14.6.16

Persiapan Menonton Tarian Sakral Kecak Bali


Mungkin kamu belum bisa disebut traveler sejati sebelum mengunjungi pulau di Indonesia yang satu ini. Apalagi kalau bukan pulau Bali. Pulau tempat tinggal para dewa ini punya keindahan yang sudah mendunia. Keunikan budaya dipadu kepercayaan hindu bali seolah menjadi magnet yang menarik segala wisatawan dari segala penjuru dunia. Salah satunya yaitu tari Kecak. Tarian sakral ini sudah sering kita tonton di berbagai media misal iklan promosi wisata Indonesia. Hal ini yang menarik minat saya untuk menoton secara langsung.

Kebetulan sekali, saya ada urusan kerjaan di Banyuwangi yang merupakan titik terdekat untuk menuju pulau bali dari sebelah barat. Momen spesial ini tentunya perlu dimanfaatkan semaksimalnya. Hitung – hitung  irit uang di kantong untuk biaya transport. Rencana ngabur ke pulau dewata ini pun sudah tersusun rapi. Dari mulai berkunjung ke rumah teman yang ada di daerah Tabanan bali dan menonton Tarian Kecak di Pura Uluwatu sambil menikmati sunrise.

Terik matahari niat menyulutkan niat melancong saya di waktu yang singkat singkat. Usai kelar semua urusan kerjaan, saya langsung bergegas menuju pelabuhan Ketapang Banyuwangi.  Suasana pelabuhan tidaklah terlalu ramai, maklumlah belum musim liburan. Beberapa pedagang asongan hilir mudik menjajakan dagangan di sekitar pelabuhan. Perjalanan dari Ketapang menuju pelabuhan gilimanuk Bali ditempuh 45 menit. Setelah mampir sebentar ke tempat kawan lama di Tabanan, sayapun bergegas menuju pura Uluwatu.
Pelabuhan Ketapang yang sepi
Rasanya tidak sabar untuk menonton pertujukan Tari Kecak yang sangat fenomenal ini nanti. Tarian Kecak ini berasal dari ritual sakral hindu yang biasa disebut Sang hyang. Tarian ini dimulai dari jam 18.00 -19.00 WITA dan selalu dibanjiri ratusan pengunjung. Nah, daripada ikut antri tiket dan apalagi ntar kehabisan ada baiknya kita memesan tiket jauh hari yang bisa via online. Harga tiket sekitar Rp 90.000/ orang. Selain itu, untuk persiapan saya juga sudah memesan penginapan tidak jauh pura uluwatu. Tujuannya agar mudah akses nanti ke penginapan setelah menonton pertujukan tarian kecak.

Segala sesuatu yang harus dipersiapkan sudah di-list dan dicentang. Artinya saya sudah siap untuk memulai perjalanan besok sepulang kerja.

Reaksi:

2 komentar:

  1. Semoga one day keturutan naik kapal lewat gilimanuk..

    BalasHapus
  2. capek tapi Manda pastinya, huhuhu

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...