13.6.16

Yang Tak Terlupakan dari Lombok (Bagian 1)


Banyak hal yang membuat pulau Lombok menarik hati para traveler untuk menginjakan kaki kesana. Keindahan bentang alam dari titik tertinggi yaitu gunung rinjani dengan pesona danau segara anak sampai titik terendah yang merupakan deretan pantai senggigi berpasir hitam,  Pantai Kuta dan Tanjung Ann yang berpasir putih dengan tekstur pasir yang menyerupai buah merica sampai pasir pink yang pasirnya berwarna kemerah – merahan.

Keunikan budaya suku sasak yang merupakan suku asli dari lombok masih terpilhara. Bangunan rumah khas Suku sasak di desa  Sade, tarian gendang bule, kerajinan gerabah dan kain tenun khas lombok wajib menjadi buah tangan bagi para traveler. Tidak hanya pesona keindahan alam daratan, lombok juga menyimpan keindahan alam biota bawah laut.  Para diver dimanjakan akan pesona keindahan biota laut di 3 pulau yaitu Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air.

Infrastukruktur wisata di lombok sangat memadai dangan tranportasi yang mudah diakses dan banyak penginapan murah sampai hotel berbintang. Bagi traveler berkocek tipis juga tersedia penginapan murah ala bacpacker yang sangat nyaman. Lombok juga terkenal akan kelezatan kuliner ayam taliwang dan plencing kangkung yang siap memanjakan lidah.

Beberapa bulan lalu saya berkunjung ke pulau suku sasak ini. Dari jakarta saya terbang menuju bandara International Lombok sekitar pukul 10.30 WITA. Dengan mengunakan jasa mobil travel saya menuju ke Desa Sade salah satu dusun tradisional yang masih asli. Dalam perjalanan menuju kawasan Cakranegara  tidak lupa saya mampir ke Rumah Makan Ayam Bakar Taliwang Irama untuk mencicipi kelezatan ayam taliwang dan plencing kangkung khas Lombok.  Ayam Taliwang ialah salah satu makanan paling populer di Lombok. Ada dua macam menu ayam taliwang yang ditawarkan yakni digoreng, dipanggang atau dibakar. Saya memilih menu ayam taliwang bakar. Spesialnya ayam taliwang ini mengunakan daging ayam yang masih muda, sehingga dagingnya sangat empuk dan bumbu mudah meresap sehingga sangat gurih sampai ke tulang. 
Selamat menikmati ayam taliwang dan plencing kangkung khas lombok
Oh ya, sebagai menu sayuran saya memesan plecing kangkung yang konon rasa sayur kangkungnya berbeda dengan kangkung di daerah lain. Menu ini terbuat dari  kangkung yang direbus plus sambal tomat yang terbuat dari racikan cabai rawit, garam, terasi dan tomat. sebagai penambah gurih dan menetralisir rasa pedas didalam plecing kangkung biasanya ditambahkan tauge dan kacang goreng.
Setelah perut kenyang sayapun siap melanjutkan perjalanan Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Sesampai disana saya disambut rumah-rumah penduduk beratap daun alang-alang dan berdinding anyaman bambu. Untuk menyambung bagian-bagian kayu tersebut, bangunan menggunakan paku yang terbuat dari bambu juga. Rumah adat suku Sasak hanya punya satu pintu berukuran sempit saja bahkan  tidak memiliki jendela. Lantainya dibuat dari tanah liat.  Sungguh unik, untuk membersihkan lantai suku sasak menggunakan kotoran kerbau dan abu jerami.
Hunian Suku Sasak
Di dusun ini, banyak tinggal suku sasak yang masih melestarikan sistem sosial, tradisi dan  budaya masyarakat Sasak tempo dulu.  Bersama seorang pemandu wisata, saya diajak keliling komplek dan dijelaskan tentang bagian – bagian rumah dan tradisi suku sasak. Rumah suku sasak terdiri dari beberapa bagian atau disebut bale. Contohnya Bale Tani ( rumah petani) , Bale Jajar (rumah golongan menengah), Berugag/Sekepat (ruang tamu/ tempat melamar pengantin) dan  Bale Bonter ( pesta adat).

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...