10.6.16

Susu Kambing Etawa Gunung Merapi (EGM) di Desa Wisata Nganggring


Ada yang menyenangkan di hari Sabtu ini. Aku bersama Mak Dian dan Mak Ika akan mengunjungi produsen susu Kambing Etawa bubuk di daerah Nganggring Girikerto Turi Sleman Yogyakarta. Alhamdulillah Mak Dian berbaik hati memberikan tumpangan mobilnya, kalau nggak lumayan rontok juga boyok emak-emak yang sudah tidak lagi muda ini untuk naik motor. Berangkat dijemput Mak Ika di rumah sekitar pukul 9.30 dan start dari rumah Mak Dian tepat pukul 10 pagi.

Lokasi Desa Wisata Nganggring yang akan kita tuju lumayan jauh dari Palagan Tentara Pelajar, daerah rumahnya Mak Dian. Sempat was-was kalau salah jalan, soalnya jalannya memang agak sempit. Aku yang awalnya sok-sokan pakai gmaps malah sukses membuat kesasar karena sinyal internet di daerah ini tidak terlalu bagus, sehingga peringatan petunjuk arah terlambat, harusnya sudah belok tetapi kita masih jalan terus. Untungnya dengan dibantu gmaps manual alias tanya-tanya orang sekitar akhirnya kita sampai juga di Nganggring.

Di daerah sini memang pusatnya susu Kambing Etawa di Yogyakarta. Lokasinya tak jauh dari lereng Gunung Merapi, kabarnya sih kualitas Susu Kambing Etawa di lereng Gunung Merapi ini kualitasnya lebih baik daripada susu Kambing Etawa daerah lain. Mungkin karena pakannya yang 100% organik dan kondisi cuacanya yang sejuk sehingga susu tidak mudah rusak.
pemaparan mengenai Susu Kambing Etawa Gunung Merapi
Sesampai di tempat, acara sudah dimulai. Pemaparan tentang Susu Kambing Etawa Gunung Merapi disampaikan  selaku Ketua Kelompok Tani Mandiri di Desa Nganggring ini. Selesai pemaparan mengenai Susu Kambing Etawa, kami lalu dipersilahkan untuk melihat langsung pemerahan Susu Kambing Etawa dan nanti boleh mencoba susu kambingnya langsung dari perahan. Proses memerah susunya menggunakan botol yang bermulut kecil. Tujuannya adalah untuk mencegah susu terlalu banyak kontak dengan udara. Kontak susu yang terlalu banyak dengan udara dapat menyebabkan lemak susu teroksidasi sehingga berakibat susu menjadi prengus.
Proses pemerahan Kambing Etawa menggunakan botol untuk mencegah prengus
Pada tahap awal proses pemerahan Kambing Etawa ini kualitas susu dicek terlebih dahulu. Bila kualitas susu baik, dilihat dari kekentalan susu, maka pemerahan dapat diteruskan. Satu ekor kambing dapat menghasilkan setengah sampai satu liter susu kambing. Total Kambing Etawa di Nganggring berjumlah sekitar 350 ekaor, akan tetapi yang bisa diperah hanya 50 an ekor.
Susu Kambing Etawa fresh from! Mau coba?
Pasti banyak yang mengira Susu Kambing Etawa ini prengus, ya kan? Ternyata tidak sama sekali loh. Rasanya mirip sama susu sapi pasteurisasi loh. Beneran! Aku kenyang banget minum segelas susu ini.

Selesai melihat proses pemerahan, selanjutnya adalah ke lokasi pembuatan susu bubuknya. Susu Kambing Etawa segar ini selanjutnya akan diproses menjadi susu bubuk dengan tujuan agar umur simpannya lama. Susu bubuk EGM(Etawa Gunung Merapi) ini bisa bertahan sampai 2 tahun. Tahapan prosesnya adalah sebagai berikut:

1. Susu segar disetor ke pabrik. Sehari bisa sekitar 3 kuintal susu yang diolah menjadi susu bubuk untuk setiap harinya. Susu segar yang belum sempat diproses dibekukan terlebih dahulu untuk mencegah kerusakan susu.
Susu segar beku
2.Proses kritalisasi susu menjadi bubuk dengan cara disangrai di wajan. Pada tahapan ini telah ditambahkan gula dan creamer sebagai padatan yang akan memudahkan susu menjadi bubuk nantinya.
After dan before proses penyangraian
3. Susu dicampur dengan perisa menggunakan mixer apabila dikehendaki Susu Kambing Etawa dengan pilihan rasa coklat, strawberry, vanilla, dan jahe.
Pencampuran susu bubuk dengan perisa
Setelah proses pencampuran, susu bubuk kemudian dikemas menggunakan kantong aluminium foil dan direkatkan dengan mesin perekat semi otomatis.
Ibu-ibu sedang mengemas susu kambing EGM
Selesai acara aku kemudian membeli susu kambing EGM dengan berbagai rasa untuk dicoba di rumah. Kebetulan adikku memang suka minum susu kambing. Semula susu yang awalnya hanya untuk oleh-oleh kemudian digunakan sebagai percobaan membandingkan susu kambing Etawa merek EGM dengan susu kambing Etawa lain.

Kualitas perisa dari susu kambing EGM jangan diragukan. Kualitas bahannya premium, sehingga dari warna, aroma dan rasa terlihat bedanya dibanding merek lain.

Warna:
Penampilan susu kambing bubuk rasa coklat.
Penampilan warna dari susu kambing EGM terlihat lebih gelap dibanding merek lain. Logikanya sih lebih enak susu kambing EGM karena kandungan coklatnya lebih banyak. Ternyata benar!

Rasa:
Susu kambing etawa gunung Merapi dibandingkan merek lain memiliki rasa lebih creamy, rasa coklat yang lebih terasa, dan saat diseduh dengan air panas, Susu Kambing EGM bebas bau prengus, berbeda dengan merek lain yang secara tersamar masih tercium aroma khas kambing. Ternyata proses pemerahan yang tepat dapat menghilangkan rasa prengus dari susu kambing bubuk yang diseduh.
Dari hasil seduhannya terlihat kan mana yang bakal lebih enak?

Tertarik untuk mengkonsumsi Susu Kambing Etawa Gunung Merapi juga? Bisa hubungi Pak Yono di 08562663291 untuk pemesanannya.

Info lebih lanjut tentang Susu Kambing Etawa Gunung Merapi:
Facebook Fanspage: Susu Kambing EGM
IG dan Twitter: @susukambingegm
website: susukambingettawa.com

Yuk, kulik lebih lanjut seputar teknologi pangan DISINI
Reaksi:

4 komentar:

  1. Waaa, saya juga minum susu kambing ettawa mba, enak dibadan kalo pas abis minum. Tapi, baru tau sama merk ini, kapan2 dicoba deh

    BalasHapus
  2. rasanya gimana ya susu ini? penasaran sebenarnya

    BalasHapus
  3. Penasaran sama susu kambing, bikin endud gak ya?

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...