

      Hapus
  4. Wah menarik. Aq udah baca dong:)

    BalasHapus
  5. Semoga anak2 kita tumbuh jadi anak hebat dan membanggakan semua ya mbak aamiin

    BalasHapus
  6. Barakallahufikum mb, Faris punya ibu hebat macam mbak diba. Semoga Faris jadi anak yang solih dan cerdas seperti sahabat Salman Al Farisi, dijuluki demikian karena ide cemerlangnya dalam perang khandak.

    Sejatinya setiap wanita dilahirkan untuk berperan jadi ibu entah dia bersuami atau tidak, entah dia melahirkan atau tidak, ngeles, eh serius dink, meskipun belum secara de jure saya blm jadi ibu, sy suka belajar parenting. So jadi tertarik u/ baca buku yang embak review. Tapi....kalau ada yang jauh lebih butuh dan bakalan bermanfaat untuk beliau, lebih baik untuk beliau saja (PD sok2an aku yang bakalan dapat ��)

    Bagian buku yang menarik berdasar review embak karena "tampilannya menarik", jarang banget baca buku parenting yang ada gambar lucu-lucunya (yang saya baca sih buku teks book model syaik suwaid, ust faudzil adhim, irawati istadi, sama bukunya bunda ely risman)

    Yang kedua dan yang urgent, menurut saya alur berfikirnya jelas karena pendidikan yang mengedepankan penanaman akidah dan penerapan tauhid sbg dasar pijakannya. Saya fikir "okey deh ni buku".

    Saya ga punya IG dan twitter jadi langsung ke jawaban soal aja ya (udah banyak cakap macam kak rose aje nih). Jawabannya adalah " ibu saya". Ibu saya itu mirip oshin. ujian demi ujian menempa beliau menjadi pribadi yang luar biasa. Janda muda (dulu) dengan 6 orang anak yang masih kecil, membuatnya harus berperan ganda menjadi ibu juga sosok ayah. Lewat wasilah beliau lah, ayah saya menjadi sosok yang luar biasa di mata kami. InsyaAllah satu saat saya ingin buat novel tentang beliau. Semoga surga untuk ayah dan ibu saya kelak.

    Yang kedua adalah "Fajar", anak penderita CP yang hafidz quran dan punya semangat belajar yang tinggi. MasyaAllah. Orang tuanya luar biasa hebat pastinya.

    Iyap demikian mbak, terimakasih sudah diperkenankan ikut hore hore di blok mbak diba.

    Salam hangat
    Muzta etos

    BalasHapus
    Balasan
    1. Panjang dan berbobot jawabannya. Makasih ya Muz..

      Hapus
  7. Buku nya keren. Udah lama nggak baca buku parenting huhuhu. Jadi inget buku yang masih teronggok belum tersentuh.

    BalasHapus
  8. Menurut saya sih kesuksesan anak itu adalah yang paling penting dari pendidikan keluarga terutama ibu. Banyak kok orang sukses dididik oleh ibunya contohnya Thomas Alva Edison. Sekolah hanya sekunder

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...