16.9.20

Mempersiapkan Menyusui Bagi Ibu Bekerja


1000 hari pertama bagi seorang anak adalah masa krusial dalam pemenuhan nutrisinya. Oleh karena itu, saat hamil dan menyusui, para ibu harus memastikan asupan nutrisinya. Karena apapun yang dimakan si ibu akan berpengaruh untuk perkembangan anak.

Saat pertama mengetahui hamil anak kedua, langsung ada sugesti untuk mual dan muntah, katanya sih proses janin melekat ke dinding rahim. Tapi rasa mual ini nggak boleh menghalangiku untuk makan makanan yang bernutrisi. Untuk memastikan asupan nutrisiku, aku tidak lupa meminum suplemen seperti Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold (PBFG). Untunglah rasa mual ini hanya terjadi di trimester pertama. Saat trimester kedua dan ketiga, aku disibukkan dengan ujian CPNS dan persiapan pindahan karena Alhamdulillah tesnya lolos sampai tahap akhir.

Dukungan bagi ibu menyusui yang harus bekerja

Aku harus mengikuti orientasi kerja saat bayiku, Fafa, berumur 10 hari. Saat itu aku bertekad menyiapkan ASIPnya sebanyak mungkin. Saat awal kelahiran, ASIku belum mau keluar, tapi aku tetap optimis kenyotan Fafa akan mengeluarkan ASIku. Alhamdulillah di hari ketiga kelahiran aku mulai bisa menyetok ASIP. Padahal anak pertama dulu, hari ketiga baru keluar ASI dan masih harus disambung susu formula.
Sesaat setelah melahirkan

Untuk menjamin kualitas dan kuantitas ASI, faktor psikologis dan nutrisi dari asupan makanan sangat berpengaruh. Pernah karena terlalu fokus pumping untuk stok ASIP, tiba-tiba perutku panas, ternyata aku kena GERD. Rasa cemas tidak bisa menyetok ASIP sesuai target membuatku melupakan rasa lapar, akhirnya tubuh protes. Setelahnya, aku jadi lebih memperhatikan waktu makanan.

Aku sadar, kalau hanya mengandalkan makanan tidak bisa mencukupi nutrisi ASIku. Oleh karena itu, aku tetap melanjutkan konsumsi multivitamin yang telah rutin kukonsumsi saat hamil dulu. Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold (PBFG) salah satu multivitamin favoritku. Karena mengandung 17 nutrisi esensial yang dibutuhkan oleh Ibu Menyusui, yaitu tinggi asam folat, kalsium, xat besi, omega 3/DHA, vitamin dan mineral. Yang paling aku suka sih karena ada omega 3 dari minyak ikan, tapi nggak amis sama sekali. Laff banget deh!

Lancar menyusui itu memang kuncinya harus optimis dan keras kepala. Terbukti dalam waktu sekitar 7 hari, aku bisa mengumpulkan 30 kantong ASIP @180 ml. Jumlah ini ternyata pas banget untuk 3 hari. Jadi ketika aku pulang orientasi, stok ASIP dimulai dari nol lagi, hehe.

Masa (kembali) berjauhan dengan bayi...

Selain orientasi, CPNS baru harus menjalani diklat. Lamanya diklat hampir 2 bulan dan itu di asrama di luar kota. Artinya, aku harus kembali menyetok ASIP untuk 2 bulan itu. Alhamdulillah setelah orientasi, cuti melahirkanku di-acc, jadi sembari menunggu waktu diklat, aku kejar setoran untuk stok ASIP. Targetnya banyak banget! Kalau 3 hari butuh 30 kantong, artinya aku harus menyiapkan 600 kantong! Tapi tenang, ternyata ada tanggal merah di minggu kedua diklat. Waktu tersebut bisa kumanfaatkan untuk pulang. Nah, sekarang bagaimana nih bisa menyetok sebanyak 2 minggu, syukur bisa lebih...

Keep calm and pump on.

Mungkin itu ungkapan yang tepat menggambarkan perasaanku saat itu. Menyusui adalah soal manajemen hati. Bila terpaku pada target jumlah ASIP, yang ada ASInya seret.

Disiplin pada jadwal dan menambah jadwal pumping.

Tubuh kita cenderung disiplin dengan jadwal. Bila hari ini pumping di jam 6 pagi, 12 siang, dan 6 sore, maka besoknya ASI akan berproduksi di waktu tersebut. Pertama mungkin hanya dapat 10 ml, tetapi bila konsisten memerah di jam yang sama, lama-lama bisa dapat satu kantong full dari kedua payudara. Nah, untuk menambah jumlah ASIP, kita bisa menambah jadwal pumping. Tetapi, tetap pikirkan kondisi tubuh. Waktu makan dan istirahat tidak boleh terganggu.

Perhatikan asupan makanan dan rutin konsumsi suplemen

Makanlah yang banyak! Menyusui itu mengeluarkan banyak energi. Apalagi masih harus menyetok ASIP, artinya kalori yang dibutuhkan sangat banyak. Dan, asupan makanan saja tidak cukup. Jangan lupa mengkonsumsi suplemen untuk meningkatkan kualitas ASI. Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold membantu para ibu menghasilkan ASI bernutrisi, ASI berkualitas, dan lancar menyusui.

Selama mempersiapkan stok ASIP ini memang mengalami beberapa kendala, beberapa kali GERDku kambuh karena kadang aku kurang makan. Aku tetap makan dengan porsi saat hamil, padahal dengan menyusui langsung dan masih harus memerah ASIP, jumlah seperti itu jelas kurang. Belum lagi kadang stress karena baby Fafa rewel. Tapi Alhamdulillah semua terlewati dengan baik. Baby Fafa mendapatkan ASIP dengan jumlah yang cukup saat aku diklat.

Perhatikan penyimpanan ASIP dan alat pumping

Perjuangan menghasilkan 1 kantong ASIP tentu nggak mudah. Oleh karena itu, penyimpanan ASIP harus tepat agar tidak basi. ASIP yang baru diperah langsung ditaruh refrigerator. Setelah dingin, barulah diletakkan di freezer. Usahakan posisi ASIP berdiri untuk meminimalisir tumpah.

Alat pumping juga perlu strategi sendiri. Supanya waktu pumping lebih efisien, setiap habis pumping, tidak usah mencuci alat pumping, tetapi langsung saja diletakkan di kulkas. Mencuci dan steril cukup dilakukan sekali saat malam hari sebelum tidur malam.

Drama pengiriman ASIP


ASIP yang menanti untuk dikirim
Selama diklat, ASIP yang kuhasilkan cukup banyak. Tapi masalahnya kan setelah minggu kedua tidak ada tanggal merah lagi. Artinya, aku harus memikirkan ekspedisi untuk mengirimkan ASIP.

Pertama disarankan menggunakan cargo pesawat. Tetapi opsi itu tidak bisa dilakukan karena aku harus full di asrama.

Kedua, menggunakan bus/travel. Sayangnya waktu itu aku kurang bisa mendapatkan info pengiriman via bus/travel. Maklum hanya mengandalkan browsing di smartphone. Padahal ternyata bisa saja mengirim ASIP dengan membeli tiket penumpang bus/travel. Nanti paketnya dijemput di pull bus. Kalau travel bahkan bisa diantarkan sampai rumah (dengan menambahkan tip tentu saja)
Baca: Pengalaman Mengirim ASIP ke Luar Kota
Ketiga, via ekspedisi seperti PT POS. Ini adalah opsi yang saat itu kupilih. Karena itu jawaban dari hasil browsing. Dipertemukan dengan agen PT POS di Depok yang siap mengawal pengiriman ASIPku. Sayangnya sih, sepertinya layanan ini tidak berlanjut. Karena mengirim ASIP terlalu beresiko kalau ada delay.

Sekarang, baby Fafa sudah 2 tahun. Sebenarnya sudah waktunya dia untuk disapih. Tetapi entah mengapa kami berdua masih enggan untuk mengakhiri ini. Nanti pasti ada saat yang tepat aku harus pensiun menyusui dan weaning with love.

Oh iya, aku baru tahu loh kalau tanggal 1-7 Agustus lalu diselenggarakan World Breastfeeding Week. Kalbe Blackmores Nutrition melakukan edukasi dan open sharing pengalaman di Instagram @blackmoresid seputar ASI dan Menyusui dalam rangka World Breastfeeding Week 2020. Diharapkan edukasi ini dapat meningkatkan awareness Ibu agar dapat selalu memberikan ASI bernutrisi bagi buah hati. Karena masih banyak ya, ibu-ibu yang menyerah tidak menyusui karena merasa dirinya tidak mampu, padahal sebenarnya hanya belum tau strateginya saja.
Edukasi via Instagram

Selain itu, Kalbe Blackmores Nutrition bekerja sama dengan Bumi Sehat Foundation sejak 2017, telah rutin membagikan 12.000 botol Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold setiap tahunnya di Klinik Bumi Sehat, yang ada di 3 kota yaitu Denpasar, Aceh, dan Papua. Melalui program ini diharapkan ada kemerataan akses nutrisi untuk ibu hamil dan menyusui. ASI bernutrisi untuk ibu dan bayi yang istimewa.

Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold (PBFG) bisa didapatkan di Official Store Blackmores di Tokopedia, Blibli, Lazada, dan Shopee.

Blackmore
Website: https://www.blackmores.co.id/mom-and-baby/
Instagram:@blackmoresid
Reaksi:

14 komentar:

  1. Menyusui memang penting banget di support asupan dari luar biar semakin berkualitas ASI nya ya Mba. Apalagi untuk ibu bekerja.

    BalasHapus
  2. Terima kasih artikelnya bun. Sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  3. Terimksh bun buat sharingnya beemanfaat sekali buatku yg bentr lg lahiran

    BalasHapus
  4. Bersyukur sekali bisa punya asi sebanyak itu ya mba ��

    BalasHapus
  5. Wah, ASI-nya melimpah. BTW si bayi dah gede aja. Gak terasa ya. Time flies.

    BalasHapus
  6. Wah, jadi kangen masa-masa menyusui. Aku juga dulu minum
    Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold. Emang terbukti bagus dan membuat ASI melimpah

    BalasHapus
  7. Memang keberhasilan meng-ASI-i itu perlu perjuangan ya mbak..untung dimudahkan dan berbagai kendala teratasi. Baru tahu dulu ada layanan pengiriman ASIP oleh post. Sayang berhenti ya, karena memang mengirim ASIP banyak risikonya.

    BalasHapus
  8. Pengalaman menarik saat menyusui. Baru tahu kalo asi bisa dikumpulin seperti itu. Pemberian ASI bikin hubungan ibu dan anak jadi lebih dekat dan anak jadi lebih kuat.

    BalasHapus
  9. semangat mba Diba, temanku ada yang konsumsi produk ini juga katanya ASI-nya mulai meningkat banyak dan jadi lancar

    BalasHapus
  10. Pengalamannya seru nih, Diba.. Punya new born baby tapi harus ikut orientasi dan diklat. Aku ga tau gimana rasanya kalo aku yg mengalami, hehehe... Congrats yaaa, akhirnya bisa full ASI buat adik Fafa :)

    BalasHapus
  11. Ya Allah betapa luar biasa perjuangannya mengASIhi anak ya Mak. Aku baru tahu kalau bisa nyetok lama-lama gini.
    Besok-besok aku berguru sama dikau yang sudah pengalaman banyak mak. Aku selalu terharu tiap lihat perjuangan Bu ibu

    BalasHapus
  12. Barakallah Mbak atas lahirnya si kecil dan PNSnya. Wah, tipsnya okee nih. Kangen ngunyel bayii

    BalasHapus
  13. Semangat mengASIhi yaa diba, salut sebagai ibu bekerja masih memperjuangkan ASI utk Fafa, peluukk

    BalasHapus
  14. Wahhhhhh pumping mom is always cool keren deh ibu2 yang masih bekerja, benar2 totalitas tanpa batas

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung di lapak sederhana EDibaFREE. Komentar Anda akan sangat berarti buat kami...