22.5.19

Cara Mengatasi Gagal Aktivasi Mobile Banking BCA

Pada suatu hari...yaelah kayak dongeng aja ya, aku mendapati soulmateku dalam keadaan tak bernyawa. Smartphone kesayangan yang sudah menemani lebih dari 3 tahun perjalanan hidup dan karirku (buahahaha). Memang kita nggak boleh sesumbar ya, aku sempet membatin kalau smartphoneku ini tangguh banget, kuat di segala medan dan diforsir buat semua kegiatan kantor dan bloggingku. Ternyata pada suatu masa, keok juga dia.

Baru sehari tanpa hape, uring-uringan aku. Bukan karena kecanduan gadget, tapi karena semua kerjaan ada disana, termasuk sarana ibadah, finansial dan belajar juga disana, monmap jangan dibully ya, tetapi begitulah adanya. Daku sangat bergantung pada hape ini. Tapi ya mau gimana lagi, akhirnya mulai semua dari nol macam isi bensin. Salah satu yang paling nyebelin adalah aktivasi mobile banking!

BCA Mobile Banking adalah andalanku untuk transfer tagihan dan belanja online. Tapi entah kenapa hapeku sekarang eror terus kalau mau aktivasi ke aplikasi BCA. Segala kemungkinan aku telusur,

Kemungkinan pertama. Aplikasinya bermasalah.

Kemungkinan kedua. Ada setting SMS premium yang belum pas

Dari kedua kemungkinan, aku cenderung yang pertama, karena mobile banking ke BRI nggak masalah. Bela-belain deh ke kantor BCA yang di Wonosari, pinjem motor temen dan motoran sendirian ke Wonosari. Saat itu waktu sudah menunjukkan pukul setengah dua. Waduh, ini kan bulan puasa, sejam lagi bis jemputan sudah turun. Jadi rada nggak tenang antri di CS-nya BCA. Yang antri sih cuma seorang, tapi luamanya ampun deh, karena doi baru buka rekening dan lagi diajarin mobile dan internet banking. Akhirnya menjelang jam 2 aku nekat nyela mbak CS-nya. Eh, kata mbak CS aku ke GRApari aja, karena yang bermasalah itu kartuku. Aku bilang SMS ke 3300-nya BRI nggak apa-apa kok. Eh mbaknya malah ngasih nomor HP-nya, katanya aku suruh hubungi WA aja kalau masih bermasalah.

Akhirnya hari itu belum berhasil aktifkan mobile banking BCA, padahal harus bayar tagihan internet. Nekat ke ATM BCA, ternyata bayarnya cuma bisa ke minimarket atau pakai virtual account. Ya salam. Aku males banget ngantri di mininarket. Akhirnya semaleman aku coba utak atik hp, memastikan SMS centre-nya benar, mana settingan SMS zenfone kan agak beda. Sampai nyobain berbagai aplikasi SMS, hasilnya nihil! Saking penasaran aku nyoba puluhan kali, entah kalo ditukar piring cantik udah dapat berapa biji itu.

Besoknya aku coba ke GRApari. Awalnya sempat lemas karena jam CS hanya sampai jam 3. Tapi untungnya ada petugas yang berbaik hati membantu permasalahanku. Ternyata hipotesisku di awal benar saudara-saudara! Yang bermasalah MEMANG APLIKASI BCA BANKING. Versi sekarang suka nggak kompatibel buat aktivasi. Tapi sebagai CS kayaknya si mbak nggak boleh menyarankan costumer downgrade aplikasi, makanya malah nawarin nomor WA. Beruntung banget deh di GRApari ketemu petugas yang solutif. Alhamdulillah tagihan internet sudah bisa terbayarkan, yeay!

Jadi, kalau nggak bisa aktivasi Mobile Banking BCA, padahal setting SMS centre sudah benar, biang keroknya tentu saja aplikasi itu sendiri. LANGSUNG CARI APLIKASI VERSI SEBELUMNYA SAJA! Kok ya kemarin nggak kepikiran cari aplikasi Mobile Banking BCA sebelumnya ya? Dasar panik menghambat logika. Haha!

3.5.19

SPOTS Aplikasi Kasir untuk Usaha Kuliner



Akhir-akhir ini kalau makan di rumah makan atau restoran sering lihat meja kasirnya sangat minimalis. Hanya ada sebuah mesin kecil menyerupai mesin gesek untuk kartu kredit atau debit beserta sebuah smartphone atau tablet yang tersambung pada sebuah aplikasi. Semua pesanan kita diinput pada aplikasi tersebut dan viola! Keluar kertas nota yang menyerupai print out mesin EDC. Wah, praktis banget. Nggak perlu lagi mesin kasir yang segede gaban, dan semua pesanan terinput otomatis!


Lalu, rasa penasaranku sekarang terjawab sudah. Di era teknologi seperti sekarang ini, proses penjualan membutuhkan otomatisasi untuk menghemat waktu, tenaga, uang, dan juga memastikan keakuratannya. Aplikasi kasir adalah solusinya. Penggunaannya pun sangat mudah, semudah mengisi formulir elektronik. Aplikasi kasir yang cukup diminati adalah SPOTS. Sebuah perangkat dengan bermacam fungsi dari GO-JEK untuk mengakomodir kebutuhan pelaku UMKM di Indonesia. Apa saja sih keunggulan SPOTS?

1.     Pengaturan menu dengan leluasa
Pelaku usaha kuliner tentu tidak asing dengan GO-FOOD. Bekerja sama dengan GO-FOOD akan meningkatkan omset penjualan sekaligus menghemat biaya pengiriman, karena pengiriman akan dilakukan oleh driver GO-JEK. Ternyata keuntungan menjadi mitra GO-FOOD lebih dari itu. Bagi mitra yang menggunakan SPOTS pada aplikasi kasirnya akan mendapatkan fasilitas menerima pemesanan GO-FOOD secara real time. Dengan demikian mitra dapat menyiapkan menu pesanan bahkan sebelum driver GO-JEK datang! Wah, pasti sangat membantu buat usaha kuliner yang membutuhkan waktu lebih untuk menyiapkan makanannya.

2.     Pengklasifikasian tipe pembayaran termasuk GO-PAY
Aplikasi SPOTS dilengkapi dengan pindai kode QR sehingga pembayaran menggunakan GO-PAY akan masuk secara otomatis ke akun GO-PAY kita. Selain itu, aplikasi SPOTS dapat mengklasifikasikan penjualan berdasarkan tipe pembayarannya sehingga pengguna dapat menganalisa penjualan berdasarkan jenis pembayarannya pada laporan harian yang ditampilkan.

3.     Cetak resi secara instan
Kemudahan SPOTS yang lainnya adalah pada kemudahan mencetak resi. Setiap penjualan akan diiput dan resinya dapat langsung dicetak menggunakan kertas nota yang tersedia pada perangkat EDC dari SPOTS.

4.     Memonitor pendapatan
Input data yang dilakukan kasir setiap ada penjualan akan terintegrasi pada sebuah laporan harian. Semua komponen data diklasifikasikan dengan seksama dan dapat dilihat trendnya. Hanya dengan sekali klik kita dapat menganalisa menu terfavorit atau pun menu yang kurang diminati. Analisa data penjualan yang tersaji secara real time tentu tentu sangat berguna untuk forecast pembelian bahan baku atau pun strategi pemasaran produk. Aplikasi kasir SPOTS tidak hanya menghemat waktu dan tenaga tetapi juga uang karena kemampuannya mengotomatisasi banyak tugas penjualan sehari-hari.

5.     Tidak perlu membeli perangkat terpisah
Pembelian aplikasi SPOTS sudah termasuk peminjaman perangkat. Sehingga tidak perlu membeli alat kasir ataupun smartphone/tablet terpisah.

SPOTS dapat digunakan pelaku usaha apa pun terutama foodpreneur dan pengusaha makanan dari berbagai tipe usaha, mulai dari usaha makanan menggunakan gerobak, kantin di kantor, atau pun restoran di pusat perbelanjaan. Biaya yang dibutuhkan untuk memanfaatkan aplikasi ini mampu dijangkau seluruh tingkat usaha. Calon pengguna hanya perlu mengeluarkan biaya aktivasi sebesar Rp. 290.000 dan biaya pemeliharaan Rp. 2.900/hari. Wow, tidak sampai tiga ribu rupiah untuk mendapatkan kemudahan laporan penjualan harian! Bayangkan kalau harus menginput penjualan satu persatu, tentu melelahkan bukan? Adanya aplikasi SPOTS tentu akan semakin menggairahkan dunia usaha. Para pengusaha tidak perlu lagi bersusah payah melakukan analisa usaha secara manual, dengan SPOTS semua informasi penjualan dapat diketahui secara real-time dan transparan.

Penggunaan aplikasi ini akan memperkecil kemungkinan tindak korupsi dari oknum karyawan karena total pemasukan harus sinkron dengan data penjualan real-time. Human error juga dapat diminimalkan karena kasir cukup sekali memastikan jumlah penjualan, yaitu pada saat pemesanan dari costumer. Apabila data jumlah penjualan sesuai dengan pesanan dan uang yang diberikan nominalnya sesuai, maka sampai ke laporan penjualan nanti datanya tidak akan berubah.

Wah, jadi tertarik usaha kuliner juga nih. Dengan support GO-JEK dan fitur aplikasi SPOTS, tentu berbisnis kuliner menjadi semakin menyenangkan. Nggak perlu spanneng lihat rekap data yang njelimet dan kadang sering error juga. Hihihi

Anda pemilik usaha dan tertarik mencoba SPOTS? Cuss daftar SPOTS pada link website ini



1.5.19

Bunda Sehat Langkah Awal Generasi Maju Yogyakarta

Festival Bunda Generasi Maju. Pic by @imasatrianto

28 April 2019 lalu saya berkesempatan mengikuti Festival Bunda Generasi Maju bertajuk "Bunda Sehat sebagai Langkah Awal Dukung Generasi Maju" di Jogja Expo Centre. Pada acara ini ada banyak acara seru dari pagi hingga siang hari. Diawali dengan acara talkshow seputar gizi selama kehamilan, couple yoga, demo memasak, dan juga demo make up. Acaranya komplit banget buat edukasi bumil. Padat dan lengkap deh pokoknya!

Untuk dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan ini, bunda bisa mendapatkan passport dengan membeli SGM Bunda. Pembelian SGM Bunda ukuran 2x150gr akan mendapatkan tiket untuk menikmati talkshow, area bunda cerdas, couple yoga, area bunda jajan, dan cooking demo. Pembelian paket 3x150 gram akan mendapatkan tiket talkshow, area bunda cerdas, couple yoga, area bunda jajan, cooking demo, plus area bunda santai. Lalu pembelian paket 4x150 gram bisa menikmati talkshow, area bunda cerdas, couple yoga, area bunda jajan, cooking demo, plus bunda santai dan bunda sehat.

Acara talkshow dimulai sekitar setengah sembilan pagi. Sebelum acara talkshow dimulai aku mengunjungi area bunda sesuai dengan tiket di passport.

Bunda Jajan
Di booth ini kita bisa menukarkan tiket kita dengan sepiring kudapan sehat dan air mineral. Menariknya, disediakan galon isi ulang sehingga aku nggak khawatir kekurangan air minum selama acara.

Bunda Cerdas
Selama kehamilan, ibu hamil biasanya dihantui dengan mitos seputar kehamilan. Banyak diantara mitos tersebut yang dikhawatirkan mengganggu nutrisi ibu hamil. Padahal kan sebagai #LangkahAwalDukungGenerasiMaju adalah dengan memastikan kecukupan nutrisi selama kehamilan. Nah, di area bunda cerdas ini bunda akan diberi 10 pernyataan dengan pilihan jawaban mitos atau fakta.

Bila seluruh pertanyaan dijawab dengan benar semua, maka bunda akan mendapatkan tas cantik dari SGM Bunda. Tetapi bila nilai bunda di kisaran 7-9 atau salah menjawab sampai 3 pertanyaan, maka hadiahnya adalah pouch yang tak kalah cantiknya.

Bunda Santai
Bunda suka pijat? Jelas dong, dipijat itu enak, apalagi setelah rutinitas pekerjaan rumah tangga yang rasanya nggak ada habisnya. Nah di area bunda Santai kita bisa menikmati pijat sambil mendengarkan musik di headset. Lama pemijatan hanya sekitar 15 menit tetapi cukup untuk merecharge tubuh setelah penat beraktivitas.

Bunda Sehat
Area Bunda Sehat hanya diperuntukkan untuk ibu hamil karena ada USG dan konsultasi soal kehamilannya. Yang hamil nasi sama air putih minggir dulu. Hehe

Tepat pukul 08.30 acara talkshow dengan menghadirkan dokter dr. Eduardus Raditya Kusuma Putra, SpOG dimulai. Dokter menekankan pentingnya menjaga nutrisi selama kehamilan.  Nutrisi penting tersebut terdiri dari makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien terdiri dari karbohidrat, lemak, dan protein. Sedangkan mikronutrien terdiri dari vitamin dan mineral. Ada 2 mineral penting yang harus dipenuhi pada asupan makanan ibu hamil yaitu zat besi dan asam folat. Zat besi umumnya menjadi suplemen wajib ibu hamil karena kekurangan zat besi saat kehamilan bisa berakibat fatal seperti pendarahan yang bisa menyebabkan keguguran. Selain itu asam folat sangat penting dalam membantu tabung saraf bayi berkembang pada otak dan sumsum tulang belakangnya. Saking pentingnya asam folat, pada ibu yang merencanakan kehamilan sebaiknya mengkonsumsi asam folat dari sebelum hamil.

Nah, untuk pemenuhan nutrisi ibu selama kehamilan ada SGM Bunda dengan rasa yang enak. Ada rasa coklat, stroberi, dan jeruk yang dapat langsung dinikmati dalam keadaan dingin. Menariknya lagi, SGM Bunda cukup diminum sekali dalam sehari. Lebih hemat jadinya kan? Hihi. Nutrisi komplit pada SGM Bunda membuat ibu hamil tidak perlu khawatir akan kecukupan nutrisi dirinya dan janin yang dikandungnya.
Dapet hadiah karena jawab pertanyaan Pak Dokter

Setelah sesi talkshow seputar kecukupan nutrisi ibu hamil, selanjutnya adalah sesi couple yoga. Sesi yoga ini seru banget. Disini kita praktik yoga dan teknik pernapasan yang sangat berguna saat proses persalinan nanti. Bersama Bidan Dheska dan Ratih dari AWJ PGY (Asih Waluyo Jati Prenatal Gentle Yoga) peserta praktek belly breathing dan ujjayi breathing. Penerapan dua jenis pernapasan ini secara benar dapat memudahkan persalinan.
Couple Yoga. Tapi coupleku (anak) malah ngeliatin orang video

Selanjutnya adalah cooking demo! Chef Anton akan membagikan resep minuman segar menggunakan susu SGM Bunda. Minuman segar tersebut adalah es jeruk pelangi, stroberi sirsak, dan chocolate avocado
Chef Anton in action

Es jeruk pelangi
SGM Bunda rasa jeruk dan es batu diblender lalu diberi topping jeli dan puding serut warna warni. Takaran 3 sendok makan (30 gr) untuk 1 gelas 200 ml.

Stroberi sirsak
SGM Bunda rasa stroberi dan es batu diblender. Selanjutnya blender sirsak yang sudah dibuang bijinya. Kemudian buat dua lapis susu stroberi dan jus sirsak.

Chocolate avocado
SGM Bunda rasa coklat dan es batu diblender. Selanjutnya blender alpukat. Kemudian buat dua lapis susu coklat dan jus alpukat. Beri hiasan sereal coklat di atasnya.
Minuman siap dibagikan ^_^

Ketiga resep tidak perlu ditambahkan gula lagi, karena SGM Bunda rasanya sudah manis. Campuran minuman berupa toping puding, jeli, jus stroberi, dan jus alpukat merupakan makanan sehat kaya serat dan menyegarkan untuk dikonsumsi khususnya ibu hamil yang terkadang mual dan susah buang air besar.

Acara terakhir yaitu demo make up dari Wardah. Tim Wardah juga memberikan tips make up yang aman buat ibu hamil, yaitu:

1. Perawatan harian: micellar water
2. Perawatan mingguan: scrub dan masker
3. Selain itu gunakan make up dekoratif yang ringan

Dengan menerapkan tips tersebut, ibu hamil akan tetap terawat dan sehat. Oh iya, waspadai make up yang mengandung merkuri dan hidrokuinon karena berbahaya bagi kesehatan. Pastikan skincare dan make up yang kita gunakan memiliki izin edar dari BPOM.
Tutorial make simple dan aman

Sampailah pada penghujung acara Festival Bunda Generasi Maju SGM Bunda Yogyakarta. Seru sekali rangkaian #FestivalBundaGenerasiMaju #LangkahAwalGenerasiMaju ini. Banyak ilmu yang bermanfaat baik bagi ibu hamil, suami, dan siapa pun. Karena generasi maju dimulai dari ibu.
Chees!

29.4.19

Pentingkah Tes Kecerdasan Pada Anak?


Diibaratkan nonton bioskop,  ada yang perlu baca sinopsisnya, hingga reviewnya,  agar dapat pilihan film yang pas.
Ada pula yang berprinsip,  pokoknya kalo dibintangi si A bakal kutonton,  gak perlu baca sinopsis/review lagi.
Nah kamu type mana?
(Imam Teguh Santoso, 2019)

Berawal dari status galauku di Facebook soal penting nggak sih tes-tes buat anak? Dan karena hidup ini adalah panggung sandiwara (ecieee), pendapat seorang teman yang urun rembug di status ini ada benarnya juga. Kebutuhan setiap anak dan orang tua akan pentingnya tes kecerdasan itu berbeda-beda. Ada anak yang memang kecerdasannya nampak terlihat tanpa harus dilakukan tes, tetapi ada juga anak yang tidak terlihat kercedasan menonjolnya apa. Begitu juga orang tua, ada yang tipikal kalau nonton film harus tahu sinopsisnya dulu, ada yang tipikal suka kejutan.

Namun, sebenarnya tes pada anak nggak melulu hanya soal kecerdasan. Seorang anak harus dipastikan bahwa tumbuh kembangnya sudah sesuai dengan milestone sesuai usianya dan kematangan psikologisnya ketika memasuki usia sekolah. Dan tes kecerdasan itu sendiri nggak semata soal kecerdasan IQ, tetapi juga memetakan soal gaya belajar dan bakat anak.

Hmm, pas banget nih. Sebagai ibu dengan anak yang memasuki usia sekolah dasar, aku punya persoalan klasik yaitu anak susah belajar. Setelah banyak sharing sama teman dan membaca artikel, ternyata kesulitan belajar bukan semata karena anak malas, tetapi karena anak belum merasakan asyiknya belajar. Nah, memetakan kecerdasan anak bisa membantu orang tua membimbing anak menemukan asyiknya belajar.
Tes Kesiapan masuk SD anakku 2 tahun yang lalu

Tes kecerdasan bukan hanya soal nilai IQ dengan hasil berupa angka yang intimidatif, kalau angkanya rendah anak dicap bodoh, sebaliknya kalau angkanya tinggi lalu ekspektasi orang tua berlebih pada anak. Karena sejatinya setiap anak itu nggak ada yang bodoh, dan secerdas apapun seorang anak, kalau nggak usaha belajar ya sama saja. Oleh karena itu tes kecerdasan anak terus berkembang. Kalau tes kecerdasan yang dikonversi sebagai nilai IQ lebih menekankan pada kemampuan numerik dan linguistik semata, saat ini sudah diidentifikasi 8 kecerdasan yang tidak semuanya tercangkup dalam nilai IQ.

#YukKenaliAnakKita
Seperti halnya membaca buku atau menonton film, sinopsis buku atau film tetap diperlukan untuk memandu kita memahami cerita yang disajikan. Ya kalau membaca buku atau menonton film, misalkan kita kurang paham dengan jalan ceritanya, kita bisa mengulang membaca atau menonton, tetapi kalau dalam mendidik anak, nggak ada kan istilah waktu diulang? Jadi, bila terdapat kendala dalam perkembangan anak, segeralah berkonsultasi dengan ahlinya. Jadi, karena anakku kulihat punya kendala dalam belajar, mungkin tes kecerdasan yang tepat bisa membantu memudahkan anakku untuk menikmati belajar

#TesKognitifAJT

Pucuk dicinta ulam tiba. Pencarianku lalu bermuara pada sebuah tes kecerdasan yang tidak hanya berfokus pada suatu kecerdasan tertentu, melainkan 8 aspek kecerdasan, yaitu #AJTCogTest. Sebuah tes yang merupakan hasil riset lebih dari 4 tahun para tim psikolog di Indonesia, bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Kevin McGrew sebagai konsultan proyek, ahli dari teori CHC dan Co-Author dari Woodcock-Johnson III & IV. AJT CogTest telah diuji coba di 10 Sekolah terkemuka se-Jabodetabek sehingga tes ini sangat tepat untuk diterapkan pada anak-anak Indonesia. Tes yang dapat dilakukan pada rentang usia 8-15 tahun mengacu pada teori kecerdasan paling mutakhir saat ini, yaitu Cattle-Horn-Carrol Theory (CHC Theory) sehingga akurat dan komprehensif dalam membantu mengidentifikasi kekuatan serta kelemahan belajar anak.

Suasana AJT CogTest. Santai.

Ada 2 jenis tes kognitif AJT yang bisa dilakukan.
1. AJT CogTest Full Scale. Mengidentifikasi 8 kemampuan kognitif lengkap yang menampilkan profil lengkap kekuatan dan kebutuhan belajar anak.

2. AJT CogTest Comprehensive. Diperuntukkan ketika seorang anak memerlukan data lebih terperinci untuk dianalisis dengan tambahan tes yang direkomendasi psikolog.

AJT CogTest sementara ini masih melayani wilayah Jabodetabek saja karena lokasi tesnya di daerah Kuningan. Namun demikian, apabila ada kesempatan, tentu aku akan mengikutkan anakku mengikuti AJT CogTest. Karena sejatinya aku masih butuh banyak panduan dalam membimbing belajarnya.

Kembali lagi ke pertanyaan, penting nggak sih tes kecerdasan anak? Saat ini sih aku menganggap, iya jelas penting, sama pentingnya dengan pengecekan kesehatan rutin setiap tahun. Tetapi tentu saja kita jangan hanya terpaku pada hasil dari tes semata, karena banyak faktor yang berpengaruh dalam sebuah tes. Dan yang lebih penting daripada itu, sebagai orang tua kita harus lebih memperhatikan anak dan meningkatkan kepekaan kita terhadap kondisi psikologis anak. Dengan memahami anak secara personal, ditunjang dengan penilaian psikolog lewat AJT CogTest, pastinya kemampuan belajar anak dapat menjadi sangat optimal. Karena hidup itu mudah kalau kita senang dan bahagia. Ya kan?

Simpan dulu informasi tentang PT MCI, siapa tahu nanti ada kesempatan ikutan tesnya. Hehe

1. AJT CogTest Full Scale = Rp. 760.000
2. AJTCogTest Comprehensive= Rp. 1.200.000

PT. Melintas Cakrawala Indonesia
Blok Kav 1, Jl. H. R. Rasuna Said Blok Kav 1 No.2, RT.6/RW.4, East Kuningan, Setiabudi, South Jakarta City, Jakarta 12950

Instagram: @melintascakrawalaid

Website: www.melintascakrawala.id

WhatsApp CS: 087883258354

27.4.19

Berkendara Nyaman Bahkan Saat Hamil karena Driver Jempolan GOJEK





Sepuluh tahun yang lalu, tepatnya tahun 2009, aku untuk pertama kalinya merantau ke ibukota karena diterima kerja di daerah Serpong, Tangerang. Eh, enggak pas ibukota berarti ya, pinggiran ibukota lebih tepatnya. Saat itu, untuk pertama kalinya aku tinggal berjauhan dengan keluarga. Sebenarnya enggak sendirian banget sih, karena ada tanteku yang tinggal di Jakarta Timur. Jadi, setiap akhir pekan, aku selalu menyempatkan mampir ke tempat tante.


Tapi, zaman dulu kendaraan umum tidak semudah sekarang. Untuk mencapai rumah tanteku diperlukan beberapa kali naik angkot dan kereta. Belum lagi jalan kaki dari tempat berhenti angkot ke rumah tante, atau sebaliknya dari stasiun ke kosan, planning waktu harus matang. Kalau enggak bisa kemalaman sampai rumah tante atau pulang ke kosan.



Ada pengalaman menggelikan saat aku harus berjalan kaki ke rumah tante. Jalanan menuju rumah tanteku sempit dan ramai pengendara mobil dan motor. Sedangkan zaman dulu kan nggak banyak ojek online seperti sekarang. Jadilah aku penuh ketakutan diserempet mobil atau motor yang melintas di depanku. Coba ya kalau zaman dulu sudah ada ojek online seperti GO-RIDE dari GOJEK, mungkin aku tidak perlu mengalami ketakutan itu. Eeaa..


Delapan tahun kemudian, tepatnya akhir 2017, aku kembali menyambangi ibukota. Kali ini untuk ujian CPNS. Seperti biasa tempat persinggahanku kalau ke ibukota adalah rumah tanteku tercinta dan transportasi saat ini sudah jauh lebih baik dibanding delapan tahun silam. Apalagi karena sekarang ada ojek online ke mana-mana jadi mudah dan tidak terlalu khawatir macet.



Namun, jalan raya yang ramai dengan berbagai jenis kendaraan membuatku seringkali khawatir saat berkendara. Kecelakaan dapat mengintai kapan saja. Berkendara dengan aman saja sepertinya tidak cukup.



Untungnya sekarang, GOJEK sebagai penyedia transportasi online, semakin berkembang dengan fitur-fitur yang bermanfaat dan membuat penggunanya #UninstallKhawatir.

Setiap perjalanan kita bersama GO-RIDE dilindungi asuransi dari GOJEK yang bekerjasama dengan platform asuransi digital, sehingga apabila (naudzubillahiminzalik) terjadi kecelakaan atau pencurian saat di perjalanan, kita bisa memanfaatkan perlindungan asuransi ini.

Fitur Pertolongan Pertama Pada Trip



Perjalanan kita menggunakan GO-CAR pun semakin aman dengan fitur Tombol Darurat. Jadi bila terjadi hal-hal tidak diinginkan selama perjalanan seperti kecelakaan atau pencurian/ dibegal di jalan, kita bisa tekan tombol ini yang nantinya akan terhubung dengan Unit Darurat GOJEK yang siap melayani 24 jam non-stop. 



Nah, kabar baiknya fitur Tombol Darurat ini sudah bisa diakses customer GO-CAR di seluruh indonesia, lho. Semoga nanti bisa segera diakses di GO-RIDE juga, ya. Tapi, semoga juga kita enggak perlu memakai fitur ini dan selalu aman di jalan.

#UninstallKhawatir keluarga dengan fitur Bagikan Perjalanan

Bagikan perjalanan adalah fitur yang sudah bisa dinikmati pada layanan GO-CAR dan GO-RIDE. Fitur ini akan memberikan tautan lokasi kita yang bisa dibagikan ke Whatsapp, Line, atau SMS. Rincian informasi meliputi, titik pickup dan drop off, dan informasi pengendara (nama pengendara, jenis kendaraan dan nomor polisi, serta nomor pemesanan).

Bagikan Perjalanan via WA



Dengan begitu, orang-orang terkasih tidak lagi khawatir dengan keadaan kita di perjalanan karena lokasi akan diberikan secara real time

Peta Lokasi secara Real Time

Selain fitur yang bisa #UninstallKhawatir kita, GOJEK juga memerhatikan kualitas drivernya, agar konsumen semakin nyaman dan bebas khawatir di perjalanan.



Untuk proses awal menjadi mitra driver, GOJEK melakukan proses rekrutmen ketat untuk menyeleksi driver-driver pilihan serta menyediakan modul pelatihan untuk driver, yang berisikan informasi mengenai cara menggunakan aplikasi pengarah jalan, cara merawat kondisi kendaraan, patuh pada peraturan lalu lintas, dan cara memberikan pelayanan yang baik.



Kemudian ada juga RDL GOJEK, yang merupakan kerja sama GOJEK dengan Rifat Drive Labs dalam penyelenggaraan pelatihan bagi para driver. Program ini merupakan hasil inisiasi Duta Keselamatan Berkendara, Rifat Sungkar.

Dalam waktu 4 tahun terakhir, lebih dari 300 ribu mitra pengendara GOJEK di 20 kota Indonesia, sudah bergabung dalam program ini dan masih terus berjalan dan diikuti sekitar 10 ribu mitra driver setiap bulannya. Program ini memberikan edukasi mengenai: pengetahuan tentang tanggung jawab, kesabaran, dan empati, defensive riding, keselamatan berkendara, pre-trip inspection, dan sesi praktek.

GOJEK pun memberikan edukasi kepada mitra driver melalui #TrikNgetrip, sebuah program edukasi yang menyampaikan pesan dengan cara yang menyenangkan untuk para mitra driver dalam memberikan pelayanan terbaik dan tips dalam berkendara serta perjalanan kepada penumpang.
Ada juga workshop untuk meningkatkan keterampilan mitra driver lewat Bengkel Belajar Mitra. Program ini rutin diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia dengan menggandeng para profesional di bidangnya masing-masing untuk memberi pembekalan kepada driver GOJEK dalam meningkatkan layanan dan mengasah pengetahuan di bidang lain.

Kepada para mitra driver yang memberikan pelayanan super dan memiliki kontribusi di masyarakat, 
GOJEK turut mengapresiasi dengan memberikan penghargaan bernama Driver Jempolan. Penghargaan yang disematkan berupa pin pada jaket GOJEK mereka. Pin ini diharapkan akan memotivasi para mitra driver untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. 

Pelayanan prima GOJEK sedari dulu

Kerasa banget sih pelayanan prima setiap menggunakan GOJEK, baik itu GO-CAR maupun GO-RIDE. Saat ujian CPNS 1,5 tahun lalu, aku selalu pakai GO-RIDE ke mana-mana demi menghindari macet. 
Sempat main ke IKEA dan kopdar dengan teman blogger di daerah Alam Sutera, padahal kondisi saat itu sedang hamil tujuh bulan. Bersyukur banget deh GO-RIDE tersedia di mana-mana dan drivernya berkendara dengan baik. Nggak ada rasa was-was walaupun saat itu bawa gembolan besar di perut. Hihi.


Itu padahal pengalaman 1,5 tahun lalu, saat belum ada berbagai fitur yang lebih memaksimalkan pelayanan GOJEK. Harapanku sih GOJEK bisa terus berimprovisasi dan bersinergi dengan transportasi umum.

Jujur sih saat ini belum merasa butuh mobil, karena ada kemudahan mobilisasi berkat GOJEK. Mau ke stasiun, halte bus, atau bandara, tinggal panggil GO-RIDE atau GO-CAR ujung jari. Praktis dan ekonomis.

Oh iya, jangan lupa untuk update aplikasi GOJEK kamu ya karena fitur-fitur di atas akan tersedia di versi yang baru. Jadi, ayo #UninstallKhawatir bersama GOJEK. 

21.4.19

Wisata Asyik Bersama Bayi ke Monumen Nasional (Monas)

Foto keluarga minus ayah di Monas ^_^
Akhir Maret lalu anak lanang ada libur 4 hari karena kelasnya digunakan untuk persiapan ujian nasional. Daripada ngelangut di rumah, mending plesir aja. Tapi kemana? Yang jelas Ais pengen naik kereta, soalnya dia pengen makan nasi goreng di Reska, itu loh restoran yang di dalam kereta itu. Ya udah akhirnya diputuskan pergi ke Jakarta, soalnya kalau di Jakarta nanti bisa nginep di tempat saudara (silaturahmi plus ngirittt).
Ayo Buk, kita naik keretaa...
Kami berempat berangkat Sabtu malam pakai Senja Utama Solo. Aku, Ais, Fafa, dan akung sudah siap di stasiun sejak setengah 6 sore. Seperti biasa Ais ribut pengen cepet masuk kereta, padahal keretanya kan belum dateng yak, hihi. Akhirnya sekitar setengah 7 keretanya dateng, bergegas kami masuk ke kereta. Kami pesan kursi 3, karena Fafa masih dipangku. Konsekuensinya nanti ada yang duduk sendiri. Awalnya akung sudah siap-siap di kursi yang sendiri, tapi Ais yang malah minta duduk sendiri. Biar kayak orang dewasa, haseeek...

Pengalaman pertama membawa bayi perjalanan jauh dengan kereta

Naik kereta bersama Fafa sih sudah 2x, tetapi perjalanan sebelumnya hanya kereta jarak dekat dari Jogja ke Madiun. Jadi Fafa nggak terlalu rewel. Memang sama-sama kudu bahu kokoh karena Fafa minta gendong sepanjang perjalanan. Lah kalau 3 jam perjalanan sih oke, kalau 10 jam? Gempor dong cyyyn...
Untungnya keretanya tidak terlalu ramai. Aku beberapa kali berpindah tempat demi ketenangan Fafa. Tapi ya tetep aja dia nggak nyaman. Agak lama dia rewel, sampai muntah juga. Tapi akhirnya dia capek sendiri dan mulai tidur pulas sekitar jam 10an malam.
Akhirnya dia tidurrrr
Sampai Jakarta jam 3 pagi, langsung lanjut bobok begitu sampai tempat tante. Lalu sekitar jam 10 semua sudah siap buat destinasi wisata pertama, yaitu Monas (Monumen Nasional)! Oh iya, ini destinasi Ais sendiri yang menentukan, nggak tahu deh terinspirasi dari temannya atau gara-gara nonton youtube. Sudah banyak paparan informasi yang didapat anak lanang di usianya yang mau 8 tahun ini.

Siapin fisik!
Monas itu luas banget, mana pintu masuknya terbatas, nggak bisa masuk di sembarang tempat. Udah gitu jelas panas banget ya. Dan jangan harap ada pedagang asongan berkeliaran. Mending bekal makan dan minum sendiri, atau beli dulu makanan di food court di pintu masuk.

Masuk Monas harus dari bawah tanah, nanti cukup satu orang yang ngantri beli tiket, yang lain bisa nunggu di lorong yang full AC. Pokoknya nyaman lah.

Ngantri beli tiketnya juga nggak pakai lama. Kalau cuma mau masuk di cawan, tiketnya sekitar 5 ribu untuk dewasa dan 2 ribu untuk anak-anak. Kalau mau naik ke puncak, tiketnya 10 ribu, dan dibatasi pengunjungnya. Operasional ke puncak dimulai dari setengah 4 sore, tapi kalau berangkatnya mepet jam 4 juga takut nggak kebagian tiket ke puncak sih.

And the drama start..

Udah sampai ke Monas, masak nggak sampai di puncak sih. Akhirnya dibela-belain nunggu dari jam 12 siang sampai jam 4 sore demi lihat puncaknya monas. Boleh dibilang kita semua unprepared! Nggak tahu kalau nggak ada tempat makan di dalam Monas, sebenarnya sih memang nggak boleh makan, tapi nunggu sampai jam 4 kan yo laper, apalagi bayi Fafa, kasian kalau nggak makan, untungnya sih masih bawa roti sebungkus dan sebotol air minum. Tapi masalah makan nggak seberapa, karena Ais juga nggak ngeluh lapar dan perutku juga baik-baik saja. Masalah ke kamar mandi yang paling drama. Kamar mandi hanya 2 dan harus melayani ribuan pengunjung. Jadi buat ke kamar mandi harus antri sekitar sejam. Dan aku harus banget ke kamar mandi karena aku sedang deras datang bulannya. Selesai ngantri kamar mandi, akungnya cerita kalau Fafa nangis terus dan sempat muntah. Ya Allah. Tapi setelah nangis itu dia jadi lahap nenennya, terus tidur deh.
Ngemper di museum Monas. Bener 

Pokoknya, kalau plesir ke Monas lagi, mending masuknya habis maksi dan solat zuhur. Jangan lupa kosongkan kandung kemih, daripada kelamaan ngantri kamar mandi.

Foto kece dari Monas

Tapi semua drama tadi terbayar karena pemandangan baik dari cawan maupun puncak monas benar-benar menarik. Dari puncak monas kita bisa melihat keseluruhan kota Jakarta. Bagai melihat maket atau miniatur bangunan kota. Jadi berasa lagi bermain lego.
Buk, ada masjid kayak lego Ais ^_^

Kami naik ke puncak sekitar jam 4 kurang dan ternyata Ais kurang menyukai ketinggian. Tapi, bagaimanapun juga plesir ke Monas kali ini tergolong sukses! Nggak nolak kalau diajak ke Monas lagi. Hihi

20.4.19

Jogja Medical Centre. One Stop Clinic untuk Keluarga

Hari Minggu kemarin, aku berkesempatan mengikuti talkshow di Jogja Medical Centre yang berlokasi di Jl. Gondang Raya No.17, Kentungan, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283. Oiya, acara talkshow ini sebagai rangkaian soft opening Jogja Medical Centre yang baru buka Sabtu, 13 April 2019 lalu. Yang asyik dari JMC ini adalah fasilitasnya yang komplit, ada poli umum, poli gigi, dan klinik tumbuh kembang anak. Lebih menarik lagi, karena JMC ini menggandeng Zglow, klinik kecantikan yang sudah diakui di Indonesia. Jadilah JMC merupakan 'one stop clinic' buat seluruh anggota keluarga.


Acara talkshow dibuka oleh Miss Tasniem Fauziah Rais. Beliau merupakan co founder Jogja Medical Centre dan beliau juga merupakan direktur pendidikan Budi Mulia 2. Pengalaman Miss Tasniem dan jajarannya di bidang pendidikan anak semakin mengukuhkan kredibilitas klinik tumbuh kembang di JMC.
Ms. Tasniem Rais

Acara selanjutnya adalah talkshow bersama dr. Milka Anisya tentang perwatan kulit. Sebagai dokter sekaligus co founder dari Jogja Medical Centre, menurut Milka, perawatan kulit terutama kulit wajah harus dimulai dengan pembersihan wajah yang benar. Setelah seharian menggunakan make up, maka sebaiknya wajah dilakukan 'double cleansing'. Pembersihan ganda wajah ini meliputi pembersihan menggunakan pembersih yang 'oil based' seperti cleansing oil dilanjutkan dengan pembersihan yang 'water based' seperti micelar water. Perawatan wajah sebaiknya dimulai dari remaja, karena hormon tubuh mulai berkembang saat remaja. Kulit dapat lebih mudah berminyak atau justru kering akibat datangnya menstruasi. Belum lagi di usia sekolah biasanya banyak tugas dan kegiatan di luar jam sekolah.
dr. Milka Anisya

Nah, buat kaum hawa yang ingin melakukan perawatan wajah secara profesional. JMC dengan klinik kecantikan oleh ZGlow menyediakan laser clinic, lalu diberi oxy infuser. Ada juga perawatan Platelet-Rich Plasma (PRP), yaitu perawatan menggunakan plasma darah sendiri yang membantu penyembuhan bekas luka lebih cepat dan mencegah kerutan karena pembentukan kolagen dan sel-sel kulit baru yang lebih efektif.

Acara selanjutnya adalah foto bersama sebelum akhirnya dr. Milka pamit undur diri karena harus mengejar penerbangan ke Jakarta.
Foto bersama

Nah, sesi selanjutnya ini yang ditunggu-tunggu, yaitu tutorial make up sehari-hari oleh Ibu Futri Julia Safitri yang merupakan founder Z Glow Clinic.

Jadi, ini beberapa catatan dari tips make up ala Ibu Futri.
1. Sebelum make up, pastikan kondisi wajah sudah sehat karena kulit muka sehat diberi make up tipis saja bisa nempel. Pakai serum atau skincare dulu.

2. Pakai premier untuk menutup pori dan menyamarkan warna kulit.

3. Pakai BB Cream menggunakan brush dahulu baru kemudian diratakan dengan beauty blender.

4. Penggunaan concealer disarankan 2 tingkat di atas dari warna kulit.

5. Penggunaan loose powder, di bawah mata dulu.

6. Pengaplikasian warna eye shadow yang sesuai warna kulit dahulu. Aplikasikan di atas kelopak mata, baru kemudian ke kelopak mata.

7. Alis disisir dulu baru menggunakan eyebrow.
Tutorial make up oleh Bu Futri

Kayaknya sih masih ada tips lanjutan lagi, tapi yang paling aku ingat adalah tips penggunaan sun screen. Tips ini sih keluar karena ada pertanyaan dari Mak Irul tentang kapan penggunaan sunscreen pada wajah. Jadi ternyata penggunaan sunscreen adalah setelah penggunaan mousiturizer/serum. Dan penggunaan sunscreen sebaiknya diulangi setiap 2 jam. Nah, setelah penggunaan sunscreen, jangan lupa BB cream dan bedaknya diaplikasikan ulang kembali. Rada ribet sih, tapi nikmatilah berdandan sebagai me time yang menyenangkan.
Glowing skin is always in, sesuai tagline ZGlow, hehe (Foto @imasatrianto)
Selesai tutorial make up, pengunjung diajak berkeliling JMC. Walau di depan bangunannya terlihat sempit, tetapi di dalam bangunannya cukup luas loh. Terdiri dari dua lantai yang terdiri dari poli gigi dan poli umum lengkap dengan ruangan farmasi dibagian depan, klinik kecantikan lengkap dengan ruang konsultasi, ruang tindakan, dan ruang farmasi khusus produk kecantikannya di bagian tengah. Dan klinik tumbuh kembang di lantai atas. Jujur sangat excited dengan klinik tumbuh kembangnya.
Ruang tunggu di klinik tumbuh kembang JMC

Tempatnya asyik, ruang tunggunya saja sangat menarik. Ada juga playgroundnya, jadi anak-anak pasti betah disini. Yang lebih seru lagi, ada penawaran diskon 50% di klinik tumbuh kembang JMC ini sampai tanggal 30 April. Penasaran pengen cobain tes minat dan bakatnya. Siapa tahu jadi makin tahu minat dan bakat anakku, Faris, hehe.

Jogja Medical Centre
Jl. Gondang Raya No.17, Kentungan, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283