13.11.13

Curhat Alat Transportasi

Setiap pagi Fadli diajak Ibu berjalan jalan menuju ke tempat Mak Mo, yang momong Fadli. Sepanjang jalan Fadli melihat mobil dan alat berat yang digunakan untuk operasional perkebunan tebu tempat orang tua Fadli bekerja. Akhirnya Fadli suka banget sama alat transportasi. Mainannya selalu tentang kendaraan. Fadli berkhayal, kalau saja semua mainannya ini bernyawa, mereka semua 'curhat' sama Fadli tentang suka duka menjadi alat transportasi.
Sesi curhat dimulai dari Bibi bis. Bibi adalah bis medium berkapasitas 60 kursi dan tanpa ac. Bibi bercerita, dia paling senang kalo nganter anak sekolah, karena anak sekolah selalu riang berangkat ke sekolah. Tapi, Bibi suka sedih kalo ada yang nyoret-nyoret Bibi. Kursi Bibi beberapa ada yang ditulis-tulis pake spidol hitam permanen. Bibi sedih karena Bibi jadi kelihatan kumuh gara-gara coretan ini. Lalu Bibi juga sedih kalo ada yang buang sampah di Bibi. Bibi berharap penumpang Bibi bisa menjaga kebersihan bis. Karena sampah dan coretan itu sebenarnya membuat tidak nyaman mereka sendiri. Bibi juga sering dibawa Pak Sopir ke Kota yang berjarak 150 km atau butuh waktu 3 jam untuk kesana. Sebuah perjalanan yang cukup melelahkan, dan banyak penumpangnya. Rata rata mereka perlu ke Kota sekedar untuk berbelanja, mencari hiburan, dan untuk kursus pemantapan menjelang ujian. Bibi senang menjadi moda transportasi andalan banyak orang. Tapi Bibi sudah cukup tua, ga jarang Bibi mogok di jalan dan bikin kesal penumpang. Sopir bukannya ga merawat Bibi, tapi memang umur mesin Bibi yang sudah tua membuat Bibi jadi sering mogok. Perjalanan panjang juga terkadang bikin ban roda Bibi pecah, untung Pak Sopir selalu sedia ban serep dan Pak Kondektur sigap mengganti ban yang pecah dengan ban yang baru. Jadi penumpang ga perlu menunggu lama. Sopir juga selalu merawat Bibi, setiap hari air cleaner Bibi dicek dan Bibi dimandikan. Lokasi area perjalanan Bibi yang berdebu menyebabkan Bibi harus lebih sering dibersihkan dan dirawat. Bibi berharap semua orang bisa bersama sama merawat Bibi, menjaga kebersihan Bibi, karena Bibi ingin selamanya melayani orang orang.

Selanjutnya ada  Abam mobil tangki. Faris punya panggilan sayang Abam buat mobil tangki yang ditemuinya. Mobil tangki itu selalu terlihat gagah, dan beban bawaan dia cukup berat. Biasanya Abam membawa cairan, terkadang nembawa air, tetes tebu, minyak, nitrogen cair, tapi kadang juga bawa gas LPG, ataupun gas lainnya. Tangki itu ibarat botol minum. Setiap isinya tidak bisa dirubah-rubah. Kalo tidak, maka dikhawatirkan akan saling mengkontaminasi. Jadi Abam mobil tangki yang curhat kali ini adalah abam si tangki air. Abam cerita dia senang bisa ngangkut air ke pelosok2. Abam haru karena setiap dia datang ke suatu daerah yang kekeringan, pasti mereka bersorak sorai dengan kedatangan Abam. Abam jadi merasa seperti Selebritis yang dielu elukan penggemarnya. Walo gitu Abam juga pernah berduka. Abam kadang sedih karena badannya yang besar, terkadang dia ga bisa masuk ke pelosok pelosok. Padahal masyarakatnya butuh air. Kadang kalo mogok di jalan Abam bisa bikin macet teman teman kendaraan lain. Abam malu kalo udah bikin macet gitu. Untung Abam rajin di cek sama sopir, dan rutin servis sesuai waktunya. Jadi Insya Allah ga macet di jalan.
Mobil Tangki

Yang ketiga Bing Mobil. Bing Mobil ini paling banyak temannya dan bermacam-macam jenisnya. Ada sedan, van, ambulance, ataupun yang bak terbuka(pick up). Bing mobil sendiri tipe van atau mobil keluarga. Tipe yang paling banyak populasinya. Bing senang, karena walaupun dia kecil, tapi bisa naruh penumpang banyak. Bing senang bisa jadi alat transportasi banyak keluarga. Bing cerita paling seneng kalo bawa sekeluarga tamasya ataupun mudik. Walaupun Bing capek karena harus berkendara jauh, tapi Bing senang melihat keceriaan keluarga yang memakainya. Teman-teman Bing banyak yang disewakan. Nah, Bing sendiri kadang-kadang pemakainya ganti-ganti seperti ini, kalo udah gini Bing suka keringat dingin takutnya yang bawa Bing nanti kasar. Yah, karena banyak yang butuh pake Bing, maka Bing harus menyesuaikan dengan bermacam tipe sopirnya. Kadang ada yang baru belajar nyetir, ada yang dah lama nyetir, tapi bawaanya memang kasar. Nah, Bing sendiri senang sopir yang santai dan tenang. Bing juga jadi ga spot jantung..hehe(emang Bing punya jantung?). Oh ya, sama pemiliknya, Bing wajib di asuransi. Si pemilik takut Bing kenapa napa di jalan. Yah, karena itu tadi, bermacam macam karakter sopir, jadi semua ga ada yang tahu apa yang bakal terjadi di jalan. Selain faktor supir, faktor banyak jalan yang rusak juga membuat Bing wajib asuransi untuk mencegah kerusakan kerusakan yang tak diinginkan. Bing juga harus check up setiap pagi dan pada kilometer tertentu Bing harus servis. Bing benar2 dijaga kesehatannya oleh pemilik. Karena pemilik ingin Bing panjang umur..
Mobil

Toto Traktor akhirnya ikutan curhat. Toto adalah traktor medium tua yang sudah melayani perkebunan sejak 1985. Walo tua Toto masih sehat dan selalu diandalkan Pak Manager. Soalnya kalo ga ada Toto, land preparation perkebunan bisa terganggu, jadinya nanti kontraktor tanamnya ga bisa kerja. Toto juga bertenaga besar, dia adalah traktor medium berkekuatan 4WD yang sudah dilengkapi drawbar yang kokoh, sehingga kuat membawa pernak pernik bajak tanah seperti Disc Harrow, Disc Plough, Disc Coulter, dll. Sayangnya operator yang mengoperasikan Toto berganti ganti tergantung shift, jadi Toto harus menyesuaikan diri sama tiga orang yang berbeda. Belum lagi waktu operasional Toto 24 jam, jadi bila operatornya istirahat makan, Toto juga ikut istirahat, karena Toto harus menjaga kondisi tubuhnya ga boleh sakit. Maintanance seperti penggantian oli dan morning check selalu dilakukan untuk menjamin Toto tetap prima menjalankan tugasnya
Traktor

Selanjutnya Victor Excavator yang dengan bangga menunjukkan kekuatannya menggendong Toto Traktor dengan sekop serbagunanya. Victor sangat kuat, dan selalu diandalkan untuk pengerukan tanah. Pokoknya masalah kuras menguras lebung dan memindahkan tanah serahkan ke Victor. Dijamin selesai dalam waktu sebentar. Sayangnya Victor hanya satu satunya di perkebunan ini, jadinya Victor bekerja cukup keras demi mencapai target pengerukan lahan.
Excavator


Nah, pemakai jalan perkebunan harus berterima kasih pada  Momo si Motor Grader. Momo bertugas meratakan jalan yang bergelombang, jadinya jalan di perkebunan ga bergelombang. Bisa mulus kayak di jalan tol. Momo bekerja sama dengan Koko si Compacting dan Dumpy si Dump Truck. Momo mengupas tanah yang bergelombang, Dumpy menumpahkan pasokan tanah untuk menembal jalan yang bolong, Momo meratakan dan Koko memadatkan tanah yang sudah diratakan Momo. Momo dan Koko bekerja cukup berat sepanjang musim, tapi Momo senang, kalo Dia bisa bekerja dengan baik, maka kerugian pengguna jalan akibat jalan yang rusak dan bergelombang dapat dihindari.
Compacting
Motor Grader

Selanjutnya, Dumpy si Dump truck bercerita tentang suka dukanya membawa material tanah, baggase(ampas tebu), dan blotong(hasil pembakaran baggase). Keberadaan Dumpy sangat krusial, karena kalo ga ada Dumpy operasional pabrik gula terganggu. Bayangkan bila ampas tebu yang seharusnya segera dipindahkan ke tungku untuk dijadikan bahan bakar boiler tidak bisa dipindahkan karena tidak ada Dumpy, ataupun blotong yang seharusnya segera diangkut ke areal masih tetap di tungku kerena tidak ada Dumpy? Proses produksi gula yang kontinyu tentu terhambat bila salah satu line produksinya terhambat.
Nah, fadli kemudian dicurhatin sama tim harvesting tebu, Gralo Grab Loader dkk, Tata Trailer dkk dan Siti Side Tipping Trailer(STT) dkk. Ketiga jenis alat ini bekerja sama untuk mengangkut tebu menuju pabrik. Sebelumnya tebu yang sudah ditebang diangkut oleh Gralo si Grab Loader yang menjapit tebu untuk diletakkan ke Siti STT dkk. Nah Siti dkk bertugas meletakkan tebu ke Tata Trailer dkk. Selanjutnya Tata Trailer dkk membawa tebu ke pabrik. Oh ya Siti STT dkk ditarik oleh traktor dan Tata Trailer dkk biasa ditarik dengan Truck yang masih sejenis dengan Dumpy.
STT
Grab Loader
Cane Trailer

Sesampai di pabrik, tebu lalu ditumpahkan di cane yard dan pekerjaan ini dikomandoi Caca Cane Stacker. Tugas Caca memastikan tebu yang masuk ke Feeding Table atau pintu masuk proses produksi gula sesuai kapasitas, tidak terlalu sedikit ataupun terlalu banyak. Selain itu Caca juga merapikan tebu yang berserakan pasca ditumpahkan dari Tata Trailer dkk. Tugas Caca sangat penting, karena proses produksi akan mandek bila tebu yang masuk tidak sesuai kapastias. Makanya Pak Manager menjaga betul Caca jangan sampai rusak.
Cane Staker

Waah.. semua alat transportasi di perkebunan tebu sudah selesai curhat sama Fadli. Fadli lalu mempunyai  cita cita menjadi ahli transportasi, karena memahami alat transportasi sangat menyenangkan menurut Fadli.  
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...