25.11.13

Agenda Minggu 24 Nov: Keliling Pabrik dan Workshop

Minggu pagi ini cerah. Faris sudah mandi dan minta diajak ke terminal bis. Akhirnya kuajak Faris ke terminal naik sepeda. Sepedaku sudah dimodif akung dengan bocengan, jadi Faris bisa membonceng santai di depan. Kukayuh sepeda perlahan menuju terminal bis.

Rupa-rupanya bis 06 yang dikendarai Pak Budi sedang bersiap keluar terminal. Faris tak melewatkan kesempatan dan mengajak naik bis. Bis 06 ini akan berangkat mengantar karyawan pabrik dan workshop.

Sepanjang jalan Faris gembira melihat bermacam kendaraan di kanan kiri jalan. Melewati kebun tebu yang baru saja dipananen. Faris berkesempatan melihat keperkasaan cane harvester dari jauh. Traktor yang menarik STT tampak berjejer, ada juga head truck yang menarik trailer. Faris selalu menyebut truck dan tracktor itu dengan sebutan 'abam'.

Rute bis melewati workshop trailer tebu. Faris senang lihat berderet-deret trailer tebu. Lalu sampai pabrik, Faris melihat antrian trailer penuh tebu dan ada head truck yang menarik low bed. Diseberang jalan, rupanya ada traktor yang sudah membawa implement 'fertilizer applicator'. Sampai disini Faris masih heboh.

Lalu sampailah ke pool stillage, yang dipenuhi tangki-tangki stillage yang belum dipasang ke head truck penariknya. Terdapat juga head truck yang masih belum dipasang tangki di belakangnya. Tetapi Faris rupanya lebih tertarik sama mobil taft yang biasa jemput Om Catur. Disebelah kiri terdapat workshop yang dari balik pagar kita bisa lihat berjejer-jejer traktor dan head truck yang rusak. Sampai disini rupanya Faris sudah tidak bersemangat lagi. Tapi matanya tetap berbinar melihat berbagai macam alat dan kendaraan yang mendukung proses di sebuah pabrik gula ini.

Sepanjang jalan yang hijau dan berdebu menjadi kenikmatan tersendiri di perjalanan. Akhirnya kita sampai lagi di terminal. Tak lupa aku ucapkan terima kasih pada pak Budi, karena sudah mengizinkan aku dan Faris ikut bis. Faris sempet ngambek ga mau pulang karena masih ingin main sama bis. Tapi karena sepertinya bakalan hujan, Faris pun kupaksa pulang dan dengan sedikit tergesa kukayuh sepeda.



Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...