22.11.13

Pipit Pemenang dan Elang yang Rendah Hati

Sekelompok burung, yaitu burung gagak, burung pipit, burung bangau, dan burung elang berkumpul di sebuah pohon. Gagak dan bangau saling membanggakan sayapnya.
“ Aku bisa terbang paling tinggi di antara kalian. Sayapku lebar.” Sombong Bangau.
“Ah, jelas aku yang bisa terbang paling tinggi, badanku kecil tapi sayapku besar.“ Rupanya gagak tidak mau kalah.
“ Ayo kita buktikan, ayo Pipit dan Elang, kalian juga harus ikutan!” Seru Bangau.
Akhirnya Bangau dan Gagak mulai terbang. Masing-masing bertarung sengit untuk mencapai langit yang paling tinggi.
Elang dan Pipit tidak juga menyusul terbang. Elang heran kenapa Pipit ga juga terbang. Rupanya Pipit minder mau ikut terbang.
“ Ah sudahlah, aku tak mungkin menang. Sayapku kecil, badanku juga kecil. Terbang tinggi sedikit aku bisa terhempas angin.” Keluh Pipit
“ Ah, Pipit kamu jangan berkecil hati seperti itu. Aku bisa membuatmu terbang paling tinggi.” Elang pun meyakinkan Pipit.
“ Ah yang beanar kamu. Gimana caranya?” Pipit bertanya.
“ Naiklah ke pundakku” Perintah Elang
Elang adalah burung yang paling hebat. Jangkauan terbangnya jauh melebihi gagak dan bangau. Setelah Elang mengalahkan gagak dan bangau, ia lalu menyuruh Pipit untuk mulai terbang sedikit di atas elang. Benar saja, pipit bisa terbang lebih tinggi daripada elang. Dan ternyata dia tidak terhempas angin!
“ Tuh kan, kamu bisa terbang melebihi mereka.” Sahut Elang senang
“ Iya Elang.. terima kasih ya.. yipii.. aku tidak takut terbang tinggi lagi. Kamu memang hebat elang!” Pipit bersorak gembira.
“ Waw, Pipit hebat, kamulah pemenangnya..!!!” Seru Bangau dan Gagak bersamaan
.

Orang hebat adalah mereka yang memanfaatkan kelebihannya untuk membantu orang lain

Inspiried by African Folktale on Little Fable Jim Jam TV
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...