28.9.13

5 Alasan Kenapa Harus Pumping ASI


Pumping asi belakangan menjadi solusi ibu bekerja agar anaknya tetap full asi walaupun ditinggal bekerja. Tapi, manfaat pumping ga hanya itu, jadi buat para ibu yang masih ragu untuk pumping asi, berikut beberapa manfaat pumping asi:

1. Menjaga bahkan meningkatkan produktivitas asi. Prinsip asi adalah supply and demand, jadi, ketika payudara sering dikosongkan, semakin sering juga asi diproduksi. Jadi, buat ibu2 yang merasa produksi kurang, bisa coba pumping ketika bayi tidur. Memang melelahkan harus curi2 waktu pumping, karena tak jarang bayi pingin nyusu terus, tetapi sabarlah, bukankah setiap ibu harus rela berbuat apapun demi anaknya?


2. Pumping asi mencegah payudara bengkak yang berujung pada mastitis. Bisa dibayangkan sakitnya payudara saat penuh sampai keras n bengkak. Ga jarang sampai ada yang meriang. Kalo sudah mastitis malah lebih parah lagi, bayi ga bisa nyusu karena puting sudah bernanah. Makanya, yuk mencegah bengkak n mastitis dengan rutin pumping

3. Pumping asi membuat anda bebas menikmati hidup. Bukan maksud egois, tapi bisa kebayang kan kalo kita harus ke suatu tempat yang kotor dengan rentang waktu yang ga sebentar, padahal bayi masih asix? Kalo ga mau pumping, gimana bisa pisah sama bayi.? Justru egois kalo kita maksa bawa bayi itu, ato malah menyerahkan solusi ke sufor? No..no..thats absolutely not the solution

4. Pumping asi menghemat pengeluaran anda. Ya iyalah, say no budget to milk! Semua kebutuhan susu sudah tercover ibu-bahkan bisa berlebih, buat apa beli susu yang mahal? Ingat, susu terbaik untuk manusia adalah yang diproduksi manusia sendiri (asi)

5. Pumping asi membuat bayi tidak pilih2 payudara. Hm..agak bingung bilangnya, tapi pengalaman beberapa ibu yang bayinya full asi dari payudara(bukan asip), mengeluhkan bayi hanya mau nyusu di satu payudara. Memang kebutuhan asi tetap terpenuhi walo hanya ngandelin satu payudara, tapi dari segi estetika lo.. Masak kecil sebelah?kan malu euy.. Kenapa si bayi hanya mau nyusu di salah satu payudara? Itu karena dari awal si bayi hanya disodorkan satu payudara(bisa karena posisi tidur memaksa si ibu hanya bisa kasih, payudara kanan misalnya), sedangkan payudara lain tidak diberikan, alhasil payudara lain ini ngambek n berhenti produksi. Ketika si ibu tersadar dan ingin memberi payudara lain ini, si anak udah ogah karena aliran asinya kecil(kalo parah bahkan sudah ga keluar), nah pumping asi hadir sebagai solusi supaya si payudara lain ini tetap berproduksi walopun tidak disusui langsung ke bayi

Masih ragu pumping karena takut sakit ato kapok pumping karena hasil perahan sedikit? Kuncinya harus optimis ya Bunda. Semoga membantu ibu2 semua..

From Diba-ibunya Faris yang selalu ketagihan pumping.



Baca keseruan lain seputar keluarga. Plis klik: Housewife's diary
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...